Akurat

5 Desember Diperingati sebagai Hari Tanah Sedunia: Tema, Sejarah dan Bagaimana Cara Merayakannya

Sulthony Hasanuddin | 5 Desember 2023, 15:28 WIB
5 Desember Diperingati sebagai Hari Tanah Sedunia: Tema, Sejarah dan Bagaimana Cara Merayakannya



AKURAT.CO Hari Tanah Sedunia diperingati pada hari ini, Selasa (5/12/2023). Diketahui, perayaan Hari Tanah Sedunia pertama kali direkomendasikan oleh International Union of Soil Scinnces (IUSS) pada 2002 lalu.

Setiap tahunnya, Hari Tanah Sedunia memiliki tema khusus yang berfokus pada aspek tertentu dari kesehatan dan konservsi tanah. Dengan tema-tema yang dipilih dapat mengatasi tantangan saat ini dan mendorong praktik berkelanjutan.

Oragnisasi dan lembaga juga banyak mengadakan kegiatan pada Hari Tanah Sedunia untuk memastikan perayaan tersebut tetap relevan dan mendidik, mendorong individu dan komunitas untuk mengambil tindakan nyata.

Hari Tanah Sedunia dan kampanyenya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya dan hubungan antara tanah dan air dalam mencapai sistem pertanian pangan yang berkelanjutan dan tangguh.

Baca Juga: Dana Pertahanan Perang Hampir Habis, Amerika Serikat Peringatkan Ukraina dan Rusia

Sejarah Hari Tanah Sedunia

Dikutip dari lama United Nations (UN), Hari Tanah Sedunia atau World Soil Day/WSD diselenggarakan setiap tahun pada tanggal 5 Desember.

Peringatan tersebut dilakukan sebagai sarana untuk memusatkan perhatian pada pentingnya tanah yang sehat dan mengadvokasi pengelolaan sumber daya tanah yang berkelanjutan.

Seperti diketahui, hari internasional untuk merayakan tanah direkomendasikan oleh International Union of Soil Sciences (IUSS) pada tahun 2002.

Di bawah kepemimpinan Kerajaan Thailand dan dalam kerangka kerja Kemitraan Tanah Global, FAO telah mendukung pendirian resmi WSD sebagai platform peningkatan kesadaran global.

Konferensi FAO dengan suara bulat mendukung Hari Tanah Sedunia pada bulan Juni 2013 dan meminta pengadopsian resminya pada Sidang Umum PBB ke-68.

Hingga bulan Desember 2013, Majelis Umum PBB menanggapinya dengan menetapkan tanggal 5 Desember 2014 sebagai Hari Tanah Sedunia yang pertama.

Tema Hari Tanah Sedunia 2023

Dilihat dari laman PBB dan FAO, Tema Hari Tanah Sedunia 2023 adalah Soil and Water: a source of life yang memiliki arti "Tanah dan air: sumber kehidupan".

Melalui tema tersebut, PBB dan FAO ingin menyampaikan pesan seperti berikut ini:

Kelangsungan hidup planet kita bergantung pada hubungan berharga antara tanah dan air. Lebih dari 95 persen makanan kita berasal dari dua sumber daya dasar ini. Air tanah, yang sangat penting untuk penyerapan nutrisi oleh tanaman, mengikat ekosistem kita bersama. Hubungan simbiosis ini merupakan fondasi dari sistem pertanian kita.

Namun, dalam menghadapi perubahan iklim dan aktivitas manusia, tanah kita mengalami degradasi, memberikan tekanan yang berlebihan pada sumber daya air kita. Erosi mengganggu keseimbangan alam, mengurangi resapan air dan ketersediaan air untuk semua bentuk kehidupan.

Baca Juga: Israel Minta Warga Palestina untuk Mengungsi, Namun Apakah Ada Tempat yang Aman di Gaza?

Praktik-praktik pengelolaan tanah yang berkelanjutan, seperti pengolahan tanah minimum, rotasi tanaman, penambahan bahan organik, dan penanaman tanaman penutup, meningkatkan kesehatan tanah, mengurangi erosi dan polusi, serta meningkatkan infiltrasi dan penyimpanan air. Praktik-praktik ini juga melestarikan keanekaragaman hayati tanah, meningkatkan kesuburan, dan berkontribusi pada penyerapan karbon, yang memainkan peran penting dalam memerangi perubahan iklim.

Hari Tanah Sedunia 2023 (World Soil Day 2023/WSD) dan kampanyenya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya dan hubungan antara tanah dan air dalam mencapai sistem pertanian pangan yang berkelanjutan dan tangguh. WSD adalah platform global yang unik yang tidak hanya merayakan tanah, tetapi juga memberdayakan dan melibatkan masyarakat di seluruh dunia untuk meningkatkan kesehatan tanah.

Bagaimana Cara Merayakan Hari Tanah Sedunia?

1. Bidang Pendidikan

Menyelenggarakan lokakarya, seminar, dan webinar untuk mendidik masyarakat tentang pentingnya konservasi tanah.

Undang para ahli untuk berbagi wawasan tentang praktik pertanian berkelanjutan dan teknik pengelolaan tanah.

2. Acara Penanaman

Mendorong penanaman pohon dan vegetasi ramah tanah di masyarakat lokal.

Hal tersebut tidak hanya berkontribusi terhadap kesehatan tanah tetapi juga meningkatkan kesejahteraan lingkungan secara keseluruhan.

3. Kebun Komunitas

Membangun atau mendukung kebun komunitas di mana warga dapat berpartisipasi aktif dalam menanam pangan mereka sendiri dengan menggunakan praktik berkelanjutan dan ramah tanah.

4. Kampanye Media Sosial

Manfaatkan kekuatan media sosial untuk menyebarkan kesadaran tentang Hari Tanah Sedunia. Bagikan postingan informatif, infografis, dan kisah sukses terkait upaya konservasi tanah.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.