Akurat

Ramai Zayn Malik Kapok Main Tinder, Ditolak 2 Kali Hingga Dikira Penipu

Shalli Syartiqa | 20 Mei 2024, 19:24 WIB
Ramai Zayn Malik Kapok Main Tinder, Ditolak 2 Kali Hingga Dikira Penipu

 

AKURAT.CO Zayn Malik kapok menggunakan aplikasi kencan seperti Tinder untuk mencari pasangan.

Mantan suami Gigi Hadid itu sering dituduh melakukan catfishing, yaitu penipuan yang dilakukan seseorang di dunia maya, biasanya dalam konteks hubungan romantis.

"Semua orang menuduhku melakukan catfishing. Mereka seperti, 'Untuk apa kamu menggunakan foto Zayn Malik?'" ujar Zayn Malik dikutip dari Business Insider, Senin (20/5/2024).

Tidak ada yang menyangka bahwa seorang superstar multi-platinum seperti Zayn Malik akan berada di Tinder, sehingga usahanya tidak berhasil.

“Ini tidak terlalu berhasil bagi saya, jujur saja,” ungkap Zayn Malik.

Selain itu, dia juga mengungkapkan bahwa dirinya mengalami penolakan sebanyak dua kali.

Baca Juga: Zayn Malik Bongkar Alasannya Tinggalkan One Direction

"Saya sudah ditolak satu atau dua kali," tambah Zayn.

Dia tidak memberikan rincian mengenai kapan atau berapa lama dia menggunakan aplikasi tersebut.

Namun, Zayn menyatakan bahwa sekarang dia sudah berhenti menggunakan aplikasi kencan untuk mencari pasangan.

Zayn juga menegaskan bahwa saat ini dia memang tidak sedang mencari kekasih baru.

"Saya sangat puas dan bahagia untuk pertama kalinya menjadi single dalam hidup saya," ungkapnya.

Sepanjang kariernya, Zayn Malik hampir selalu terlihat memiliki pasangan.

Dia mulai berkencan dengan Perrie Edwards dari Little Mix ketika baru saja memulai kariernya dengan One Direction, dan mereka putus pada 2015.

Kemudian, dari 2015 hingga 2021, Zayn menjalin hubungan dengan Gigi Hadid dan mereka memiliki seorang anak bernama Khai.

Karena itu, saat ini Zayn tidak ingin terburu-buru mencari pasangan baru.

Dia memilih untuk mengambil waktu dan fokus pada dirinya sendiri, serta menghabiskan waktu bersama anaknya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.