Akurat

Cara Membuat Copywriting di Marketplace yang Efektif dan Terbukti Bikin Produk Cepat Laku

Wahyu SK | 16 Desember 2025, 07:45 WIB
Cara Membuat Copywriting di Marketplace yang Efektif dan Terbukti Bikin Produk Cepat Laku

AKURAT.CO Di era digital, marketplace menjadi tempat utama bagi banyak orang untuk mencari dan membeli produk.

Persaingan antarpenjual pun semakin ketat, sehingga deskripsi produk saja tidak cukup untuk menarik perhatian calon pembeli. Di sinilah copywriting berperan penting.

Copywriting yang tepat bisa membuat calon pelanggan berhenti sejenak, membaca, kemudian memutuskan untuk membeli.

Bahkan produk yang sederhana bisa terlihat jauh lebih bernilai ketika dikemas dengan komunikasi yang persuasif dan jelas.

Namun, membuat copywriting yang mampu menjual bukan sekadar menyusun kata-kata yang indah. Ada teknik, strategi, dan struktur tertentu yang perlu Anda pahami agar tulisan tersebut benar-benar efektif.

Mulai dari memahami kebutuhan audiens, menyampaikan manfaat, hingga mengajak pembeli untuk segera melakukan tindakan.

Dengan memahami prinsip dasar copywriting, Anda bisa meningkatkan visibilitas produk dan memperbesar peluang penjualan.

Mengapa Copywriting Penting di Marketplace?

Copywriting membantu menonjolkan produk Anda di tengah banyaknya kompetitor yang menawarkan barang serupa.

Teks yang ditulis dengan baik mampu menjelaskan keunggulan produk secara jelas, menyentuh sisi emosional pembaca, dan menciptakan rasa percaya.

Ketika calon pembeli merasa yakin dengan produk Anda, peluang mereka menekan tombol "beli" menjadi lebih besar.

Selain itu, marketplace sering mengutamakan konten yang lengkap, relevan, dan mudah dipahami.

Copywriting yang baik dapat membuat deskripsi produk Anda tidak hanya menarik bagi pembeli, tetapi juga ramah terhadap algoritma platform sehingga menaikkan peringkat produk di hasil pencarian.

Cara Membuat Copywriting di Marketplace

Berikut adalah beberapa cara membuat copywriting marketplace agar produk lebih cepat laku yang dapat Anda terapkan:

1. Pahami Siapa Target Audiens Anda

Langkah pertama dalam membuat copywriting adalah memahami siapa yang akan membaca dan membeli produk Anda.

Ketahui karakter mereka, seperti usia, gaya hidup, hobi, cara komunikasi, dan masalah yang mereka alami.

Dengan memahami audiens, Anda bisa menyesuaikan bahasa serta gaya penulisan agar terasa lebih relevan.

Copywriting yang baik selalu berbicara langsung pada kebutuhan pembeli, bukan hanya menceritakan produk. Selipkan kata-kata yang dekat dengan keseharian mereka, gunakan gaya bicara yang santai namun tetap profesional, dan hindari kalimat terlalu teknis jika targetnya awam.

Semakin "nyambung" dengan pembaca, semakin besar kemungkinan mereka tertarik membeli.

2. Gunakan Teknik Copywriting Efektif

Ada beberapa teknik yang terbukti ampuh dalam menarik perhatian di marketplace:

● FAB (Features - Advantages - Benefits)

Teknik ini membantu menjelaskan produk secara lengkap mulai dari fitur, kelebihan, hingga manfaatnya bagi pembeli.

Jangan hanya menyebutkan fitur seperti "bahan premium" tetapi jelaskan keuntungannya seperti lebih tahan lama dan nyaman digunakan.

Pendekatan ini membuat pembeli memahami apa yang benar-benar mereka dapatkan.

● 4C (Clear, Concise, Compelling, Credible)

Copy harus jelas, ringkas, menarik, dan dapat dipercaya. Hindari kalimat bertele-tele dan fokus pada poin penting yang ingin disampaikan.

Tampilkan data atau fakta yang membuat pembeli lebih yakin, misalnya jumlah pengguna atau keunggulan produk yang benar-benar bisa dibuktikan.

● PAS (Problem - Agitation - Solution)

Bangun copywriting dari permasalahan yang umum dialami audiens, kemudian perkuat urgensinya, dan akhiri dengan solusi berupa produk Anda.

