Akurat

ASG Akan Bangun Islamic Center, Menag: Simbol Toleransi dan Keberagaman

Atikah Umiyani | 8 Maret 2025, 17:45 WIB
ASG Akan Bangun Islamic Center, Menag: Simbol Toleransi dan Keberagaman

AKURAT.CO Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar mengungkap rencana besar Agung Sedayu Group (ASG) untuk membangun Islamic Center di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).

Pernyataan tersebut disampaikan Nasaruddin saat meresmikan proses pemasangan tiang pancang Masjid Al Ikhlas di Simpang Empat-Gate 5 Riverwalk Island, Jumat (7/3/2025).

Menurut Menag, Masjid Al Ikhlas bukan satu-satunya tempat ibadah yang akan dibangun di kawasan tersebut. ASG juga merencanakan pembangunan Masjid Agung Asadiyah yang akan menampung hingga 5.000 jemaah.

"Masjid ini adalah yang keempat di kawasan ini. Nantinya, akan dibangun lagi satu masjid agung yang lebih besar, yang bisa menampung hingga 5.000 jemaah. Kami beri nama Masjid Agung Asadiyah," ujar Nasaruddin.

Masjid Agung Asadiyah nantinya akan berfungsi sebagai Islamic Center, pusat pendidikan, serta pengembangan keterampilan umat Muslim.

Baca Juga: Masjid Al Ikhlas di PIK, Lebih dari Tempat Ibadah dengan Konsep Ekonomi Berkelanjutan

"Insha Allah, dengan adanya masjid ini, kawasan ini semakin berkembang menjadi pusat kehidupan beragama dan peradaban," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama Agung Sedayu Group, Nono Sampono, mengungkapkan, pembangunan Masjid dan Islamic Center ini menjadi bagian dari konsep kawasan multikeberagaman, yang menghadirkan empat rumah ibadah (masjid, gereja, vihara, dan kelenteng) sebagai simbol toleransi dan harmoni dalam kehidupan beragama.

Terkait pembangunan Masjid Al Ikhlas yang saat ini sedang berjalan, Nono menjelaskan bahwa masjid ini akan berdiri di atas lahan sekitar 2.435 meter persegi dengan perkiraan biaya pembangunan Rp45 miliar.

Masjid ini mengusung konsep Islamic Classical Architecture, yang menggabungkan elemen klasik dan modern.

Eksteriornya berbentuk kotak dengan deretan pilar megah yang mencerminkan kesan kokoh, sementara interiornya berbentuk lingkaran, menciptakan suasana spiritual yang damai dan nyaman.

Selain ruang salat utama, masjid ini juga akan dilengkapi dengan selasar luar, taman hijau, serta akses kendaraan yang terpisah guna meningkatkan kenyamanan jemaah.

Dengan kapasitas sekitar 600 orang, Masjid Al Ikhlas ditargetkan rampung pada akhir 2025.

Baca Juga: Nonton Film Solo Leveling Season 2 Sub Indo Gratis Bukan di LK21 dan IndoXXI, Ini 5 Situs Streaming Anime yang Aman!

Lebih lanjut, Nono menegaskan, pembangunan masjid ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Muslim yang tinggal dan beraktivitas di kawasan yang terus berkembang pesat.

“Seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan aktivitas di kawasan ini, keberadaan masjid dinilai masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan ibadah masyarakat. Oleh karena itu, kami merasa perlu membangun masjid yang lebih besar agar dapat menampung lebih banyak jemaah,” ujarnya.

Dengan dimulainya pembangunan Masjid Al Ikhlas, Agung Sedayu Group menegaskan komitmennya untuk menciptakan kawasan yang tidak hanya modern dan maju secara infrastruktur, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman, toleransi, dan spiritualitas demi kehidupan yang lebih harmonis.

Sebagai bagian dari komitmen sosialnya, pada kesempatan yang sama Agung Sedayu Group juga membagikan 1.000 paket sembako kepada anak yatim, petugas kebersihan, dan pekerja di sekitar kawasan tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.