Akurat Logo

Profil Aiman Witjaksono, Jurnalis Awet Muda Yang Kini Dilaporkan Terkait Isu Polri Tidak Netral

Deni Muhtarudin | 17 November 2023, 12:00 WIB
Profil Aiman Witjaksono, Jurnalis Awet Muda Yang Kini Dilaporkan Terkait Isu Polri Tidak Netral

AKURAT.CO Nama Aiman Witjaksono kini tengah ramai diperbincangkan. Pasalnya, Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Capres-Cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD itu mengatakan jika polisi tidak netral dalam pemilu 2024.

Pernyataan mengenai ketidaknetralan polisi itu dikeluarkan Aiman Witjaksono di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Sabtu (11/11/2023). Aiman mengatakan bahwa temannya di kepolisian mengaku telah diminta membantu kemenangan pasangan Prabowo-Gibran.

"Saya mendapat sejumlah informasi dari beberapa teman-teman di kepolisian, yang mereka keberatan karena diminta oleh komandannya, nggak tahu ini komandannya sampai di tingkat daerah atau tingkat pusat misalnya, tidak disebutkan. Yang meminta untuk mengarahkan atau membantu pemenangan dari pasangan Prabowo Gibran, ini firm," kata Aiman Witjaksono.

Baca Juga: Prihatin Soal Ketua BEM UI, Haris Azhar hingga Aiman Witjaksono, Pemuda Perindo: Tolak Represi Kebebasan Berpendapat!

Sontak pernyataan Aiman itu pun menimbulkan buntut panjang, bahkan Aiman sampai dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Diketahui, hingga Selasa (14/11/2023), ada enam laporan masuk ke Polda Metro Jaya yang ditujukkan untuk Aiman.

Lalu siapa sebenarnya sosok Aiman Witjaksono? Simak ulasan profilnya berikut.

Aiman Witjaksono merupakan pria kelahiran 8 Juli 1978 di Jakarta. Ia merupakan lulusan S1 Teknik Industri di Universitas Telkom pada 2001, kemudian melanjutkan S2 dengan berfokus pada Manajemen Komunikasi di Universitas Indonesia dan lulus pada 2010.

Perjalanan karir Aiman dimulai ketika Ia lulus S1 dengan bekerja sebagai Koordinator Komunikasi Bisnis di Bakrie & Brothers. Baru kemudian pada 2002, Aiman menggeluti profesi jurnalistik di RCTI.

Karir Aiman di RCTI berlangsung selama 9 tahun dengan posisi sebagai reporter di bagian hukum dan kriminal. Selain menjadi reporter, Aiman pun juga pernah menjabat sebagai Produser Berita untuk Seputar Indonesia dan Sergap, Eksekutif Produser, hingga pembawa berita untuk Nuansa Pagi, Seputar Indonesia, dan Buletin Siang.

Setelah memutuskan keluar dari RCTI pada 2011, Aiman terjun kedalam dunia konsultan Public Relation (PR) di Burson-Marsteller selama satu tahun. Kemudian pada 2012, Aiman melanjutkan karir dengan bergabung bersama KompasTV.

Di KompasTV, Aiman menjadi pembawa acara talkshow yang membahas mengenai kasus terkini. Aiman bergabung dengan KompasTV hingga tahun 2022. 

Setelah itu, ia bergabung dengan MNC Group dan berhasil menempati berbagai posisi, di antaranya Wakil Pemimpin Redaksi iNews, Pemimpin Redaksi SindonewsTV, dan juga pembawa acara The Prime Show. 

Setelah memiliki jejak karir yang panjang di dunia jurnalistik, Aiman pun akhirnya memutuskan untuk terjun ke dunia politik yakni sebagai Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud pada 4 November 2023 lalu.

"Iya betul, saya nonaktif dari segala kegiatan jurnalistik saya, baik sebagai Pemimpin Redaksi SindonewsTV, Wakil Pemimpin Redaksi iNews, maupun sebagai Pembawa Acara The Prime Show with Aiman yang tayang rutin di iNews," kata Aiman dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/11/2023).

Baca Juga: Cerita Aiman Witjaksono Memutuskan Memeluk Islam, dari Pencarian Tuhan hingga Sempat Ateis

Aiman mengatakan, keputusannya untuk berhenti berkecimpung di dunia Jurnalistik setelah menjadi Jubir TPN Ganjar-Mahfud adalah karena dirinya menghormati etika jurnalis yang mewajibkan seorang jurnalis berlaku independen.

Menurut Aiman, meski kata independen tidak mempunyai ukuran yang pasti, namun menjadi juru bicara capres-cawapres jelas akan sulit dipersepsikan independen.

Selain menjadi Jubir Ganjar-Mahfud, Aiman juga terjun ke politik dengan mendaftarkan diri sebagai calon anggota legislatif DPR RI dari Partai Perindo untuk daerah Jakarta Timur.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.