AKURAT.CO Lumba-lumba merupakan salah satu mamalia laut yang memiliki kepintaran yang lahir secara alami dan melengkapi tubuhnya dengan sangat kompleks untuk menghindari pemangsa.
Namun hal tersebut tidak dapat menghindari lumba-lumba dari pemburuannya yang dilakukan oleh manusia atau hal lain yang menyebabkan kematian. Khusunya untuk spesies Vaquita, lumba-lumba dengan spesies Vaquita kini tengah di ambang kepunahan.
Baca Juga: 8 Fakta Mengerikan Lumba-lumba, Sering Disangka Lucu Ternyata Monster Laut
Tentang Lumba-Lumba Vaquita
Lumba-lumba spesies Vaquita memiliki bentuk layaknya lumba-lumba pada umumnya. Mereka paling sering ditemukan di perairan dangkal seperti teluk atau lainnya.
Pembeda spesies ini dengan lumba-lumba lainnya adalah lingkaran hitam disekitar mata, corak hitam yang terdapat disekitar bibir, serta garis yang terlihat dari sirip dorsal ke mulut mereka.
Selain itu, Vaquita memiliki warna abu-abu tua di punggung bagian atas serta abu-abu pucat di sisi lainnya. Vaquita yang baru lahir akan memiliki warna lebih gelap dengan warna abu-abu yang dominan hampir sekujur tubuhnya.
Spesies Vaquita pertama kali ditemukan oleh manusia pada 1958, namun setengah abad kemudia lumba-lumba spesies ini sudah berada di ambang kepunahan. Word Wild Life meluncurkan data jumlah lumba-lumba spesies Vaquita pada 2022 hanya tersisa 10 ekor di dunia.
Baca Juga: Pembalap Sakit Punggung, FIA Bakal Terapkan Aturan Anti Pantulan Lumba-Lumba
Apa Penyebab Vaquita di Ambang Kepunahan
Beberapa catatan mengatakan Vaquita ditemukan oleh manusia pada 1958, namun setelah sekitar setengah abad Vaquita sudah berada di ambang kepunahan. Penjelasan tersebut secara tidak langsung menjelaskan pertemuan Vaquita dengan manusia menjadi salah satu faktor penyebab Vaquita saat ini berada di ambang kepunahan.
Selain itu, Word Wild Life juga menyebutkan setelah pertemuan Vaquita dan manusia untuk pertama kalinya, Vaquita sering ditangkap dan ditenggelamkan dengan jaring insang yang digunakan oleh para penangkap ikan illegal di kawasan lindung laut, teluk California, Meksiko.
Sejak saat itu, populasi lumba-lumba spesies Vaquita mengalami penurunan terus-menerus hingga saat ini berada di status ambang kepunahan.
Pada dasarnya, pemburuan lumba-lumba spesies Vaquita sudah dilarang, namun imbalan atas penangkapannya yang besar membuat para penangkap ikan ilegal melanggar peraturan perlindungan lumba-lumba spesies Vaquita.[] (Sastra Yudha Muhidin)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 6Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 7Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja
- 10Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Dua Tahun Pemerintahan, Ingatkan Pentingnya Kekompakan dan Kerja Nyata





