Akurat

7 Fakta Menarik Kucing Himalaya, Nomor 3 Unik Banget

Eko Krisyanto | 5 Agustus 2025, 08:19 WIB
7 Fakta Menarik Kucing Himalaya, Nomor 3 Unik Banget

AKURAT.CO Kucing Himalaya dikenal sebagai salah satu ras kucing paling anggun dan eksotis di dunia.

Dengan penampilannya yang elegan dan kepribadian lembut, ras ini menjadi favorit di kalangan pecinta kucing.

Meski namanya terdengar seperti berasal dari Pegunungan Himalaya, sebenarnya ras ini memiliki sejarah dan karakteristik yang jauh lebih kompleks.

Berikut 7 fakta menarik tentang kucing Himalaya yang mungkin belum kamu ketahui.

Baca Juga: Cara Cerdas Harian untuk Merawat Kucing Bulu Panjang Supaya Sehat dan Kuat

1. Hasil Persilangan Persia dan Siamese

Kucing Himalaya adalah hasil dari program pembiakan antara dua ras ternama Persia dan Siamese.

Ras ini menggabungkan bentuk tubuh dan bulu panjang khas Persia dengan pola warna point serta mata biru cerah dari Siamese.

Kombinasi ini menghasilkan kucing berpenampilan sangat mencolok dan memikat.

Dikutip dari ASPCA Pet Insurance, ras Himalaya secara resmi dikembangkan untuk mempertahankan penampilan elegan Persia, namun dengan warna tubuh khas Siamese.

Baca Juga: Ini Perbedaan Kucing Persia dan Anggora yang Wajib Diketahui Pencinta Kucing!

2. Bukan dari Himalaya

Meskipun dinamai "Himalaya" ras ini bukan berasal dari kawasan pegunungan tersebut. Nama ini diambil karena warna bulunya yang menyerupai kelinci Himalaya, bukan karena habitat aslinya.

Faktanya, kucing ini dikembangkan pertama kali di Amerika Serikat dan Inggris pada awal abad ke-20.

3. Warna Bulunya Dipengaruhi Suhu Tubuh

Inilah fakta yang paling unik dan mengejutkan! Warna gelap pada telinga, wajah, kaki dan ekor kucing Himalaya ternyata dipengaruhi oleh suhu tubuh.

Area tubuh yang lebih dingin akan lebih gelap warnanya, sedangkan bagian yang lebih hangat cenderung lebih terang. Mekanisme ini disebut sebagai temperature-sensitive albinism dan merupakan hasil dari gen Siamese.

Fenomena ini menjadikan tubuh kucing Himalaya layaknya "peta panas" hidup yang berubah tergantung lingkungan dan metabolisme.

Baca Juga: Kembali Viral! Kucing Merah Kalimantan Terekam Kamera Setelah 20 Tahun Menghilang

4. Mata Biru Menawan Menjadi Ciri Khas

Mata biru cerah adalah salah satu ciri utama kucing Himalaya yang membedakannya dari Persia. Warna mata ini berasal dari gen Siamese, yang diwariskan dalam pembiakan ras.

Tak hanya menambah kecantikannya, mata biru ini juga memberikan ekspresi yang tajam dan ekspresif pada wajah kucing Himalaya. Mata biru tersebut menjadi daya tarik utama bagi para pecinta kucing di seluruh dunia.

5. Kepribadian Lembut dan Manja

Kucing Himalaya dikenal memiliki temperamen yang sangat kalem, penuh kasih sayang dan senang diperhatikan. Mereka adalah tipe kucing rumahan yang senang berada di pangkuan pemiliknya.

Namun, berbeda dari Persia yang pendiam, kucing Himalaya bisa sedikit lebih vokal karena pengaruh gen Siamese. Mereka sangat cocok untuk pemilik yang menginginkan teman berbulu yang tenang namun interaktif.

Baca Juga: Momen Unik di Istana: Bill Gates Hadiahkan Boneka Ikan Paus ke Kucing Kesayangan Prabowo

6. Wajah Pipih dan Tubuh Kekar

Himalaya memiliki tubuh berukuran sedang hingga besar, dengan bentuk kekar dan kaki pendek. Wajahnya bisa berbentuk datar (peke-face) atau sedikit lebih menonjol (doll-face), tergantung dari garis keturunannya.

Struktur wajah yang pipih membuat mereka rentan terhadap masalah pernapasan dan mata berair. Oleh karena itu, perhatian khusus pada kesehatan mereka sangat dianjurkan.

Menurut HowStuffWorks, struktur anatomi ini adalah hasil dari pembiakan yang sangat selektif untuk mencapai standar penampilan tertentu.

Baca Juga: DMFI dan Pecinta Hewan Demo di DPR, Desak Larangan Perdagangan Daging Anjing dan Kucing

7. Membutuhkan Perawatan Ekstra

Karena memiliki bulu panjang dan tebal, Himalaya memerlukan perawatan harian. Penyisiran rutin sangat penting untuk menghindari kusut dan menjaga kesehatan kulit. Selain itu, wajahnya yang pipih butuh dibersihkan secara berkala untuk menghindari infeksi mata.

Mereka juga cenderung memiliki risiko penyakit keturunan seperti ginjal polikistik (PKD) dan gangguan pernapasan. Perawatan medis rutin dan perhatian terhadap pola makan sangat berperan dalam menjaga kualitas hidup mereka.

Dengan pesona fisik yang kuat dan kepribadian yang manja. Tak heran ras ini begitu dicintai di seluruh dunia.

Tapi ingat, keindahan itu juga datang dengan tanggung jawab perawatan ekstra yang perlu dipahami oleh calon pemiliknya. Jadi, apakah kamu siap jatuh cinta pada kucing Himalaya?

Baca Juga: Sinopsis Film Animasi Flow, Petualangan Kucing Hitam untuk Bertahan Hidup dari Bencana Banjir!

Laporan: Salsabilla Nur Wahdah/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK