Viral Video Sindir Pungli Tempat Wisata, Curug Putri Carita di Banten Kena Sentil Netizen!

AKURAT.CO Sebuah video satir membuat heboh warganet karena menyindir salah satu tempat wisata curug yang banyak pungutan liar (pungli) dari warga setempat.
Video tersebut menceritakan sudut pandang orang tua yang mengajarkan anaknya untuk lakukan pungli kepada wisatawan, sehingga menjadi tradisi turun menurun.
Menanggapi video satir tersebut, ternyata Curug Putri Carita di Banten jadi sorotan publik karena diduga terdapat banyak pungli dari warga setempat.
Dikutip dari akun X @andreqve, Senin (13/5/2024), menceritakan pengalaman pribadinya saat pergi ke Curug Putri Carita dan menyarankan orang lain untuk tidak datang ke sana.
Baca Juga: VIRAL Bea Cukai Diduga Tagih Pajak Peti Mati Jenazah dari Luar Negeri, Netizen: Dibohongi Ini!
Bukan keindahan Curug Putri Carita yang jadi sorotan di Banten, melainkan Karena maraknya praktik pungli yang mengganggu para pengunjung.
Akun @andreqve berbagi cerita pungli di kawasan wisata ini, dengan pengalaman buruknya bersama teman-teman, karena dihadapi dengan pungli yang bertubi-tubi,
Kegiatan pungli tersebut menunjukkan kondisi yang meresahkan bagi wisatawan yang datang.
“Tahun lalu kesini sama teman bawa mobil. Dari jalan utama mau belok udah ditanya abang2. Kita masuk gang, 4 motor ngikut di belakang,” tulisnya.
Baca Juga: Lirik dan Terjemahan Lagu San Sanana, OST Film Asoka India yang Viral di TikTok
Awalnya mengira orang tersebut hanya membantunya untuk menemukan jalan yang tepat, namun ternyata dia dan teman-temannya justru harus lanjut naik ojek untuk sampai ke Curug dari parkiran.
“Sampai diparkiran, disuruh naik motor ke curugnya. Okelah bayar ojek motor, terus tip guide - yg gak guiding apa-apa,” tambahnya.
Pengalaman @andreqve bersmaa teman-temannya tidak hanya berhenti di situ, karena mereka juga dikenakan biasa membayar ojek motor yang cukup mahal.
Dia memberi tip kepada pemandu yang tidak memberikan panduan apa pun, dan juga membayar biaya parkir dengan harga tinggi di halaman rumah warga sekitar.
“Bayar parkir (di halaman rumah) digetok 50rb. Tip guide, ojek motor, etc. Total 4 orang kayanya lebih 500 abis,” jelas akun tersebut.
Yang awalnya tempat wisata ini gratis, kini justru menjadi sangat mahal karena adanya pungli yang menakutkan.
Kegiatan pungli tersebut telah membuat rugi wisatawan, dan mengganggu kehidupan warga setempat karena tidak bisa memdapat manfaat dari kunjungan wisatawan.
Sejumlah warganet juga menanggapi sudah kapok untuk liburan ke wilayah Jawa Barat dan Banten karena maraknya pungli tersebut.
“Kalian masih liburan alam ke jawa barat? Wkwkw. Mending sekalian ke jateng ajalah, wisata di jabar bikin kapok,” tulis @TahananAzkaxxx.
“Wisata Jabar & Banten emang malesin, banyak akamsi pemalas,” balas @argahuxxxx.
“Pesan saya sih satu: jangan pernah berwisata di Jabar atau sebelahnya, kecuali emang punya dompet tebal dan jiwa ikhlas sedekah yg tinggi,” tulis @IhsanRizkixxx.
“Sebagai penduduk Banten, jangan deh kesini, banyak orang miskin (finansial dan akhlak) dimarih. Udah banyak retribusi, gak dirawat lagi,” tulis @Izzaabdxxx.
Itulah tanggapan warganet yang setuju bahwa tempat wisata Jawa Barat dan Banten terkenal dengan punglinya yang terlalu besar dan merugikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









