Akurat

INDOPOSCO dan UBL Gelar Lomba Animasi Nasional: Cetak Talenta Muda Berkualitas

Oktaviani | 25 Juni 2025, 20:37 WIB
INDOPOSCO dan UBL Gelar Lomba Animasi Nasional: Cetak Talenta Muda Berkualitas

AKURAT.CO Industri animasi Indonesia tengah menunjukkan geliat positif dengan hadirnya karya-karya lokal yang makin berkualitas. Salah satu buktinya adalah film “Jumbo” yang sukses menarik perhatian publik pada 2025.

Menangkap momentum ini, INDOPOSCO bersama Universitas Budi Luhur (UBL) menggelar Lomba Video Animasi Tingkat Nasional, khusus untuk siswa SMK dan mahasiswa dari seluruh Indonesia.

Acara peluncuran lomba digelar meriah di XXI Gandaria City, Jakarta Selatan, Rabu (25/6/2025), dan dihadiri sejumlah tokoh dunia animasi serta pimpinan UBL dan INDOPOSCO.

Deputi Rektor Bidang Akademik UBL, Deni Mahdiana, dalam sambutannya menekankan pentingnya nilai kebudiluhuran dalam karya animasi yang dilombakan.

“Kolaborasi ini adalah momentum penting. Nilai-nilai budaya luhur bangsa perlu hadir dalam narasi visual anak-anak muda,” ujar Deni.

Lomba ini merupakan hasil diskusi panjang antara UBL dan INDOPOSCO, yang terinspirasi dari kesuksesan film Jumbo serta kebutuhan untuk mengembangkan ekosistem kreatif di kalangan pelajar dan mahasiswa.

Pemimpin Redaksi INDOPOSCO, Ali Rachman, mengungkapkan optimismenya terhadap masa depan animasi lokal. Ia menilai animasi bisa menjadi alternatif segar di tengah dominasi genre horor di bioskop Tanah Air.

Baca Juga: DPRD Jakarta Masih Temukan Celah dari Perlindungan Masyarakat dari Bahaya Rokok

“Kami ingin membuktikan bahwa karya animasi Indonesia bisa bersaing. Contohnya Warkop DKI Kartun. INDOPOSCO bersama UBL ingin menggali potensi kreatif siswa SMK dan mahasiswa,” katanya.

Sementara itu, Wakil Pemimpin Redaksi INDOPOSCO, Folber Siallagan, menyebut tema lomba “Prepare for the Future” sebagai dorongan agar generasi muda memandang animasi sebagai jalan karier yang menjanjikan.

“Animasi bisa menjadi masa depan kalian. Asal serius, tekun, dan bisa kerja tim, maka impian itu sangat mungkin diwujudkan,” ujar Folber dalam sesi talk show.

Salah satu pembicara yang mencuri perhatian adalah Riyandi Reiga, animator 3D yang terlibat dalam film Jumbo. Ia berharap lomba ini bisa melahirkan kreator-kreator muda yang bisa mengharumkan nama bangsa lewat karya animasi.

“Banyak animator Indonesia yang kini bekerja di luar negeri. Jangan takut bermimpi besar. Industri ini sedang melaju,” pesannya.

Riyandi yang juga menjadi juri lomba menekankan pentingnya penguasaan 12 prinsip animasi, kekuatan penokohan karakter, dan alur cerita yang kuat. Ia berharap peserta benar-benar menyiapkan karya secara maksimal.

“Ini kesempatan langka. Optimalkan lomba ini dan pastikan karya kalian menyampaikan cerita yang menyentuh,” tegasnya.

Sementara itu, Suroso dari Asosiasi Industri Konten dan Animasi Indonesia (AINAKI) menyarankan agar peserta mengangkat cerita-cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Cerita yang paling menarik adalah yang paling jujur. Ceritakan apa yang kalian alami, maka animasinya akan terasa hidup,” ujar Suroso.

Lomba ini terbuka untuk siswa/i SMK dan mahasiswa dari seluruh Indonesia. Pendaftaran dibuka mulai hari ini, sementara pengumpulan karya dibuka pada 30 Juni hingga 18 Juli 2025.

Baca Juga: 36 Ribu Guru di Kaltim Terima Insentif JosPol, Bukti Komitmen Pemprov Majukan Pendidikan

Video berdurasi 30 detik hingga 1 menit akan dinilai oleh dewan juri profesional dari dunia animasi.

Lomba ini diharapkan menjadi panggung kreatif bagi talenta muda untuk unjuk gigi dan menembus industri animasi global.

Tidak hanya sekadar kompetisi, tapi juga sebagai ruang edukasi, eksplorasi, dan ekspresi untuk masa depan.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.