Akurat

Waspada Berita Palsu Iklan Judi Online Dengan Teknologi AI, Libatkan Para Selebriti untuk Promosi

Iim Halimatus Sadiyah | 18 Januari 2024, 09:40 WIB
Waspada Berita Palsu Iklan Judi Online Dengan Teknologi AI, Libatkan Para Selebriti untuk Promosi

AKURAT.CO Baru-baru ini, viral sebuah cuplikan video di media sosial yang menampilkan wawancara televisi antara Najwa Shihab bersama Raffi Ahmad dan juga Atta Halilintar untuk promosi situs judi online.

Tentu saja video promosi judi online tersebut adalah hoaks, karena suara dan narasi dari video tersebut dibuat menggunakan Artificial Intelligence (AI) sehingga suaranya mirip dengan Najwa Shihab, Raffi Ahmad, dan Atta Halilintar.

Warganet memang sempat dibuat terkejut melihat ketiga influencer yang mempromosikan judi online ilegal, namun tentu saja dapat dilihat secara jelas bahwa video tersebu dibuat menggunakan teknologi canggih AI.

Baca Juga: 7 Cara Mengatasi Pasangan yang Ketagihan Bermain Judi Online

Teknologi canggih telah digunakan untuk mengedit video percakapan Najwa Shihab dengan dua selebritis terkenal tersebut agar lebih menarik masyarakat untuk percaya judi online.

Dikutip dari unggahan Instagram @flashzone.id, Kamis (18/1/2024), ternyata video wawancara Najwa Shihab dengan Raffi Ahmad dan Atta Halilintar tersebut berasa dari video wawancara asli di akun YouTube Narasi dengan judul episode “Vaksin Siapa Takut”.

Video aslinya tersebut tayang pada tahun 2021, namun kini videonya sudah diedit suaranya menggunakan AI untuk promosi situs judi online.

Dari video palsu tersebut, tentu saja mendapatkan berbagai macam respons warganet yang menarik dan terkejut dengan teknologi zaman sekarang yang sangat berbahaya.

“Gila banget penyalahgunaannya sudah sampai segitunya,” tulis @chairul_axxx. 

Baca Juga: Judi Online Masih Marak di Kalangan Masyarakat, Berikut Penjelasan Haramnya Perjudian dalam Islam

“Apakah teknologi AI termasuk ke dalam fitnah akhir zaman (fitnah Dajjal)?” tulis @faktadunia_repxxx. 

“Pantas saja ya orang zaman dahulu banyak yang tidak mau dilukis, teknologi AI ini memang ngeri guys,” balas @waduhxxx.  

“Dan beneran teman gue ada yang percaya, bahkan percaya kalau Raffi Ahmad punya situs judi online,” balas @irfanafanxxx. 

“Inilah bahayanya AI, jika digabungkan dengan deepfake makin berbahaya. Mungkin 5 tahun ke depan deepfake akan sempurna dan bisa memicu peperangan,” tulis @anassaputraxxx. 

Itulah beberapa tanggapan dari warganet yang merasa bahwa teknologi AI saat ini semakin berbahaya untuk disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Tak jarang dari mereka yang menyayangkan bahwa iklan situs judi online selalu masuk ke media sosial dengan aman dan tidak ada tindakan lebih lanjut.

Masyarakat saat ini harus waspada dalam mempercayai suatu berita atau iklan agar tidak salah langkah, mengingat kecanggihan AI yang bisa menyerupai manusia asli.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.