Profil dan Jejak Karier Ade Armando, Politisi PSI yang Singgung Politik Dinasti di Yogyakarta

AKURAT.CO Ade Armando mengeluarkan kritik terhadap mahasiswa, terutama BEM Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gajah Mada (UGM) yang melakukan aksi protes terkait politik dinasti.
Menurutnya, aksi protes tersebut menjadi ironi karena Daerah Istimewa Yogyakarta adalah tempat yang sebenarnya menerapkan politik dinasti.
Pernyataan kontroversial ini mengakibatkan kantor DPW PSI diserbu oleh massa. Sebab itu, Ade Armando meminta maaf melalui unggahan video di akun X @adearmando61, Minggu (3/12/2023).
"Saya ingin ajukan permohonan maaf sebesar-besarnya seandainya video saya terakhir tentang politik dinasti telah menimbulkan ketersinggungan dan kegaduhan terutama di Daerah Istimewa Yogyakarta," kata Ade Armando.
Profil Ade Armando
Ade Armando lahir di Jakarta pada 24 September 1961. Ia memiliki latar belakang pendidikan yang kuat.
Ade Armando menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Indonesia pada tahun 1988, melanjutkan ke S2 di Florida State University, Amerika Serikat dan lulus pada tahun 1991.
Selanjutnya, ia kembali ke Universitas Indonesia untuk menyelesaikan pendidikan S3 pada tahun 2006.
Sebelum menjadi dosen di FISIP UI, Ade Armando memiliki pengalaman sebagai seorang jurnalis.
Ia juga pernah menjadi anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), profil tersebut mencerminkan perjalanan karier dan pendidikan Ade Armando yang mencakup bidang jurnalisme, pendidikan, dan pengabdian pada lembaga penyiaran.
Baca Juga: Demo Hari Senin, Tangkap Ade Armando Penista Sejarah Yogyakarta
Jejak Karier Ade Armando
Sebelum menjadi anggota PSI, Ade Armando dikenal sebagai figur yang aktif bersuara di platform media sosial.
Selain itu, ia sebelumnya menjabat sebagai dosen di Universitas Indonesia.
Terungkap bahwa Ade telah mengajukan permohonan pensiun dini dari posisinya sebagai dosen sekitar sebulan sebelum resmi bergabung dengan PSI.
Pada bulan April 2023, Ade Armando memilih untuk bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Keputusannya tersebut tidak hanya sebatas pada keanggotaan, tetapi juga mencakup pencalonannya sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari daerah pemilihan DKI Jakarta II pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2024.
Informasi dari situs resmi PD Dikti menunjukkan bahwa Ade Armando pernah menjadi dosen tetap di Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI.
Berikut ini riwayat karier Ade Armando:
- Anggota Redaksi Jurnal Prisma (1988-1991)
- Redaktur Penerbitan Buku LP3ES (1991-1993)
- Redaktur Harian Republika (1993-1998)
- Manajer Riset Media di perusahaan riset pemasaran transnasional, Taylor Nelson Sofres (1998-1999)
- Direktur Media Watch & Consumer Center (2000-2001)
- Anggota Kelompok Kerja Tim Antar-Departemen RUU Penyiaran, Kementerian
- Komunikasi dan Informasi (2001)
- Ketua Program Studi S1 Ilmu Komunikasi FISIP UI (2001-2003)
- Direktur Pengembangan Program Pelatihan Jurnalistik Televisi-Internews (2001-2002)
- Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (2004-2007)
- Anggota tim asistensi bagi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dalam penyiapan naskah Rancangan Undang-undang Pornografi (2007-2008)
- Pemimpin Redaksi Madina-online.net, versi daring dari majalah Madina yang dipimpinnya (2008-2009)
- Direktur Komunikasi Saiful Mujani Research and Consulting (2014-sekarang).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Haru Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla







