Akurat

Cara Membersihkan Mesin Cuci agar Tidak Bau dan Tetap Awet

Eko Krisyanto | 10 Januari 2026, 23:19 WIB
Cara Membersihkan Mesin Cuci agar Tidak Bau dan Tetap Awet

AKURAT.CO Mesin cuci merupakan salah satu peralatan rumah tangga yang sangat membantu aktivitas sehari-hari. Dengan mesin cuci, pekerjaan mencuci pakaian yang dahulu memakan banyak waktu kini dapat diselesaikan dengan cepat dan efisien.

Tak heran, hampir setiap rumah menjadikan mesin cuci sebagai perlengkapan utama untuk menjaga kebersihan pakaian keluarga.

Namun, seperti peralatan elektronik lainnya, mesin cuci juga membutuhkan perawatan rutin agar tetap berfungsi optimal.

Sayangnya, banyak orang hanya fokus pada hasil cucian tanpa memperhatikan kebersihan mesin itu sendiri. Setelah digunakan, mesin cuci sering langsung ditutup dan dibiarkan dalam kondisi lembap.

Padahal, sisa air, detergen, dan kotoran dari pakaian dapat menumpuk di dalam tabung, filter, hingga karet pintu.

Jika dibiarkan, kondisi ini memicu pertumbuhan jamur dan bakteri yang menyebabkan bau tidak sedap. Akibatnya, pakaian yang sudah dicuci justru beraroma apek.

Membersihkan mesin cuci secara rutin merupakan langkah sederhana namun penting untuk mencegah bau, menjaga kebersihan, sekaligus memperpanjang usia pakai mesin.

Dengan perawatan yang tepat, mesin cuci bisa tetap segar dan bekerja maksimal seperti baru.

Berikut beberapa langkah mudah yang bisa dilakukan untuk membersihkan mesin cuci:

Baca Juga: Penderita Diabetes Tetap Boleh Makan Buah Manis, Ini Syarat dan Caranya

1. Bersihkan Tabung Mesin Cuci Secara Rutin

Tabung mesin cuci merupakan bagian yang paling sering terkena air, detergen, dan sisa kotoran. Jika tidak dibersihkan secara berkala, tabung bisa menjadi sarang jamur dan bakteri.

Caranya:

  • Isi tabung dengan air panas (sekitar 40–60°C).

  • Tambahkan dua gelas cuka putih dan setengah gelas baking soda.

  • Jalankan mesin tanpa muatan pakaian selama satu siklus penuh.

  • Setelah selesai, biarkan pintu tabung terbuka agar kering secara alami.

Kombinasi cuka dan baking soda efektif menghilangkan bau, membunuh bakteri, serta melarutkan residu sabun yang menempel.

2. Bersihkan Laci atau Wadah Detergen

Wadah detergen sering luput dari perhatian, padahal sisa sabun yang menumpuk bisa menjadi sumber bau.

Langkah membersihkannya:

  • Lepas wadah detergen dari mesin cuci.

  • Rendam dalam air hangat yang dicampur sedikit cuka.

  • Gosok sudut-sudutnya menggunakan sikat kecil atau sikat gigi bekas.

  • Bilas hingga bersih dan keringkan sebelum dipasang kembali.

3. Periksa dan Bersihkan Karet Pintu

Pada mesin cuci bukaan depan, karet pintu sering menjadi tempat berkumpulnya air, serat kain, dan jamur hitam.

Cara membersihkannya:

  • Lap seluruh bagian karet menggunakan kain lembap yang dicelup air sabun atau cuka.

  • Bersihkan sela-sela tersembunyi dengan sikat lembut.

  • Jika terdapat jamur membandel, gunakan cairan pembersih khusus jamur.

  • Lap hingga kering dan biarkan pintu terbuka beberapa jam.

4. Bersihkan Filter Mesin Cuci

Filter berfungsi menahan kotoran dan serat pakaian agar tidak menyumbat saluran air. Filter yang kotor dapat menyebabkan air menggenang dan menimbulkan bau.

Baca Juga: Mengenal Hipoglikemia: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya

Langkahnya:

  • Buka penutup filter di bagian bawah depan mesin cuci.

  • Lepas filter secara perlahan.

  • Bersihkan kotoran dengan air mengalir hingga bersih.

  • Pasang kembali filter dengan benar.

5. Gunakan Fitur Pembersihan Drum

Jika mesin cuci memiliki fitur drum clean atau self-cleaning, manfaatkan fitur ini secara rutin. Jalankan satu hingga dua kali sebulan dengan tambahan cuka atau cairan pembersih khusus mesin cuci agar hasilnya maksimal.

6. Biasakan Membiarkan Mesin Cuci Terbuka

Menutup pintu mesin cuci segera setelah digunakan membuat bagian dalam lembap dan memicu bau apek.

Tipsnya:

  • Biarkan pintu terbuka selama beberapa jam setelah mencuci.

  • Keringkan sisa air pada karet pintu dan permukaan mesin dengan kain bersih.

7. Gunakan Detergen Secukupnya

Penggunaan detergen berlebihan tidak membuat pakaian lebih bersih. Justru, sisa sabun bisa menumpuk di tabung dan saluran air.

Gunakan detergen sesuai takaran yang dianjurkan dan sesuaikan dengan kapasitas mesin cuci.

Merawat mesin cuci tidak membutuhkan biaya mahal atau waktu lama. Dengan perawatan rutin dan kebiasaan sederhana, mesin cuci akan tetap bersih, bebas bau, dan tahan lama.

Mesin yang terawat juga memastikan pakaian tetap bersih, segar, dan nyaman digunakan setiap hari.

Laporan: Bunga Adinda/magang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.