Penuh Tawa, Bermain Anak Jadi Pengalaman Berkesan di Playground PIK2

AKURAT.CO Akhir pekan kini punya wajah baru di PIK2. Kawasan yang dikenal dengan pantai buatan dan deretan kulinernya itu semakin memikat hati keluarga dengan hadirnya berbagai playground dan area bermain anak.
Dari nuansa tropis hingga suasana hijau, dari yang gratis hingga modern, setiap sudut PIK2 dirancang untuk menghadirkan keceriaan anak sekaligus kenyamanan bagi orang tua.
Di Aloha Playground, anak-anak bisa berlarian di atas pasir putih, melompat di trampolin, atau bermain air di wahana splash.
Tak jauh dari sana, Kids Club PIK2 memberi ruang bebas bagi si kecil yang gemar berlarian dan membangun imajinasi lewat permainan pasir.
Sementara itu, Land’s End menghadirkan suasana pantai dengan mercusuar ikonik dan aktivitas olahraga seperti voli pantai maupun padel.
Baca Juga: Profil Ahmad Dofiri yang Diisukan Akan Jadi Staf Ahli Presiden Bidang Kamtibmas
Bagi keluarga yang ingin suasana lebih tenang, Orange Groves jadi pilihan tepat. Playground kecil berpadu dengan kafe dan art workshop, menciptakan ruang hangout estetik ala perkebunan jeruk Italia.
Alternatif lain hadir di Greenbelt PIK2, area terbuka hijau yang gratis dan ramah kantong. Anak-anak bisa bermain bebas di playground outdoor, sementara orang tua menikmati jogging track atau jalur sepeda.
Tak ketinggalan, Indonesia Design District (IDD) Playground membawa suasana modern dan edukatif dengan desain semi indoor yang menarik.
Setiap kawasan menghadirkan keunikan tersendiri, namun yang paling penting adalah kesempatan bagi anak-anak untuk bermain lepas.
“Saya senang sekali bawa anak ke Aloha Playground. Dia bisa puas main air dan pasir, rasanya seperti liburan ke Bali atau Hawaii, tapi lokasinya dekat sekali dari rumah kami di Jakarta,” ujar Lidya, ibu rumah tangga asal Kelapa Gading.
Berbagai pilihan ini membuat PIK2 menjadi destinasi keluarga yang lengkap. Anak-anak bisa tumbuh gembira dengan pengalaman bermain yang beragam, sementara orang tua menemukan kembali kebahagiaan sederhana lewat tawa buah hati.
Baca Juga: Apakah Reshuffle Menteri Ada dalam Sejarah Islam? Begini Etikanya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










