Gawat! Akun Komandan Satuan Operasi Khusus Julid Fi Sabilillah Erlangga Greschinov Telah Mengalami Pembatasan

AKURAT.CO Baru-baru ini, akun media sosial X telah diramaikan karena salah satu akun Komandan Satuan Operasi Khusus, Julid Fi Sabilillah, yaitu Erlangga Greschinov mengalami pembatasan.
Pasalnya, Erlangga Greschinov telah bersuara beberapa bulan terakhir untuk mengajak netizen Indonesia melakukan Julid Fi Sabilillah dengan menyerbu akun media sosial tentara dan pemerintah Israel.
Ternyata gerakan tersebut menarik perhatian dunia dan mendapat respons dari tentara Israel yang mengalami kewalahan dari komentar netizen Indonesia yang terlalu banyak, hingga akhirnya akun Erlangga Greschinov dalam pengawasan Israel dan mengalami pembatasan.
Tidak langsung menyerah, namun dikutip akun @AzzamIzzulhaq, Senin (18/12/2023), sudah menyampaikan informasi terbaru bahwa Julid Fi Sabilillah sementara waktu akah dikendalikan oleh Komandan Divisi Serangan Siber @KING_VADUKA.
“Dengan ini dinyatakan dengan resmi bahwa Komando #SeranganUmum untuk sementara dikendalikan oleh Komandan Divisi Serangan Siber @KING_VADUKA sebagai Dan Satopsus ad interim sampai dapat bertugas kembali sebagai mana mestinya,” tulisnya.
Meskipun akun Greschinov sedang mengalami pembatasan dan tidak bisa membuat postingan untuk bersuara, namun @AzzamIzzulhaq tetap memberi semangat kepada netizen dan tidak berhenti melakukan Julid Fi Sabilillah.
“Rapatkan Barisan! Satu Komando! Satu Perjuangan!” tambah @AzzamIzzulhaq memberi semangat netizen.
Dengan adanya pembatasan akun Greschinov, artinya para pendukung Zionis Israel telah bergerak dan mengetahui gerakan Julid Fi Sabilillah yang dilakukan warga Indonesia.
Maka dari itu, tak jarang netizen yang merasa khawatir dan terancam sehingga memberikan saran untuk Erlangga Greschinov dan kawan-kawannya dalam memandu gerakan Julid Fi Sabilillah agar dapat berjalan lancar.
Baca Juga: Kewalahan Julid Fiisabilillah, Israel Minta Tolong, Netizen +62: Makin Semangat Ngejulid
“Sudah dikenal dunia jadinya ada permainan orang dalam X,” tulis @Syamsudin1219, menyampaikan pendapat.
“Melihat para zionis semakin agresif menyerang kita saya rasa di perlukan untuk mengadakan solidaritas bersama julid fi sabilillah di offline seperti gerakan solidaritas 212 dulu,” tulis @Stormheader, ikut memberi saran.
“Laskar #JulidFiiSabilillah kurang dukungan dari ahli IT ataupun Hacker. PangTi mas @AzzamIzzulhaq kudu punya pasukan elit Hacker untuk backup operasi infanteri kita selama ini,” tambah @Muhlis_flanker.
Itulah informasi terkini yang disampaikan langsung oleh pendukung Greschinov agar perjualangan Julid Fi Sabilillah tetap berlanjut, meskipun akun miliknya sedang dibatasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









