Profil Wawan Juniarso, Drummer Pertama Dewa 19 Yang Mengaku Menyesal Hengkang Dari Band

AKURAT.CO Wawan Juniarso, mantan pemain drum Dewa 19 mengaku menyesel keluar dari band yang melegenda sampai saat ini.
Wawan Juniarso, setelah meninggalkan posisi sebagai anggota tetap Dewa 19 pada tahun 1993, merasa menyesal ketika Ahmad Dhani mengajukan pertanyaan tentang keputusannya setelah tiga puluh tahun berlalu.
“Aslinya nyesel pak. Itu jujur pak,” kata Wawan Juniarso disambut tawa Ahmad Dhani, Ari Lasso dan Andra Ramadhan, mengutip kanal YouTube VIDEO LEGEND, pada Selasa, (23/10/2023).
“Ya aku ingat-ingat pas masih di hotel yang murah-murah, ngejar-ngejar bis. Ya ingat perjuangannya lah,” lanjut Wawan Juniarso.
Band Dewa 19, yang terbentuk pada tahun 1986, mengalami berbagai perjalanan penuh lika-liku, termasuk pergantian personel. Saat Wawan memutuskan untuk keluar pada tengah produksi album kedua Dewa 19, hanya tiga lagu yang sempat diselesaikan.
Baca Juga: Ciptakan Histori, Dewa 19 Sukses Gelar Konser Di Stadion Utama Gelora Bung Karno
Akhirnya, semua permainan drum yang dilakukan oleh Wawan dalam album kedua dihapus dan digantikan oleh seorang drummer lain.
Lantas siapa sosok Wawan Juniarso? Berikut profilnya?
Wawan Juniarso, lahir pada 30 Juni 1972 dengan nama lengkap Setyawan Juniarso Abipraja, merupakan anak dari seorang guru besar di Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga Surabaya, yaitu Soedjono Abipraja, dan Sulistyaningsih.
Pernah menikah dengan Inge Indrawati pada tahun 1998, dari pernikahan tersebut mereka memiliki tiga orang anak, yakni Syammakh Islamay Istya Putra, Naifah Uzlah, dan Siti Nurhaliza. Namun, pada tahun 2021, mereka mengumumkan perceraian mereka.
Wawan Juniarso merupakan seorang musisi dan pemain drum asal Indonesia yang dikenal sebagai pendiri dan pemain drum pertama dari grup band Dewa 19.
Namun, perjalanannya bersama Dewa 19 berakhir pada tahun 1994 setelah ia menyelesaikan perekaman tujuh lagu di album kedua "Format Masa Depan."
Sayangnya, lagu-lagu tersebut kemudian dihapus oleh Ahmad Dhani, yang juga merekrut dua additional drummer, yaitu Ronald Fristianto dan Rere Reza, untuk mengisi lagu tersebut.
Baca Juga: Sukses Konser Di Solo, Dewa 19 Feat All Stars Akan Tampil Di SUGBK Jakarta
Selain peran pentingnya dalam Dewa 19, Wawan Juniarso juga terlibat dalam proyek musik lainnya.
Dia menjadi drummer pertama di band Phytagoras, yang mencapai peringkat 10 besar dalam Festival Rock Indonesia Log Zelebour ke-6. Selain itu, saat masih bersekolah di SMA Negeri 2 Surabaya, Wawan bergabung dalam band Outsider bersama dengan Ari Lasso dan Piyu.
Pada tahun 1994, bersama teman-temannya, Wawan membentuk band rock bernama DWIPA, merilis album pertama berjudul "Maaf" pada tahun 1995. Meskipun DWIPA sempat menarik perhatian sebagai salah satu band potensial di era 90-an, band ini hanya merilis satu album, yang juga menjadi album terakhir mereka dengan single "Maaf."
Wawan Juniarso juga pernah mendirikan sebuah grup musik baru yang disebut Matadewa bersama teman lamanya, yang juga merupakan mantan anggota Dewa 19, Erwin Prasetya (almarhum), dan Yudha Prasetyo, yang sebelumnya bermain gitar dalam band Romeo.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








