Kagama UGM Kolaborasi dengan Danone Indonesia Kelola Lingkungan Berkelanjutan

AKURAT.CO Danone Indonesia bersama Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) menandatangani nota kesepahaman antara kedua lembaga sebagai upaya mendorong pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan dan peningkatan kesehatan masyarakat.
Sejalan dengan strategi keberlanjutan Danone yakni Danone Impact Journey, sinergi antar pemangku kepentingan ini merupakan wujud kontribusi positif dari Danone dan KAGAMA untuk mendukung masyarakat yang lebih sehat dan lingkungan yang lestari.
“Isu pengelolaan lingkungan berkelanjutan dan peningkatan kesehatan masyarakat merupakan isu prioritas yang perlu untuk terus didorong, dan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun kita semua. Sebagai perusahaan yang telah hadir dalam beberapa dekade dan beroperasi 100% di Indonesia,,” ujar Vera Galuh Sugijanto, VP General Secretary Danone Indonesia.
“Kagama sangat senang telah berkolaborasi dengan Danone Indonesia. Sangat penting bagi kita untuk melanjutkan kerjasama ini dengan baik. Penandatanganan Nota Kesepahaman untuk kolaborasi antara Kagama dan Danone Indonesia menandai langkah awalnya. Dengan keberadaan Kagama di 34 provinsi, kami berharap sinergi ini dapat memperluas cakupan edukasi pencegahan stunting serta mendorong akses air bersih dan penerapan ekonomi sirkular di masyarakat,” timpal Aagn Ari Dwipayana, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Kagama.
Untuk mengatasi masalah sampah plastik di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya, Danone Indonesia melalui AQUA melakukan berbagai inisiatif terkait pengelolaan sampah plastik, salah satunya gerakan #BijakBerplastik yang berfokus pada aspek pengumpulan, edukasi dan inovasi dan telah berhasil turunkan jumlah sampah di TPA hingga 14% dan tingkatkan sampah didaur ulang hingga 17%.
Baca Juga: Ganjar Dorong Kagama Kuatkan Sinergi Bangun Indonesia
Data dari Kementerian Kesehatan RI juga menunjukkan bahwa 28 juta masyarakat Indonesia masih belum mempunyai akses air bersih dan fasilitas sanitasi yang memadai.
Untuk mengatasi masalah ini, Danone Indonesia telah melakukan berbagai inisiatif untuk melestarikan sumber daya air dan mendukung kesehatan masyarakat Indonesia melalui kebijakan pengelolaan sumber daya air (Danone Water Policy) yang berfokus pada tiga pilar utama, yakni pelestarian sumber daya air dan lingkungan, mendorong sirkularitas air dalam sistem produksi, serta meningkatkan aksesibilitas masyarakat atas air bersih dan sanitasi.
Dalam aspek gizi, menurut hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 yang dilakukan Kementerian Kesehatan RI, prevalensi stunting telah menurun dari 24,4% pada tahun 2021 menjadi 21,6% pada tahun 2022. Meski mengalami penurunan, pemerintah masih menargetkan penurunan lebih lanjut menjadi 14% pada tahun 2024.
Danone Indonesia berkontribusi secara aktif dengan meluncurkan payung kampanye Bersama Cegah Stunting yang berfokus pada aspek pola makan, pola asuh dan sanitasi yang saat ini telah menjangkau lebih dari 4,5 juta masyarakat Indonesia.
Beberapa program didalamnya meliputi program Aksi Cegah Stunting, Sehat Bersama Isi Piringku, dan Generasi Sehat Indonesia (GESID) yang dijalankan berbasis kolaborasi pentahelix.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





