Akurat

Setelah Livin’ Fest Usai, PIK2 Jadi Surga Baru untuk Jalan-Jalan dan Healing

Arief Rachman | 19 Oktober 2025, 12:15 WIB
Setelah Livin’ Fest Usai, PIK2 Jadi Surga Baru untuk Jalan-Jalan dan Healing

AKURAT.CO Riuh musik dan cahaya panggung Livin’ Fest 2025 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK2 baru saja reda.

Namun, bagi sebagian pengunjung, festival ini bukan akhir perjalanan, melainkan pintu pembuka untuk menjelajahi keindahan kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2).

“Banyak yang datang cuma buat nonton konser, padahal PIK2 ini lebih dari sekadar tempat festival. Setelah Livin’ Fest selesai, kami malah lanjut eksplor,” kata Andini (26), pengunjung asal Jakarta Selatan yang datang bersama tiga temannya.

Livin’ Fest 2025 menghadirkan beragam hiburan: mulai dari travel fair, fun run, padel arena, festival kuliner, hingga beauty & wellness zone.

Lebih dari 700 tenant ikut meramaikan acara yang berkolaborasi dengan Inacraft, Jakarta Coffee Week, Female Daily X Beauty, TradeMark Market, dan Garuda Travel.

Namun, daya tarik PIK² tidak berhenti di situ. Kawasan seluas ribuan hektare ini menyimpan banyak destinasi wisata dan kuliner yang patut dikunjungi setelah festival berakhir.

Salah satu spot yang ramai dikunjungi adalah Dragon Point, area dengan patung naga raksasa yang menjadi ikon foto wisatawan.

"Bagus banget kalau malam, lampunya menyala dan pantulannya di air bikin foto makin keren,” ujar Andini.

Baca Juga: Apakah Trans7 dan Transmart Satu Perusahaan? Ini Jawabannya, Jangan Salah Paham!

Bagi yang ingin menikmati suasana kota modern, Tokyo Hub di kawasan Tokyo Riverside Apartment bisa jadi pilihan.

Deretan kafe bertema Jepang dan suasana urban lifestyle membuat pengunjung betah nongkrong lebih lama.

Setelah lelah berjalan, pengunjung bisa bersantai di Greenbelt, area hijau dengan lintasan sepeda, saung, dan danau buatan.

Di sini, banyak keluarga menikmati udara sore dengan naik perahu bebek atau sekadar beristirahat di tepi danau.

“Udara di sini segar banget, jauh dari kesan padat. Saya kira PIK cuma pantai, ternyata ada taman seluas ini,” ujar Andini.

Menjelang senja, langkah banyak pengunjung berakhir di Aloha Pasir Putih, pantai berpasir putih yang bersih dan ramah keluarga. Suasana tropisnya membuat siapa pun enggan pulang cepat.

Tak jauh dari sana, Land’s End dan Ginza Beachwalk menawarkan pilihan kuliner dan ritel dengan pemandangan laut terbuka. Banyak pengunjung menutup malam mereka dengan menikmati makan malam di tepi pantai.

“Awalnya cuma mau nonton konser. Tapi setelah lihat semua ini, rasanya sayang banget kalau langsung pulang,” ujar Andini sambil tersenyum.

PIK2 kini bukan sekadar lokasi festival, tapi destinasi wisata lengkap yang memadukan seni, hiburan, kuliner, dan alam dalam satu kawasan. Livin’ Fest 2025 mungkin berakhir, tapi pesona PIK2 baru saja dimulai.

Baca Juga: Disuruh Lapor Kasus Whoosh, Mahfud MD Balas KPK: Penegak Hukum Harusnya Langsung Menyelidiki, Bukan Minta Laporan!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.