Akurat

Tragis! Ini Sosok Usman, Ayah Tempramental yang Banting Anak hingga Tewas

Shalli Syartiqa | 15 Desember 2023, 22:41 WIB
Tragis! Ini Sosok Usman, Ayah Tempramental yang Banting Anak hingga Tewas

AKURAT.CO- Kurniawan yang akrab dipanggil Awan (11 tahun), mengalami nasib tragis sebagai korban kekejaman ayahnya sendiri, Usmanto alias Usman (43), di Jalan Muara Baru, Jakarta Utara.

Kejadian mengerikan tersebut terjadi pada Rabu (13/12/2023), seperti yang diceritakan oleh ibunya, Halimah (42).

Saat itu, Awan sedang bermain sepeda roda dua di sekitar Gang IV, Jalan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Tanpa sengaja, Awan menabrak anak tetangga sebaya yang kemudian menyebabkan teguran kepada Usman oleh tetangga yang tidak menerima bahwa anaknya tertabrak oleh sepeda Awan.

Meskipun saat itu Usman sedang tertidur siang, tetangga tersebut langsung mengadu kepada Usman.

Kejadian ini memicu insiden keji yang membuat Usman melakukan tindakan kejam terhadap putranya sendiri.

Meskipun rekaman CCTV hanya menunjukkan Usman membanting anaknya sekali, ternyata Usman melakukan tindakan tersebut dua kali yang menyebabkan Awan mengeluarkan darah dari kepala dan mulutnya.

Sempat di bawa ke rumah sakit, tetapi nyawa Awan tak terselamatkan.

Baca Juga: Heboh! Kronologi 4 Anak Tewas di Jagakarsa, Ditemukan Berjajar dalam Kondisi Tragis

Sosok Usman tempramental dan pecandu narkoba

Usman ternyata memang dikanal memiliki sifat temperamental dan merupakan pecandu narkoba.

Usman telah diamankan oleh Kepala Kepolisian Sektor Penjaringan, Kompol Bobby Probandono untuk diproses lebih lanjut.

 

Ketua RT di wilayah tersebut, Sudiono, menyatakan bahwa Usman yang pekerjaannya bersifat serabutan sebagai calo di tempat penjualan ikan seringkali terlibat dalam tindakan kekerasan fisik terhadap Kurniawan.

Sebelum kejadian tragis yang menyebabkan kematian Kurniawan akibat dibanting oleh Usman, warga dan pengurus lingkungan sudah beberapa kali menegur Usman agar menghentikan tindakan kekerasan fisiknya.

Meskipun demikian, Usman tetap melakukan kekerasan fisik,bahkan dalam situasi sepele dengan alasan bahwa Kurniawan dianggap bandel.

Tindakan tersebut bahkan beberapa kali terjadi di depan umum.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.