Fakta-fakta Kecelakaan Kereta Api Turangga Tabrakan dengan Commuter Line Bandung Raya di Cicalengka

AKURAT.CO Tepat pada pagi hari ini, Jumat (5/1/2024), masyarakat dikejutkan dengan kabar kecelakaan kereta api (KA) di Cicalengka, yang melibatkan KA Turangga tabrakan dengan Commuter Line Bandung yang raya.
Salah satu fakta terkini sebagai informasi sementara menunjukkan bahwa tiga orang tewas dalam kecelakaan kereta api Turangga dengan Commuter Line Bandung Raya.
Mengutip berbagai sumber, Jumat (5/1/2024), berikut ini rangkuman fakta-fakta kecelakaan kereta api Turangga di Cicalengka yang membuat heboh media sosial.
Fakta-fakta Kecelakaan Kereta Api Turangga di Cicalengka
1. Terdapat 3 kru kereta api dinyatakan tewas dalam kecelakaan
Di jalur Haurpugur-Cicalengka, Bandung, KA Turangga bertabrakan dengan KA lokal Bandung Raya, yang menyebabkan tiga orang tewas dan salah satunya adalah masinis kereta yang terjepit.
Selain masinis, dua korban lainnya adalah asisten masinis dan juga petugas kereta api yang menjalankan kereta api tersebut.
Jumlah korban tewas dan luka-luka masih dalam pendataan saat ini. KAI juga sudah mengerahkan beberapa ambulans.
Menurut Kombes Kusworo, masinis dan asisten yang tewas berada di KA lokal Bandung Raya, dan petugas KA yang meninggal adalah pramugara KA Turangga.
2. Kondisi penumpang luka-luka
Dalam kecelakaan KA Turangga dengan KA lokal Bandung Raya di Cicalengka, dikabarkan bahwa semua penumpang selamat. Namun, terdapat puluhan penumpang terluka yang sudah dievakuasi.
Baca Juga: Begini Kronologi Adu Banteng KA Turangga dengan Commuterline Bandung Raya!
Menurut Polda Jabar, kecelakaan itu mengakibatkan 28 orang luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intens.
3. Kronologi tabrakan kedua kereta
Menurut Joni Martinus, VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia (Persero), kecelakaan kereta api yang terjadi yaitu saat kedua kereta melintasi KM 181 atau di antara Stasiun Haurpugur dan Stasiun Cicalengka.
Kabarnya, KA Turangga mengalami kecelakaan saat berangkat dari Stasiun Surabaya Gubeng ke Bandung. Sementara itu, Commuter Line Bandung Raya berangkat dari Stasiun Padalarang ke Cicalengka.
4. Gerbong kereta sempat terkunci
Salah satu penumpang KA Turangga yang mengalami kecelakaan di Cicalengka, mengatakan bahwa setelah tabrakan terjadi, pintu gerbong 1 KA sempat tidak dapat dibuka alias terkunci.
Akibat pintu gerbong kereta terkunci tersebut membuat seluruh penumpang panik dan tidak dapat keluar dari kereta secepatnya.
Namun tidak lama kemudian, petugas tiba dan membantu penumpang untuk segera evakuasi. Penumpang dapat keluar dari gerbong dalam waktu kurang dari lima belas menit.
Baca Juga: Basarnas Bandung Geecep Evakuasi Korban Tabrakan KA Turangga dengan KA Bandung Raya
5. Banyak jadwal kereta api dibatalkan
Karena tabrakan kereta api antara KA Turangga dengan Commuter Line Bandung Raya, ternyata berdampak pada sejumlah perjalanan harus dibatalkan hingga pengalihan rute dilakukan.
Menurut Joni Martinus, setidaknya ada sembilan perjalanan kereta api yang harus dibatalkan. Sementara sepuluh perjalanan KA tambahan dialihkan melalui jalur yang berbeda.
Itulah beberapa rangkuman fakta-fakta yang terjadi dari kecelakaan KA Turangga dengan Commuter Line Bandung Raya di Cicalengka yang membuat masyarakat berduka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





