Viral Kasus KDRT Dokter Qory, Ini Tanda Pasangan Kamu Abusive Dan Cara Keluar Dari Hubungan Toxic
Ratu Tiara | 19 November 2023, 11:35 WIB

AKURAT.CO Baru-baru ini ramai berita tentang seorang dokter bernama Qory yang mendapati kekerasan dari sang Suami. Warganet banyak yang bertanya tentang keputusan yang diambil Dokter Qory, “kenapa baru kabur sekarang” dan masih banyak lagi.
Bagi seseorang yang mengalami abusive, untuk bisa keluar dari zona hubungan toxic tidak semudah itu.
Banyak korban yang kesulitan karena diisolasi dari keluarga dan teman-teman.
Bahkan korban disiksa secara fisik dan psikis, hingga dikendalikan finansialnya.
Perilaku abusive ditandai dengan beberapa hal, diantaranya:
1. Rasa cemburu yang ekstrem dan terus-menerus.
2. Sikap pasangan yang posesif.
3. Pelaku biasanya tempramental.
4. Pelaku terlalu mengontrol pasangannya.
5. Gaslighting (pelaku membuat pasangannya merasa rendah dan tidak percaya diri).
6. Menyalahkan pasangan terus-menerus.
7. Menghalagi pasangannya untuk bersosialisasi.
8. Mengontrol semua keuangan pasangan.
9. Menuduh pasangan berselingkuh.
10. Mengontrol apa yang harus dilakukan pasangannya.
11. Merendahkan pasangan secara pribadi maupun di depan umum.
Jika kamu juga berada dalam hubungan abusive. Kamu bisa melakukan beberapa hal berikut ini untuk membebaskan diri dari hubungan tersebut.
1. Beri tahu teman atau anggota keluarga yang kamu percaya bahwa kamu telah memutuskan hubungan dengan pelaku. Sebagai korban, biasanya kamu akan sulit mengatakan bahwa kamu mendapatkan pelecehan dan perilaku abusive lainnya.
Namun kamu perlu memberitahu orang yang kamu percaya sehingga kamu mendapatkan dorongan dukungan secara emosional. Let them know dan minta mereka untuk menjemput kamu atau bertemu denganmu.
2. Hubungi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dengan call center 148 atau melalui WhatsApp 0857-7001-0048. Jika kamu mendapatkan perilaku buruk dari pasangan kamu, segera hubungi nomor tersebut.
3. Simpan dokumen-dokumen penting yang berhubungan dengan data pribadi. Seperti KTP, Kartu Keluarga, Paspor, SIM dan lain sebagainya.
4. Temukan tempat yang aman untuk berlindung. Pelaku abusive semakin lama akan semakin menggila, perlakuan buruk terhadap kamu juga akan semakin parah. Kamu perlu pergi ke tempat aman yang tidak akan diketahui oleh pelaku.
5. Hafalkan nomor yang terdaftar di emergency call ponsel kamu. Kamu bisa menelepon mereka jika kamu sedang dalam bahaya.
6. Ubah kata sandi media sosial milik kamu, hal ini mencegah pasangan kamu melacak keberadaanmu.
7. Siapkan dana darurat di dompet kamu maupun di mobile banking. Hal ini bertujuan untuk berjaga-jaga jika kamu memutuskan untuk kabur dari genggaman pelaku abusive.
8. Blokir nomor sang pelaku jika ia menghubungi kamu secara terus menerus.
9. Ingat, bahwa kamu tidak pantas untuk disakiti oleh pasangan kamu dan oleh orang lain.
10. Hal terakhir, kamu bisa menulis di jurnal dan di tempat manapun yang menurut kamu aman. Tulis bahwa kamu tidak pantas disakiti, kamu tidak pantas mendapatkan perlakuan buruk dari siapapun. Kamu bisa membacanya kembali untuk memberi kamu kekuatan.
Baca Juga: Ini Perangai Buruk Pelaku KDRT Willy Sulistio Suami Dokter Qory Ulfiyah Yang Dibongkar Rekan Kerja
Keluar dari hubungan abusive sering kali tidak mudah. Bahkan pelaku biasanya akan marah dan akan kembali menerapkan perilaku abusive pada pasangannya.
Seperti menyalahkan korban dengan kalimat “Tidak ada yang mau sama kamu kecuali aku,” atau “Ini salah kamu, makanya aku jadi kayak gini,” dan perkataan lainnya yang akan membuat kamu merasa bahwa kamu rendah dan tidak berguna.
Jangan dengarkan, kamu berharga untuk dirimu dan orang yang menyayangimu. Jangan percaya jika pelaku abusive mengatakan hal tersebut.
Love is not about power and control. Semua orang berhak atas hubungan yang sehat, termasuk kamu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









