5 Menu Makanan dan Minuman di Neraka yang Dihadirkan dalam Film Siksa Neraka, Bikin Merinding!

AKURAT.CO Sejak rilisnya film Siksa Neraka di bioskop, ternyata ada beberapa hal yang menarik perhatian netizen seperti menu makanan dan minuman di Neraka yang ada dalam tayangan tersebut bikin merinding.
Pasalnya, semua jenis makanan dan minuman di neraka akan sangat menjijikan serta menyiksa diri karena makanan tersebut tidak layak untuk dikonsumsi.
Neraka merupakan tempat yang sangat luas, sangat dalam, panas, serta gelap, sehingga tempat tersebut untuk menyiksa manusia termasuk makanan dan minuman di neraka juga bikin merinding.
Di tempat tersebut terdapat tujuh pintu yang mengeluarkan suara mengerikan dan tidak ada manusia yang menginginkan untuk hidup di sana.
Saking menyeramkannya, bahan bakarnya adalah manusia dan batu sehingga dijadikan sebagai tempat yang penuh dengan siksaan.
Memikirkannya saja sudah membuat kita takut, apalagi masuk ke dalamnya, ditambah tidak ada makanan dan minuman di neraka yang terasa nikmat.
Mengutip berbagai sumber, Senin (18/12/2023), berikut ini deretan menu makanan dan minuman di neraka yang bikin merinding karena ditayangkan di film Siksa Neraka.
Menu Makanan dan Minuman di Neraka
1. Dhari
Salah satu makanan yang dimakan oleh penghuni neraka adalah pohon Dhari, yaitu jenis pohon yang memiliki duri sangat keras.
Saat penghuni neraka mencoba makan dari pohon dhari tersebut akan membuat perut kenyang, tetapi akan menyumbat tenggorokan.
Baca Juga: Tayang 14 Desember, Film Siksa Neraka Siap Bikin Tobat Berjamaah
Tidak dapat dibayangkan betapa sakitnya memakan makanan buruk ini. Allah berfirman:
“Mereka tidak akan mendapat makanan selain dari pohon yang berduri (Dhari). Yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.” (QS. Al-Ghasiyah ayat 6-7).
2. Zaqqum
Pohon berikutnya yang ada di neraka adalah pohon zaqqum. Buah dari pohon Zaqqum yang akan dimakan oleh penghuni neraka kelak.
Dalam sebuah kisah, dikatakan bahwa jika pohon ini ditanam di bumi, maka bumi dan isinya akan hancur, lebih buruk lagi karena rasanya sangat menjijikan ketika dimakan.
Dalam Al-Qur'an, Allah menjelaskan:
“Kemudian sesungguhnya kamu hai orang-orang yang sesat lagi mendustakan, benar-benar akan memakan pohon zaqqum, dan akan memenuhi perutmu dengannya.” (QS. Al-Waqi’ah ayat 51-53).
3. Al-Hamim
Saat kita kepanasan, kita selalu mencari air untuk menyejukkan tenggorokan agar tidak dehidrasi.
Namun nyatanya, tidak ada minuman tersebut melainkan di neraka ada minuman yang disebut Al-Hamim, sangat panas dan dapat menghancurkan isi perut orang yang meminumnya.
Bukan kesejukan, melainkan hanya rasa panas dari minuman ini. Allah berfirman:
Baca Juga: Biaya Produksi Capai Rp5 Miliar, Catat Jadwal Tayang Film Siksa Neraka Bisa Bikin Tobat
“Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain air yang mendidih dan nanah,” (QS. An-Naba ayat 24-25).
4. Ghislin
Selain minuman Hamim, para penghuni neraka juga akan diberi minuman yang sangat mengerikan bernama Ghislin.
Ghislin berarti darah dan nanah yang akan dijadikan minuma untuk penghuni neraka. Sebagaimana yang dikatakan Allah dalam Al-Qur'an:
“Maka tiada seorang teman pun baginya pada hari ini di sini. Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah dan nanah. Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa.” (QS. Al-Haqqah ayat 35-37).
5. Al-Ghassaq
Al-Ghassaq adalah minuman para penghuni neraka selanjutnya yang sangat dingin dan berbau busuk.
Berbeda dengan Al-Hamim yang sangat panas, namun di neraka juga ada minuman dingin yang disebutkan bahwa jika satu tetes nanah ditumpahkan di barat, orang di timur akan mencium baunya. Sementara jika air nanah ditumpahkan di timur, orang di barat akan mencium baunya.
Melihat sajian menu makanan dan minuman di neraka dan digambarkan dalam film Siksa Neraka akan membuat penonton merinding, sehingga disarankan bagi penonton yang berani saja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





