Akurat

Apa Itu Social Media Strategist? Tugas, Tanggung Jawab dan Skill yang Dibutuhkan

Eko Krisyanto | 8 Oktober 2025, 08:35 WIB
Apa Itu Social Media Strategist? Tugas, Tanggung Jawab dan Skill yang Dibutuhkan

 

AKURAT.CO Di era digital seperti sekarang, media sosial menjadi sangat penting dalam membangun citra dan kesuksesan sebuah brand. Namun, mengelola media sosial perlu strategi dan riset yang matang. Di balik itu semua, ada peran penting social media strategist.

Lalu, sebenarnya apa yang dilakukan oleh social media strategist dalam pekerjaan sehari-harinya? Berikut penjelasannya.

Pada dasarnya, social media strategist adalah orang yang bekerja untuk merencanakan strategi jangka panjang pada media sosial milik perusahaan atau brand.

Tim social media strategist bertanggung jawab mengembangkan strategi konten yang menonjolkan citra dan posisi brand di mata publik.

Mereka biasanya akan berkolaborasi dengan tim kreatif dan tim pemasaran untuk merancang rencana komunikasi yang terintegrasi dan selaras dengan tujuan bisnis.

Selain itu, tim ini juga melakukan riset serta memahami target audiens, tren yang sedang berkembang di media sosial, dan perubahan algoritma tiap platform guna menciptakan strategi yang relevan dan berdampak.

Tugas dan Tanggung Jawab Social Media Strategist

Seorang social media strategist memiliki peran penting dalam membangun citra dan kehadiran brand di dunia digital.

Tugasnya tidak hanya membuat konten tetapi juga memastikan setiap aktivitas di media sosial berjalan efektif dan sesuai dengan strategi yang telah disusun.

Berikut adalah beberapa tanggung jawab utama yang dijalankan oleh social media strategist:

1. Menyusun Kalender Konten

Social media strategist mengatur jadwal unggahan konten secara mingguan atau bulanan agar komunikasi dan pemasaran brand tetap konsisten dan terencana.

2. Membangun Interaksi dengan Audiens

Selain itu, social media strategist juga harus menjalin hubungan aktif dengan pengguna melalui kolom komentar, pesan langsung, atau postingan yang mengundang partisipasi audiens.

3. Meningkatkan Engagement

Untuk menjangkau lebih banyak audiens, social media strategist harus membuat konten yang menarik dan juga interaktif.

4. Menganalisis Performa Akun

Dalam hal ini, social media strategist akan memantau dan mengevaluasi performa media sosial menggunakan berbagai tools analisis, untuk melihat sejauh mana strategi yang dijalankan berhasil.

5. Melakukan Evaluasi Berdasarkan Insight

Setelah menganalisis insight akun, maka social media strategist akan mengambil tindakan berdasarkan data dan insight yang diperoleh untuk memperbaiki performa konten dan meningkatkan efektivitas strategi.

6. Mendukung Kampanye Produk

Social media strategist juga akan membuat landing page untuk peluncuran produk baru dan memastikan alur komunikasi digital berjalan efektif.

7. Mengoptimalkan Traffic ke Website

Tak hanya di media sosial, social media strategist juga harus meningkatkan kunjungan ke situs web perusahaan melalui tautan dari media sosial dan strategi promosi yang terarah.

8. Menyesuaikan Strategi Tiap Platform

Setiap platform memiliki pendekatan untuk menjangkau audiens yang berbeda.

Dengan begitu social media strategist harus mengimplementasikan pendekatan yang paling sesuai untuk setiap platform (seperti Instagram, TikTok atau LinkedIn) agar hasilnya maksimal.

9. Membuat Konten yang Menarik dan Relevan

Seorang social media strategist harus memiliki ide yang kreatif sehingga bisa mengembangkan ide konten yang informatif, menghibur, dan sesuai dengan kebutuhan audiens.

10. Menyusun Laporan Kinerja

Kemudian, social media strategist juga membuat laporan analisis secara berkala untuk mengukur hasil dan efektivitas strategi media sosial yang dijalankan.

Skill yang Harus Dimiliki Social Media Strategist

Seorang social media strategist perlu memiliki beragam keterampilan untuk memastikan strategi digital berjalan efektif dan mampu meningkatkan kehadiran brand di dunia online.

Berikut kemampuan penting yang harus dimiliki:

1. Pemahaman Mendalam tentang Platform Media Sosial

Social media strategist harus memahami karakteristik setiap platform, mulai dari jenis konten yang paling efektif, waktu unggahan terbaik, hingga cara membangun interaksi yang tinggi.

Pengetahuan ini membantu mereka meningkatkan visibilitas merek dan menjaga konsistensi citra di berbagai kanal media sosial.

2. Kemampuan Manajemen Klien

Dalam bekerja dengan klien atau tim internal, seorang social media strategi dituntut untuk menjaga komunikasi yang baik, memenuhi tenggat waktu, serta memberikan laporan dan hasil yang sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

3. Keterampilan Desain Visual

Kemampuan dasar desain grafis menjadi nilai tambah, karena social media strategist sering kali perlu membuat atau mengarahkan pembuatan konten visual seperti poster, infografis, dan materi promosi yang sesuai dengan identitas brand.

4. Kemampuan Menulis dan Copywriting

Social media strategist harus mahir menulis teks yang menarik dan sesuai dengan gaya tiap platform. Mereka menggunakan bahasa yang relevan, tagar yang tepat serta gaya komunikasi yang mampu memengaruhi audiens dan memperkuat pesan brand.

Laporan: Shera Amalia Ghaitsa/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK