Cara Membuat Pakan Fermentasi di Rumah, Hemat dan Bernutrisi Tinggi

AKURAT.CO Hampir semua peternak sepakat bahwa biaya terbesar dalam usaha ternak kambing terletak pada pakan. Harga konsentrat yang naik-turun, ketersediaan rumput yang terbatas saat musim kemarau hingga kualitas hijauan yang tidak stabil sering membuat peternak pusing.
Namun, di balik masalah itu, ada satu teknik sederhana yang mulai banyak dipraktikkan, pakan fermentasi. Metode ini disebut-sebut bisa menekan biaya hingga separuh, sekaligus membuat kambing lebih sehat dan cepat naik bobot.
Mengapa Pakan Fermentasi Jadi Solusi?
Bayangkan jerami padi atau daun jagung yang biasanya dianggap limbah bisa berubah menjadi pakan bernutrisi tinggi hanya dengan proses sederhana.
Itulah keajaiban fermentasi. Mikroba baik bekerja mengurai serat kasar menjadi zat gizi yang lebih mudah diserap tubuh kambing.
Tidak heran, pakan yang awalnya keras dan kurang diminati, setelah difermentasi justru beraroma harum mirip tape dan lebih disukai ternak.
Bahan Sederhana, Hasil Luar Biasa
Untuk membuatnya, peternak tidak membutuhkan peralatan mahal. Cukup dengan jerami, rumput gajah, atau daun-daunan sekitar rumah. Tambahkan dedak, tetes tebu atau gula merah, lalu diberi cairan mikroba seperti EM4 Peternakan.
Semua bahan itu mudah ditemukan, bahkan sering kali tersedia di dapur atau sawah sekitar.
Begini Prosesnya Langkah demi Langkah
1. Potong hijauan sekitar 5–10 cm agar mudah diolah.
2. Campurkan dedak dengan molase atau gula merah cair, lalu aduk rata dengan hijauan.
3. Tambahkan larutan EM4 yang sudah dicampur air bersih.
4. Masukkan ke wadah kedap udara (drum atau karung plastik), lalu padatkan agar tidak ada udara masuk.
5. Biarkan 3-5 hari dan pakan siap digunakan.
Aromanya asam segar, bukan busuk. Jika baunya menyengat atau ditumbuhi jamur, berarti proses gagal.
Hemat Biaya hingga Panen Untung
Sejumlah peternak di daerah Jawa Tengah mengaku, sejak memakai pakan fermentasi, biaya operasional turun drastis. Seekor kambing yang biasanya butuh pakan hijauan dalam jumlah banyak, kini cukup diberi pakan fermentasi yang lebih padat gizi.
"Awalnya coba-coba, ternyata hasilnya bagus. Kambing lebih lahap makan, cepat gemuk dan bulunya lebih mengkilap," kata Suyono, seorang peternak di Kabupaten Klaten.
Tips agar Fermentasi Sukses
• Pastikan wadah benar-benar rapat dan tidak kemasukan udara.
• Gunakan bahan hijauan yang segar dan tidak tercemar pestisida.
• Jangan menambahkan air berlebihan, karena bisa menyebabkan pakan busuk.
• Buat dalam jumlah secukupnya agar selalu tersedia stok segar.
Laporan: Mutiara MY/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









