5 Kesalahan Saat Valentine yang Bikin Hubungan Renggang dengan Pasangan

AKURAT.CO Ketahui informasi lengkap mengenai kesalahan saat Valentine yang bikin hubungan renggang dengan pasangan.
Hari Valentine yang diperingati pada 14 Februari 2026, sering dianggap sebagai momen paling romantis dalam setahun.
Banyak pasangan menaruh ekspektasi tinggi satu sama lain, mulai dari hadiah, kejutan, hingga momen makan malam spesial.
Bukannya untuk mempererat hubungan, ternyata Hari Valentine justru bisa memunculkan berbagai konflik yang bikin hubungan renggang.
Baca Juga: 15 Link Download Poster Valentine 2026 Gratis Kualitas HD, Cocok untuk Posting di Media Sosial
Tanpa disadari, ada beberapa kesalahan umum saat Valentine yang justru membuat hubungan menjadi renggang. Apa saja?
5 Kesalahan Saat Valentine yang Bikin Hubungan Renggang
1. Terlalu Tinggi Berekspektasi
Salah satu penyebab pertengkaran paling umum saat Valentine adalah ekspektasi yang tidak realistis.
Ketika realita tidak sesuai harapan, maka muncul perasaan kecewa, padahal bisa jadi pasangan sudah berusaha semampunya.
Solusi: Kamu bisa komunikasikan dengan pasangan secara wajar, seperti apa yang diinginkan tanpa memberatkan sebelah pihak.
Baca Juga: 7 Ide Kado Valentine Murah tapi Berkesan di Bawah 100 Ribu, Bikin Pasangan Makin Sayang!
2. Membandingkan dengan Hubungan Orang Lain
Dengan adanya media sosial yang sering memperlihatkan momen Valentine yang terlihat sempurna, tanpa sadar seseorang bisa mulai membandingkannya.
Perbandingan seperti ini bisa melukai pasangan dan membuat mereka merasa tidak cukup.
Solusi: Perlu diingat bahwa hubungan punya dinamika yang berbeda. Jangan jadikan standar orang lain sebagai tolok ukur kebahagiaanmu.
3. Memaksakan Budget Demi Gengsi
Beberapa orang sering menjadikan Hari Valentine untuk melakukan pengeluaran ekstra, demi terlihat romantis di media sosial.
Hubungan sehat tidak diukur dari nominal hadiah, karena setelah Valentine justru muncul masalah keuangan yang lebih buruk.
Solusi: Jangan memaksakan diri sendiri, dan sebaiknya bertindak sesuai kemampuan.
4. Mengabaikan Bahasa Cinta Pasangan
Tidak semua orang merasa dicintai dengan cara yang sama. Beberapa pasangan sebenarnya hanya ingin waktu bersama, bukan hadiah mahal.
Kesalahan ini sering terjadi karena kita memberi berdasarkan apa yang kita suka, bukan yang pasangan butuhkan.
Solusi: Cobalah memahami bahasa cinta pasangan, seperti mendengarkan cerita mereka jauh lebih bermakna daripada kado besar.
5. Menganggap Valentine sebagai Satu-Satunya Hari Spesial
Kesalahan terbesar adalah menjadikan Valentine sebagai satu-satunya momen menunjukkan cinta dan bersikap romantis di 14 Februari.
Hari Valentine seharusnya menjadi bonus, bukan satu-satunya bukti cinta yang kamu tunjukkan sekali dalam setahun.
Solusi: Jadikan romantis sebagai kebiasaan terhadap pasangan, bukan suatu event yang diadakan hanya sekali.
FAQ
1. Kenapa Hari Valentine bisa bikin hubungan renggang?
Hari Valentine yang diperingati pada 14 Februari sering memunculkan ekspektasi tinggi antara pasangan.
Jika harapan tidak terpenuhi, seperti soal hadiah atau kejutan, maka rasa kecewa bisa muncul dan memicu konflik.
2. Apa saja kesalahan umum saat Valentine yang sering terjadi?
Beberapa kesalahan saat Valentine yang sering terjadi antara lain:
- Terlalu tinggi berekspektasi
- Membandingkan hubungan dengan orang lain
- Memaksakan budget demi gengsi
- Mengabaikan bahasa cinta pasangan
- Menganggap Valentine sebagai satu-satunya hari spesial
3. Bagaimana cara menghindari pertengkaran saat Hari Valentine?
Untuk menghindari konflik saat Hari Valentine, pasangan sebaiknya:
- Berkomunikasi terbuka tentang harapan
- Menyesuaikan rencana dengan kondisi finansial
- Tidak membandingkan dengan hubungan orang lain
- Mengutamakan kebersamaan daripada kemewahan
- Komunikasi yang jujur menjadi kunci utama agar Valentine tetap harmonis.
4. Apakah wajib memberi hadiah mahal saat Valentine?
Tidak wajib. Valentine bukan tentang nominal hadiah, melainkan tentang perhatian dan ketulusan. Hadiah sederhana atau waktu berkualitas bersama pasangan justru bisa lebih bermakna dibandingkan kado mahal.
5. Bagaimana jika pasangan tidak suka merayakan Valentine?
Hormati pilihannya. Tidak semua orang menganggap Valentine sebagai momen penting dan kamu bisa komunikasikan dengan bijak.
6. Kenapa membandingkan Valentine di media sosial bisa berbahaya?
Media sosial sering hanya menampilkan momen terbaik seseorang. Membandingkan hubungan sendiri dengan postingan orang lain bisa menimbulkan rasa tidak puas.
7. Apakah wajar merasa kecewa saat Valentine?
Wajar, selama perasaan itu tidak dipendam atau dilampiaskan dengan cara yang merusak hubungan.
8. Apakah Valentine harus dirayakan setiap tahun?
Merayakan Valentine bersifat pilihan. Yang terpenting bukan perayaannya, melainkan konsistensi menunjukkan cinta dan perhatian sepanjang tahun.
Kesimpulan
Valentine seharusnya menjadi perayaan cinta, bukan sumber konflik. Kesalahan sering terjadi bukan karena kurangnya cinta, melainkan karena kurangnya komunikasi dan pengertian.
Jika dijalani dengan realistis dan penuh empati, Valentine justru bisa menjadi momen refleksi untuk memperkuat hubungan, bukan merenggangkannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini






