Fakta Menarik Hayao Miyazaki, Animator Jepang Dan Pendiri Studio Ghibli

AKURAT.CO Hayao Miyazaki adalah anak kedua dari empat bersaudara, ia merupakan salah satu sosok yang berpengaruh dalam perkembangan industri anime Jepang.
Hayao Miyazaki merupakan animator yang telah menciptakan banyak film anime berkualitas dengan popularitas yang menyebar banyak ke penjuru dunia.
Film anime hasil karya ciptaan Hayao Miyazaki memiliki khas yang memikat. Penonton akan terasa seperti diajak berpetualang dan berimajinasi bersama dalam dunia fantasi ciptaannya.
Dan tak hanya itu, dalam film anime buatannya banyak pula pesan moral yang ditampilkan secara tersirat, kisah yang ditampilkan pun memiliki beragam rasa tersendiri pada setiap masing-masing karyanya.
Fakta menariknya, Hayao Miyazaki sering kali mengumumkan akan pensiun dan menikmati hari tua dengan damai.
Pada tahun 2013 lalu saat perilisan film anime The Wind Rises yang disutradarai olehnya, Hayao Miyazaki mengungkapkan bahwa ia akan pensiun dan film itu akan menjadi karya terakhirnya.
Baca Juga: Animator Tanah Air Harus Produktif dan Ikut Serta dalam Asian Animation Summit 2020
Namun pada tahun 2023 Hayao Miyazaki memutuskan kembali hadir dengan karya terbarunya The Boy and the Heron atau How Do You Live.
Setelah itu sempat tersebar isu bahwa film tersebut akan benar-benar menjadi karya terakhirnya, meski tampaknya karier Hayao Miyazaki masih jauh dari kata pensiun.
Fakta menarik lainnya, Hayao Miyazaki mengaku tak pernah menulis naskah skenario terlebih dahulu pada setiap pengerjaan film animenya. Ia akan langsung menggambarkan ide yang muncul di kepalanya.
Jadi selama proses produksi berlangsung tak ada satupun yang mengetahui akhir jalan dari cerita yang sedang dibuat.
Selanjutnya, dalam ajang Academy Awards 2003, salah satu film anime Hayao Miyazaki Spirited Away berhasil meraih penghargaan.
Namun Hayao Miyazaki menolak hadir acara penghargaan tersebut. Penolakan itu merupakan salah satu bentuk protesnya atas tragedi malah yang tengah menimpa Irak kala itu.
Baca Juga: Gandeng Animator 'Si Nopal', Facebook-Instagram Luncurkan Kampanye Nyaman di Sosmed
Dan terakhir di Studio Ghibli Terdapat kebijakan ketat yang menetapkan aturan anticut untuk film-film anime produksinya. Hal itu disebabkan Hayao Miyazaki tidak suka jika karya filmnya di-cut.
Sikap tegas ini dibuktikan saat Hayao beserta produsernya mengirimkan tanda peringatan kepada Miramax di Amerika Utara, sebab saat film Princess Mononoke didistribusikan oleh Miramax, film yang berdurasi 133 menit itu dipotong menjadi 90 menit saja.
Dan setelah mendapat peringatan, film Princess Mononoke pun ditayangkan secara keseluruhan. (Almira Ramadhani)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla








