Kalender Jawa 4 November 2025: Selasa Kliwon Hari Keramat Penuh Daya Pikat!

AKURAT.CO Kalender Jawa tetap menjadi akar budaya yang kuat, berfungsi sebagai kompas tradisional untuk menentukan hari baik, merencanakan hajatan, bahkan untuk menelisik karakter seseorang melalui kombinasi hari dan pasaran yang dikenal sebagai weton.
Tiba pada hari ini, Selasa 4 November 2025, penanggalan Jawa mencatat sebuah kombinasi yang dianggap istimewa, bahkan sering dikaitkan dengan aura spiritual yang kuat.
Jika Anda mencari tahu tentang weton hari ini, pasaran, atau ingin memahami watak yang melekat pada kelahiran hari tersebut, Anda berada di tempat yang tepat. Simak ulasan lengkap mengenai Selasa Kliwon dan rahasia Neptu 11-nya.
Rincian Penting Penanggalan 4 November 2025
Penanggalan Jawa adalah sistem unik yang menggabungkan siklus tujuh hari (Saptawara) dan lima hari pasaran (Pancawara).
Baca Juga: Kalender Jawa 3 November 2025: Cek Weton Hari Ini Senin Wage, Pasaran, dan Watak Lengkap
Berbeda dengan Masehi, Kalender Jawa yang berbasis peredaran bulan (qamariyah) ini memulai pergantian hari sejak matahari terbenam (waktu Magrib).
Pada tanggal 4 November 2025, rincian kalender menunjukkan:
- Tanggal Masehi: 4 November 2025
- Tanggal Jawa: 13 Jumadilawal 1959
- Tanggal Hijriah: 13 Jumadil Awal 1447 Hijriah
- Hari: Selasa
- Pasaran: Kliwon
- Weton Hari Ini: Selasa Kliwon
Kombinasi antara hari Selasa dan pasaran Kliwon melahirkan weton yang memiliki nilai numerik atau Neptu yang dipercaya membawa pengaruh signifikan dalam kehidupan.
Mengenal Weton Selasa Kliwon: Misteri Neptu 11
Setiap weton dalam Primbon Jawa memiliki nilai Neptu yang dihasilkan dari penjumlahan nilai hari dan pasaran.
Neptu ini adalah kunci utama dalam perhitungan jodoh, rezeki, hingga sifat dasar seseorang.
Selasa Kliwon memiliki nilai Neptu 11, yang diperoleh dari nilai hari Selasa (3) ditambah nilai pasaran Kliwon (8).
Angka 11 ini menempatkan Selasa Kliwon dalam jajaran weton dengan energi yang kuat dan unik.
Baca Juga: Kalender Jawa 31 Oktober 2025: Cek Weton Hari Ini, Benarkah Jumat Legi Membawa Rezeki Lancar?
Dalam tradisi, hari ini juga dikenal sebagai Anggoro Kasih, yang dipercaya memiliki daya pikat dan kekuatan spiritual tertentu.
Watak Tersembunyi Weton Selasa Kliwon
Mereka yang terlahir di bawah naungan Selasa Kliwon memiliki watak yang cenderung menawan namun juga keras kepala, dengan ciri-ciri utama:
1. Daya Pikat dan Keramahan:
Individu Selasa Kliwon dikenal sangat ramah dan pandai merangkai kata-kata. Kemampuan verbal mereka yang memukau sering membuat orang lain tertarik dan bahkan terperdaya oleh ucapannya.
2. Keras Kepala dan Prinsip Kuat:
Meskipun menawan, mereka adalah sosok yang berpendirian sangat keras. Ketika sudah memiliki keputusan, sulit sekali bagi orang lain untuk mengubah pandangannya.
3. Sikap Kritis yang Tajam:
Pada situasi tertentu, mereka bersikap sangat kritis terhadap lingkungan atau orang lain. Sifat ini, meski didasari keinginan untuk perbaikan, seringkali membuat mereka menjadi sasaran balik kritik.
Baca Juga: Kalender Jawa 30 Oktober 2025: Cek Weton Kamis Kliwon dan Makna Wataknya Menurut Primbon Jawa
Lintasan Kalender Jawa di Bulan November 2025
Periode November 2025 menjadi fase penting dalam Kalender Jawa karena menandai perpindahan dari bulan Jumadilawal ke Jumadilakir.
Dikutip dari berbagai sumber, bulan Jumadilawal 1959 berakhir pada tanggal 21 November 2025. Dengan demikian, keesokan harinya, 22 November 2025, menjadi awal dari bulan Jumadilakir 1959.
Sepanjang bulan November ini, masyarakat Jawa menjalani hari-hari di bawah naungan dua bulan Jawa tersebut, menjadikannya acuan utama untuk berbagai kegiatan adat dan penentuan waktu baik (weton).
Itulah rincian lengkap Kalender Jawa 4 November 2025 yang jatuh pada Selasa Kliwon, 13 Jumadilawal 1959, dengan Neptu 11 yang melahirkan pribadi berkarakter kuat, memikat, dan berprinsip teguh, sekaligus menjadi pengingat akan kekayaan budaya Primbon Jawa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