Teknik ini efektif untuk menggerakkan emosi pembaca agar merasa produk Anda adalah jawaban dari masalah mereka.

● SLAP (Stop - Look - Act - Purchase)

Teknik ini efektif untuk membuat pembeli berhenti sejenak, membaca deskripsi Anda, lalu terdorong untuk bertindak.

Gunakan headline yang memancing rasa ingin tahu dan manfaatkan ajakan bertindak (CTA) yang kuat.

3. Sampaikan Manfaat, Bukan Hanya Fitur

Banyak penjual terjebak hanya menuliskan fitur tanpa menjelaskan manfaatnya. Padahal yang dicari pembeli adalah "apa untungnya bagi saya?" Misalnya bukan hanya "bobot ringan" tetapi "lebih nyaman dibawa bepergian tanpa membuat bahu pegal."

Menyampaikan manfaat membantu pembeli membayangkan pengalaman menggunakan produk Anda.

Semakin jelas manfaat yang disampaikan, semakin besar peluang pembeli merasa yakin. Pastikan setiap fitur memiliki nilai guna yang relevan dengan kebutuhan mereka.

4. Gunakan Bahasa Persuasif dan Emosional

Bahasa persuasif membuat pembaca merasa produk tersebut penting dan layak dibeli.

Sisipkan kata-kata yang membangkitkan emosi seperti "nyaman", "aman", premium", "eksklusif" atau "terbatas." Penggunaan power words sering meningkatkan ketertarikan pembeli.

Namun tetap jujur dan hindari klaim berlebihan. Bukan hanya untuk menghindari komplain, tetapi juga menjaga kepercayaan pembeli.

Penulisan yang jujur dan transparan jauh lebih efektif dibanding janji kosong.

5. Optimalkan Kata Kunci untuk Pencarian Marketplace

SEO di marketplace sama pentingnya dengan SEO di Google. Gunakan kata kunci yang sering dicari oleh calon pembeli, seperti "sepatu running wanita", "tas kulit asli pria" atau "serum wajah glowing." Masukkan kata kunci secara natural dalam judul dan deskripsi.

Hindari menumpuk terlalu banyak kata kunci karena dapat membuat deskripsi sulit dibaca.

Strukturkan informasi dengan rapi: paragraf pembuka, poin-poin keunggulan, manfaat dan CTA.

6. Tambahkan Bukti Sosial untuk Meningkatkan Kepercayaan

Pembeli sering melihat rating, review, testimoni, atau jumlah produk terjual sebelum memutuskan membeli.

Sematkan informasi yang menunjukkan bahwa produk Anda dipercaya banyak orang. Ini bisa berupa testimoni singkat, screenshot rating, atau pernyataan seperti "sudah dipakai lebih dari 10.000 pelanggan."

Bukti sosial adalah salah satu elemen paling kuat untuk meningkatkan konversi penjualan.

7. Tutup dengan CTA (Call-to-Action/Ajakan Bertindak) yang Kuat

Setelah memberi informasi, ajak pembeli untuk bertindak. CTA sederhana seperti "Beli sekarang", "Jangan kehabisan" atau "Promo hanya hari ini" dapat membuat pembeli segera mengambil keputusan.

CTA membantu mengarahkan pembeli pada langkah berikutnya dan menciptakan urgensi yang memicu pembelian lebih cepat.

Contoh Copywriting Marketplace yang Efektif

"Capek beli barang yang cepat rusak? Saatnya upgrade ke produk premium yang tahan lama dan nyaman digunakan. Dibuat dengan material berkualitas tinggi dan desain modern yang cocok untuk aktivitas harianmu!"

"Ribuan pelanggan sudah membuktikannya-lebih awet, lebih praktis dan lebih nyaman. Klik 'Beli Sekarang' sebelum stok habis!"

Copywriting yang efektif di marketplace adalah gabungan dari pemahaman audiens, teknik penulisan yang tepat, pemilihan kata yang persuasif, dan optimasi kata kunci.

Copy yang baik mampu meningkatkan visibilitas produk, memperkuat branding, dan mendorong penjualan secara signifikan.

Dengan strategi copywriting yang tepat, produk Anda bisa memiliki daya tarik lebih tinggi dan lebih cepat laku meskipun berada di tengah persaingan yang ketat.

Laporan: Vania Tri Yuniar/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK