Mengenal Kota 'Mawar' Taif di Mekkah yang Menjadi Inspirasi Garden of Na’eem varian Taifi Rose

AKURAT.CO Memasuki Hari Raya Idul Adha, kota Mekkah di Arab Saudi sudah mulai dipenuhi oleh rombongan jemaah haji dari berbagai penjuru dunia yang datang untuk menunaikan ibadah haji sebagai kewajiban rukun Islam yang kelima.
Biasanya, usai melaksanakan rangkaian wajib ibadah haji, banyak dari para jemaah yang meluangkan waktu untuk melakukan perjalanan wisata ke daerah-daerah di sekitar kota suci Mekkah untuk sekadar berlibur.
Salah satu kota yang menjadi destinasi favorit para jemaah haji untuk berwisata adalah kota Taif.
Kota Taif berlokasi di Tenggara kota Mekkah dan masih merupakan bagian dari Provinsi Mekkah.
Efisiensi waktu tempuh darat yang hanya 1,5 jam dari kota Mekkah menjadi salah satu alasan mengapa Taif masuk ke dalam destinasi favorit.
Untuk mengenal lebih lanjut mengenai kota Taif, berikut fakta-fakta menariknya:
1. Memiliki iklim yang sejuk
Kota Taif terletak di daerah dataran tinggi lereng penggunungan Hejaz yang memiliki ketinggian 1.879 meter atau 6.165 kaki di atas permukaan laut.
Ini membuat iklim di Taif jauh lebih sejuk dibanding daerah sekitarnya yang mayoritas terdiri dari padang pasir.
Suhu rata-rata di Taif dalam setahun bisa mencapai 7 derajat Celsius di musim dingin dan 38 derajat Celsius di musim panas.
Jika dibandingkan dengan kota wisata lainnya seperti Jeddah, yang mencapai suhu 21 derajat Celsius di musim dingin dan 41 derajat Celsius di musim panas, Taif masih tergolong sebagai daerah yang lebih sejuk sehingga banyak orang lebih senang mengunjungi kota ini.
2. Taif, The City of Roses
Suhu dingin di dataran yang lebih tinggi mendukung pertumbuhan pesat bunga mawar di kota Taif sehingga Taif dijuluki sebagai ‘The City of Roses’.
Pada bulan April, 800 perkebunan mawar di Taif bersemi, mewarnai, dan mengharumkan Arab Saudi dengan 300 juta bunga mawarnya yang bermekaran.
Jenis mawar yang tumbuh di Taif adalah mawar Damask, memiliki 30 kelopak lembut dengan aroma yang lebih harum dan kuat dibandingkan mawar pada umumnya.
Produk-produk mawar Taif ini sering dijadikan oleh-oleh khas oleh para turis yang berkunjung, bahkan menjadi tradisi memberikan minyak mawar kepada pasangan yang baru menikah sebagai simbol ‘menghormati’.
3. Rumah dari air suci pembersih Ka’bah
Di Arab Saudi, air mawar Taif digunakan sebagai bahan dasar pembuatan produk komersial dan secara rutin digunakan untuk ritual pembersihan Ka’bah di komplek Masjidil Haram.
Air mawar ini dipercaya dapat menjaga kebersihan dan keharumannya.
Kini, keistimewaan mawar Taif dapat dinikmati dengan mudah melalui inovasi Garden of Na’eem moisturizing body wash dan body soap, yang diperkaya dengan ekstrak Taifi Rose.
"Garden of Na’eem varian Taifi Rose ini terinspirasi dari kisah Kota Mawar, Taif, di Mekkah yang memiliki wanginya yang harum dan dibudidayakan dengan penuh ketelitian untuk hasil ekstrak mawar yang terbaik," ungkap Danti Nastiti, Brand Manager Garden of Na’eem PT. Bina Karya Prima.
“Ekstrak Taifi Rose ini juga kami padukan dengan Organic Moroccan Argan Oil untuk memberikan efek penggunaan yang mencerahkan dan melembabkan di kulit. Formulasi ini sudah terbukti halal dan aman untuk kulit.” papar Danti.
Selanjutnya, Danti juga menambahkan bahwa Garden of Na’eem moisturizing body wash dan body soap, juga memiliki dua varian sabun lain, yaitu Royal Jasmine dan Midnight Gardenia yang bisa dijadikan sebagai alternatif terbaik untuk menciptakan surga pribadi yang wangi dan indah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








