Indonesia Design Week 2025 Targetkan 200 Ribu Pengunjung

AKURAT.CO Setelah sukses terselenggara pertama kali pada Oktober tahun lalu, Indonesia Design Week (IDW) kembali hadir di tahun keduanya dengan skala yang lebih besar dan dukungan yang semakin kuat.
Bertempat di Indonesia Design District (IDD), IDW 2025 berlangsung selama sembilan hari penuh, mulai 12 hingga 20 September 2025.
Diselenggarakan di kawasan kreatif IDD, Indonesia Design Week 2025 mengusung semangat “Identitas, Kolaborasi, dan Inovasi", serta membuka ruang seluas-luasnya bagi para desainer, arsitek, dan pelaku industri kreatif untuk saling berbagi ide dan berekspresi.
“Kami sangat excited karena tahun ini Indonesia Design Week bisa kembali digelar dengan antusiasme yang lebih besar. Bahkan kami merasa sangat terhormat karena kedatangan tamu istimewa, Bu Marva Griffin, Founder dari SaloneSatellite, yang merupakan pusat desain dunia. Beliau hadir langsung untuk melihat bagaimana penyelenggaraan design week di Indonesia,” ujar Direktur IDD, Soesilawati.
Sebagai salah satu pusat desain dan retail produk home living, IDD ingin memperluas perannya sebagai platform kolaborasi dan komunitas kreatif’di Indonesia.
“Visi kami adalah menjadikan IDD bukan hanya tempat orang belanja furniture atau home hardware, tapi juga rumah bagi para desainer dan pekerja kreatif untuk berkumpul, bertukar pikiran, dan berkreasi,” lanjut Soesilawati.
Baca Juga: Indonesia Design Week 2025: Panggung Kolaborasi, Inovasi, dan Identitas Desain Indonesia
Tahun ini, penyelenggaraan Indonesia Design Week terasa semakin spesial dengan dukungan resmi dari Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf).
Dukungan ini menjadi validasi bahwa kegiatan ini memiliki dampak positif terhadap citra industri kreatif Indonesia di mata dunia.
IDD juga mengubah dua area utama mereka secara total untuk menghadirkan pengalaman yang berbeda. Market Hall dikonversi menjadi Lifestyle Wellness Center, hasil desain dari dua desainer ternama, Bopos dan Desa, yang bekerja sama dengan berbagai brand tenant maupun non-tenant IDD.
Sementara itu, area Town Hall dikurasi menjadi ruang instalasi desain kolaboratif, menampilkan karya seperti instalasi dari Spek bersama Museum MACAN, yang didesain oleh Gondo Jules.
Semua instalasi yang ditampilkan merupakan hasil kolaborasi antara desainer lokal dengan industri.
“Semua yang tampil di sini adalah hasil kolaborasi. Itu yang menjadi semangat utama kami tahun ini—kolaborasi lintas sektor dan lintas generasi,” jelas Soesilawati.
Tahun lalu, Indonesia Design Week mencatat lebih dari 100.000 pengunjung, meski persiapannya cukup singkat.
Tahun ini, penyelenggara menargetkan jumlah pengunjung bisa mencapai dua kali lipat, seiring dengan peningkatan skala acara dan dukungan publik yang semakin besar.
“Kami terbuka untuk siapa saja. Ajak keluarga, teman, komunitas. Lihat karya-karya luar biasa anak bangsa yang ditampilkan di sini. Semua acara ini gratis dan terbuka untuk umum, dari tanggal 12 sampai 20 September,” tutup Soesilawati.
Baca Juga: Mahfud MD: Saraswati Sebenarnya Cerdas, Tapi Jadi Korban Badai Politik
Terletak di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, IDD merupakan pusat desain dan retail terbesar di Indonesia yang menjadi rumah bagi ratusan brand lokal maupun internasional di sektor home living, arsitektur, dan desain interior.
IDD juga dikenal sebagai salah satu tempat berkumpulnya komunitas kreatif tanah air.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










