Jadi Tren TikTok! Ternyata Ini Arti 'Jangan Ya Dek Ya', Lengkap dengan Asal Usulnya

AKURAT.CO Pernahkah kamu mendengar ungkapan "Jangan Ya Dek Ya" yang belakangan ini sering muncul di FYP TikTok? Frasa yang terkesan ringan dan santai ini ternyata memiliki makna yang cukup unik.
Ungkapan "Jangan Ya Dek Ya" sedang menjadi tren di kalangan pengguna TikTok.
Baca Juga: Lirik Lagu Gemuruh Riuh Dinyanyikan Oleh Mighfar Suganda, Viral di TikTok Tentang Seseorang yang Mencari Kedamaian!
Selain di TikTok, tren ini juga telah menjadi trending topik di platform X dan Instagram.
Hal ini karena banyak pengguna media sosial yang berbondong-bondong mengikuti tren "Jangan Ya Dek Ya", salah satunya influencer, Fadil Jaidi.
Tentu saja, popularitas "Jangan Ya Dek Ya" membuat sebagian netizen bertanya-tanya tentang arti dari ungkapan tersebut.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah penjelasan yang dikutip dari berbagai sumber.
Apa Arti "Jangan Ya Dek Ya"?
Mengutip dari berbagai sumber, ungkapan "Jangan Ya Dek Ya" digunakan sebagai kalimat sugesti atau bujukan untuk mencegah seseorang melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.
Kalimat ini biasanya digunakan kepada anak-anak usia SD atau SMP.
Sebagai contoh, beberapa orang dewasa menggunakan ungkapan 'Jangan Ya Dek Ya' untuk menasihati seorang anak yang baru saja kehilangan salah satu orang tuanya agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal negatif.
Biasanya, anak-anak yang baru kehilangan orang tua berisiko lebih besar untuk terlibat dalam perilaku negatif.
Namun, ungkapan 'Jangan Ya Dek Ya' memiliki konotasi positif dan bertujuan untuk memberikan dukungan.
Asal Usul Tren "Jangan Ya Dek Ya"
Tren "Jangan Ya Dek Ya" berawal dari seorang konten kreator TikTok bernama Zhio Butto Pink.
Zhio merupakan seorang konten kreator yang sering membuat video acak dengan memberikan pertanyaan kepada anak-anak SD yang baru pulang sekolah.
Pada awalnya, Zhio memberikan pertanyaan acak kepada anak-anak tersebut. Ketika mereka kebingungan, Zhio kemudian mengucapkan kalimat “jangan ya dek ya” dengan nada medok yang khas.
Hal ini menunjukkan bahwa pertanyaan yang dilontarkan hanya merupakan gurauan.
Baca Juga: Viral Jemaat Gereja Thesalonika Dilarang Ibadah, Ini Hukum Melarang Umat Agama Lain untuk Beribadah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








