Akurat Logo

5 Produsen Rokok Terbesar Di Indonesia, Pendapatan Hingga Triliunan Dan Menjadi Favorit Masyarakat

Iim Halimatus Sadiyah | 6 November 2023, 12:29 WIB
5 Produsen Rokok Terbesar Di Indonesia, Pendapatan Hingga Triliunan Dan Menjadi Favorit Masyarakat

AKURAT.CO Sebuah produsen rokok di Indonesia ternyata menjadi salah satu sektor terbesar yang paling berpengaruh dalam perekonomian negara, karena rokok di Indonesia semakin meningkat untuk dikonsumsi.

Tak heran melihat produsen rokok terbesar di Indonesia semakin bersain ketat, karena melihat angka perokok di Indonesia juga menjadi tertinggi ketiga setelah Rusia dan Cina.

Tak hanya itu saja, namun diperkirakan bahwa para perokok Indonesia sebagian besar menyisihkan pendapatan sebesar 5 hingga 7 persen untuk membeli rokok, sehingga produsen rokok terbesar di Indonesia juga semangat bersaing untuk memajukan produknya.

Dikutip laporan datanesia, Senin (6/11/2023), produsen rokok terbesar di Indonesia juga tidak selalu menetap, karena kepopuleran mereka tidak jauh berbeda sehingga persaingannya cukup ketat.

Baca Juga: Yang Ditakutkan Dari Naiknya Tarif Cukai: Rokok Ilegal Merajalela

Produsen Rokok Terbesar di Indonesia

Industri pengolahan hasil tembakau di Indonesia cenderung berkembang dengan lambat. Seperti selama pandemi COVID-19 di tahun 2020, industri pengolahan hasil tembakau menyusut hingga 10,8 persen di bawah nol. 

Kemudian, Maret 2023, industri ini menggerakkan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 20,3 triliun, atau 3,67 persen dari total PDB industri yang mencapai 613,2 triliun.

Produsen rokok Tanah Air memang bukan perusahaan kecil, karena ada lima perusahaan rokok terbesar, selain Djarum, yang sudah memiliki total aset Rp154,9 triliun pada 2022.

Secara umum, perusahaan rokok masih dapat menghasilkan keuntungan triliunan atau ratusan miliar meskipun pandemi COVID-19 melanda.

Berikut ini daftar produsen rokok terbesar di Indonesia menurut datanesia di tahun 2023, antara lain:

1. PT Gudang Garam

PT Gudang Garam adalah perusahaan rokok terbesar yang memproduksi dan mengolah hasil tembakau dari sisi aset. 

Secara umum, perusahaan rokok masih dapat menghasilkan keuntungan triliunan atau ratusan miliar meskipun pandemi melanda.

Pada 2022, Gudang Garam memiliki aset sebesar Rp88,6 triliun, dengan pendapatan sebesar Rp124,7 triliun dan laba tahun berjalan sebesar Rp2,8 triliun.

Baca Juga: 6 Kebiasaan Yang Lebih Berbahaya Daripada Rokok, Kesepian Setara 15 Batang Rokok

2. PT Hanjaya Mandala Sampoerna

Pada 2022, Hanjaya Mandala Sampoerna memiliki aset sebesar Rp54,8 triliun. Pendapatannya yang saat ini dimiliki oleh PT Phillip Morris Indonesia, mencapai Rp111,2 triliun dengan laba tahun berjalan Rp6,3 triliun.

3. PT Bentoel Internasional Investama

Tahun 2022 lalu, Bentoel Internasional Investama memiliki aset sebesar Rp8,9 triliun, dengan pendapatan sebesar Rp6,8 triliun dan laba tahun berjalan sebesar Rp953 miliar.

4. Wismilak Inti Makmur 

Wismilak Inti Makmur menjadi produsen rokok terbesar keempat di Indonesia, karena tahun 2022 lalu, memiliki aset sebesar 2,2 triliun rupiah.

Baca Juga: Asosiasi Rokok Elektronik Minta Pengaturan Zat Adiktif Terpisah

Perusahaan rokok yang dimiliki oleh Keluarga Widjajadi dan Walladengan ini, memiliki pendapatan sebesar 3,7 triliun rupiah dan laba tahun berjalan sebesar 249,6 miliar rupiah.

5. Indonesian Tobacco

Terakhir, Indonesian Tobacco di tahun 2022, memiliki aset sebesar 553,2 miliar rupiah, dengan pendapatan sebesar 279,2 miliar rupiah dan laba tahun berjalan sebesar 24,0 miliar.

Itulah leporan singkat mengenai produsen rokok terbesar di Indonesia dari segi pendapatan hingga laba tahun yang masih berjalan hingga saat ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.