Akurat Logo

VIRAL Ibu-Ibu Demo Tolak Tayangan UFC karena Mengandung Kekerasan, Netizen: Tapi Kerjaannya Nonton Gosip!

Shalli Syartiqa | 13 Juni 2024, 22:47 WIB
VIRAL Ibu-Ibu Demo Tolak Tayangan UFC karena Mengandung Kekerasan, Netizen: Tapi Kerjaannya Nonton Gosip!

AKURAT.CO Viral di media sosial video yang menampilkan sekelompok ibu-ibu memprotes tayangan bela diri Ultimate Fighting Championship (UFC) di depan Kantor Mola TV di Jakarta, pada Rabu (13/6/2024).

Sejumlah ibu-ibu mendemo UFC dengan membawa spanduk yang berisi protes karena tayangan tersebut dianggap tidak pantas.

"Stop tayangan UFC di Indonesia karena mengandung kekerasan dan pornografi yang berdampak buruk bagi anak-anak Indonesia," tulis keterangan spanduk yang dibawanya.

Lebih lanjut, Koordinator aksi, Sandi, menyatakan bahwa UFC sedang diminati oleh berbagai kalangan

Sandi mengakui bahwa tayangan UFC disiarkan oleh Mola TV sebagai perusahaan berbasis video streaming.

Baca Juga: Apa Saja Komponen Karakteristik Peserta Didik yang Harus Kita Ketahui?

Namun, ia mengungkapkan bahwa maraknya aksi kekerasan di Indonesia dipicu oleh konten digital, termasuk video streaming.

Menanggapi hal ini, Sandi kembali menekankan bahwa pihaknya mendesak Mola TV untuk menghentikan penayangan UFC di Indonesia.

"Kami menyuarakan aksi damai guna melayangkan tuntutan terhadap Mola TV agar menghapus serta menolak siaran segala bentuk adegan yang di dalamnya termuat unsur kekerasan salah satunya UFC,” ungkap sandi.

Ia dengan pengunjuk rasa lainnya juga mengingatkan agar semua siaran yang menampilkan adegan kekerasan dihentikan karena dapat memicu efek psikologis yang berkelanjutan bagi anak-anak hingga dewasa yang berpotensi menimbulkan tindakan kekerasan oleh anak-anak dan remaja.

Tak hanya itu, ia juga menekankan bahwa adegan-adegan dalam pertarungan di atas ring seringkali menampilkan kekerasan dan melukai lawan.

"Agar hal tersebut tidak terjadi, kami menginisiasi langkah untuk memberikan peringatan dan himbauan kepada Mola TV agar menghentikan siaran UFC karena dianggap mengandung unsur kekerasan. Dengan demikian, diharapkan ke depannya dapat tercipta pemuda-pemuda berkarakter tanpa kekerasan antar sesama," tambah Sandi.

Di sisi lain, sejumlah warganet justru menormalisasi UFC di Indonesia karena tayang pada malam hari.

"Perasaan UFC tayang nya tengah malem dah, ibu2/anak-anak ngapin Nnton TV tengah malem? Ronda?" tulis akun Instagram @bg_iw**.

"Hapus sinetron bukan ufc, ufc jam 11 malem ke atas bl*kk," komentar @ilyasa***.

Selain itu, tak sedikit netizen yang mempertanyakan di mana unsur pornografi pada tayangan streaming UFC.

"Pornografi di ufc? Apakah mereka berantem gak pake celana?" ungkap @tonsk**.

"Serius.. Letak Pornografi nya dimana? Lonceng Bunyinya kah?" koementar akun @rioland_da***.

 

Lebih lanjut, ada warganet yang mengkritik ibu-ibu yang menolak UFC namun justru gemar menonton acara gosip.

"Menolak UFC, tapi kerjanya nonton gosip selingkuh dan urusan rumah tangga artis," tandas @toddy.tod***.

 

 

 

 

 

 

 

 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.