Akurat

Fakta Menarik Gerhana Matahari Total yang Akan Terjadi Menjelang Lebaran 2024

Rahmat Ghafur | 2 April 2024, 20:37 WIB
Fakta Menarik Gerhana Matahari Total yang Akan Terjadi Menjelang Lebaran 2024

AKURAT.CO Fakta menarik gerhana matahari total sedang dicari oleh sejumlah pengguna internet. Hal ini karena fenomena ini akan terjadi menjelang lebaran 2024, tepatnya pada Senin (8/4/2024).

Fenomena gerhana matahari total dapat dianggap sebagai salah satu peristiwa paling mengagumkan dan jarang terjadi di dunia. Oleh karena itu, membahas fakta menarik mengenai gerhana matahari total sangatlah tepat menjelang kejadian langka ini.

Baca Juga: Perhatikan! 6 Cara Melihat Gerhana Matahari Dengan Aman

Fakta menarik gerhana matahari total tentunya akan menambah wawasan masyarakat terkait fenomena ini.

Selain itu, BMKG juga menjelaskan bahwa fenomena gerhana matahari total akan terjadi bersamaan dengan ledakan-ledakan di matahari karena adanya aktivitas internal di pusat tata surya tersebut.

Lantas, apa saja fakta menarik lain mengenai gerhana matahari total yang akan terjadi menjelang lebaran tersebut? Mengutip dari sejumlah sumber pada Selasa (2/4/2024), berikut ini informasi lengkap terkait fakta menarik gerhana matahari total.

1. Gerhana Matahari Total Akan Terjadi Menjelang Lebaran

Diketahui bahwa fenomena gerhana matahari total akan terjadi menjelang Lebaran tepatnya pada 8 April 2024. Peristiwa langka ini hanya terjadi beberapa kali dalam setahun dan hanya dapat diamati dari lokasi tertentu di bumi.

Peristiwa ini akan terlihat di langit Meksiko, Amerika Serikat (AS), dan Kanada. Dengan begitu, masyarakat Indonesia tidak bisa menyaksikan fenomena ini menjelang lebaran 2024.

2. Durasi Gerhana Matahari Total yang Singkat

Walaupun fenomena ini hanya berlangsung selama beberapa jam saja, namun fase totalitasnya di mana Matahari menutupi Bulan, hanya berlangsung selama beberapa menit.

Meskipun demikian, pengalaman menyaksikan gerhana matahari total ini sangatlah mengagumkan dan sulit untuk dilupakan.

3. Penyebab Gerhana Matahari Total

Kepala Penelitian dan Analisis Heliofisika NASA, Patrick Koehn, menjelaskan bahwa Gerhana Matahari Total terjadi ketika Bulan berada pada posisi dan jarak yang tepat untuk sepenuhnya menutupi Matahari.

Selama periode tersebut, kondisi siang hari akan mirip dengan fajar, dengan tingkat cahaya yang redup seperti malam.

4. Terjadi Efek Cahaya Unik

Ketika fase totalitas gerhana matahari terjadi, suasana sekitar tampak seperti senja yang tiba-tiba turun, dan bintang-bintang mulai muncul di langit siang hari. Kejadian ini menciptakan suasana yang sangat mengagumkan dan menakjubkan.

5. Gerhana Matahari Total Pernah Terjadi di Indonesia

Indonesia memiliki keberuntungan karena pernah menjadi tuan rumah gerhana matahari total.

Gerhana matahari total terakhir terjadi pada tanggal 9 Maret 2016, dan sebelumnya pada tanggal 11 Agustus 1999.

Lokasi terbaik untuk mengamati gerhana matahari total di Indonesia bervariasi tergantung pada lintasan jalur gerhana yang melintasi wilayah negara ini.

Sebagai informasi, bagi masyarakat Indonesia dan wilayah lain di seluruh dunia yang tidak dapat mengamati Gerhana Matahari Total secara langsung, mereka dapat menonton siarannya secara daring melalui saluran YouTube resmi NASA Spanyol.

Baca Juga: Salat Gerhana Matahari di Masjid Istiqlal Diikuti Tiga Ribu Jamaah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D