Ibu Vina Cirebon Tidak Hadir Saat Pemakaman Sang Anak, Alasan di Baliknya Bikin Pilu

AKURAT.CO Kasus pembunuhan Vina Cirebon perlahan-lahan mulai diusut kembali usai film Vina Sebelum 7 Hari menarik simpati berbagai masyarakat Indonesia.
Di samping itu, ibu kandung Vina Cirebon ternyata tak dapat hadir saat pemakaman sang anak berlangsung.
Alasan pilu Ibu Vina Cirebon yang bernama Sukaesih tak hadir saat pemakaman sang anak terungkap usai keluarga Vina datang ke podcast YouTube Denny Sumargo pada Rabu (15/5/2024).
Baca Juga: Ini Deretan Fakta Kasus Pembunuhan Vina di Cirebon Tahun 2016, Ternyata Kekasihnya Anak Polisi!
Dalam podcast tersebut, Sukaesih pun menceritakan alasan pilu mengapa ia tak dapat hadir saat pemakaman anaknya, Vina, berlangsung.
Sukaesih ternyata tak dapat hadir dalam pemakaman Vina karena ia masih bekerja sebagai tenaga kerja migran di Malaysia saat itu.
Sebelumnya, ia mendapatkan kabar dari anak laki-lakinya bahwa Vina saat itu sedang mendapatkan perawatan intensif usai terlibat kecelakan.
Sukaesih pun langsung meminta izin kepada majikannya untuk pulang ke Indonesia melihat kondisi Vina yang sedang berada di rumah sakit. Namun, sang majikan tidak memberikan izin kepada Sukaesih untuk pulang ke kampung halamannya.
Tentu saja, Sukaesih langsung sedih mendengar hal tersebut. Hal ini karena sang majikan menganggap bahwa ia sedang dalam kondisi emosi yang tidak stabil.
"Mungkin lebih ke kasihan dan nggak tega ya melepas ibu (karena menerima dua kabar duka) dengan kondisi ibu seperti itu," sambung kakak Vina, Marliana.
Tiga hari berlalu, Sukaesih pun mendapat kabar bahwa kalau Linda, salah satu teman adiknya kerasukan diduga arwah Vina.
Kemudian, kakak Vina langsung mengirimkan rekaman Linda kerasukan kepada ibunya.
Sukaesih pun langsung menyadari bahwa itu suara anaknya dan menangis karena tak dapat melihat jasadnya untuk terakhir kalinya maupun hadir saat pemakaman Vina berlangsung.
Marliana mengirimkan rekaman suara dari Linda yang sedang kerasukan tersebut, kepada ibunya.
"Dari suaranya, saya yakin itu memang (arwah) anak saya," kata Sukaesih.
"Karakter menangisnya juga itu memang menangisnya Vina," sambung kakaknya.
Akhirnya, ibu Vina Cirebon baru diperbolehkan pulang ke Indonesia usai 40 hari pasca kematian Vina.
Di sisi lain, Sukaesih sebenarnya telah menerima kabar duka sebelum mendengar berita tentang kecelakaan yang menimpa putrinya.
Sebelum diketahui bahwa Vina sedang dirawat di rumah sakit, Sukaesih mendapat berita duka bahwa pamannya meninggal dunia.
"Saya menerima kabar duka kalau paman meninggal dunia sekitar pukul 23.00," tutur Sukaesih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









