Akurat

Apa Itu Sesar Lembang? Cek Sejarah Lengkapnya!

Iim Halimatus Sadiyah | 29 September 2025, 18:50 WIB
Apa Itu Sesar Lembang? Cek Sejarah Lengkapnya!

AKURAT.CO Apa itu Sesar Lembang? Inilah penjelasan lengkapnya dengan sejarah dan catatan aktivitas gempa yang pernah terjadi.

Usai muncul perbincangan tentang Bandung berpotensi terancam gempa besar, kini banyak orang penasaran dengan sejarah Sesar Lembang.

Sesar Lembang diperkirakan akan menjadi penyebab munculnya gempa besar di Bandung, dan sudah pernah terjadi di masa lalu.

Berikut ini informasi penting mengenai Sesar Lembang, mulai dari sejarah hingga catatan aktivitas gempa terbaru.

Baca Juga: Apakah Bandung Terancam Gempa Besar? Inilah Daftar Zona Merah Terkena Sesar Lembang!

Apa Itu Sesar Lembang?

Sesar Lembang adalah patahan bumi aktif dengan panjang sekitar 29 kilometer yang berada kurang lebih 10 kilometer di utara Kota Bandung, Jawa Barat.

Patahan ini terbentuk karena pergerakan lempeng tektonik yang membuat kerak bumi retak. Pergeseran batuan di sepanjang Sesar Lembang memang sangat lambat, hanya sekitar 1,9 hingga 3,4 milimeter per tahun, tetapi tetap bisa menimbulkan gempa bumi.

Sesar Lembang ini diketahui membentang dari Padalarang sampai Jatinangor dan melewati beberapa daerah, seperti Lembang, Parongpong, Ngamprah, Cisarua, Dago, dan Cidadap.

Baca Juga: Kenapa Gempa Bumi Bisa Terjadi? Ini Penjelasan Lengkap Berdasarkan Sains Terbaru

Karena letaknya dekat dengan wilayah padat penduduk, Sesar Lembang menjadi salah satu fokus utama dalam kajian kebencanaan di kawasan Bandung Raya.

Sebagai patahan aktif, sesar ini berpotensi memicu gempa bumi dengan kekuatan cukup besar, diperkirakan bisa mencapai magnitudo 6,8 hingga 7 skala Richter, yang tentunya dapat memberikan dampak serius bagi lingkungan di sekitarnya.

Sejarah Sesar Lembang

Sesar Lembang mulai terbentuk pada Zaman Kuarter atau Pleistosen, sekitar 500.000 tahun yang lalu.

Proses ini berkaitan dengan runtuhnya Kompleks Gunung Api Sunda-Burangrang, yang memicu terbentuknya struktur sesar turun.

Seiring waktu, struktur tersebut berkembang menjadi sesar mendatar aktif yang bisa memicu gempa bumi.

Bukti geologi mencatat bahwa gempa besar pernah terjadi di masa lampau. Salah satunya sekitar 2.000 tahun silam dengan kekuatan 6,8 magnitudo, yang menyebabkan bagian utara sesar turun hingga 1,7 meter.

Sekitar 500 tahun setelahnya, terjadi gempa susulan yang menimbulkan tambahan penurunan sekitar 0,5 sampai 1 meter.

Sesar Lembang bergeser dengan kecepatan sekitar 0,2 hingga 3,45 milimeter setiap tahun.

Para ahli memprediksi patahan ini berpotensi memicu gempa besar dengan magnitudo antara 6,5 hingga 7,0, yang biasanya berulang setiap 170 hingga 670 tahun sekali. Berdasarkan catatan geologi, gempa besar terakhir diperkirakan terjadi pada abad ke-17.

Baca Juga: Kenapa Gempa Bumi Bisa Terjadi? Ini Penjelasan Lengkap Berdasarkan Sains Terbaru

Catatan Aktivitas Gempa di Sekitar Sesar Lembang

Beberapa gempa kecil pernah terjadi di sekitar Sesar Lembang, di antaranya:

  • 28 Agustus 2011: Gempa bermagnitudo 3,3 dengan kedalaman dangkal yang mengakibatkan kerusakan pada 384 rumah di Kampung Muril, Jambudipa, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

  • 14 dan 18 Mei 2017: Gempa dengan magnitudo 2,8 dan 2,9 mengguncang wilayah sekitar, namun tidak menimbulkan kerusakan serius.

  • 20 Agustus 2025: Gempa magnitudo 1,7 dengan kedalaman 10 kilometer terjadi di zona sesar, disertai peningkatan aktivitas seismik ringan dalam beberapa bulan terakhir.

Itulah informasi lengkap mengenai Sesar Lembang yang menjadi perbincangan hangat warganet karena diperkirakan akan menyebabkan gempa besar di Bandung.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.