Pembalap Sakit Punggung, FIA Bakal Terapkan Aturan Anti "Pantulan Lumba-Lumba"

AKURAT.CO, Federasi Otomobil Internasional (FIA) akan “memaksakan” perubahan aturan untuk mencegah pantulan mobil di lintasan yang dikenal dengan istilah porpoising (pantulan lumba-lumba). Aturan ini merespons keluhan para pembalap yang mengaku mengalami masalah pada tubuh mereka akibat pantulan tersebut.
Pengakuan para pembalap itu muncul selepas Grand Prix Azerbaijan 2022 di Sirkuit Baku City, Baku, Azerbaijan, akhir pekan lalu. Para pembalap mengaku bahwa pantulan yang menyebabkan nyeri di leher dan punggung tersebut bisa mengakibatkan masalah kesehatan jangka panjang.
“FIA memutuskan untuk melakukan intervensi menyusul konsultasi dengan para dokter untuk kepentingan keselamatan para pembalap,” kata FIA sebagaimana dipetik dari The Guardian.
“Di cabang olahraga di mana para kompetitor secara rutin membalap pada kecepatan dengan ekses 300 kilometer per jam, (FIA) mempertimbangkan bahwa konsentrasi seluruh pembalap untuk fokus dalam tugas tersebut dan kelelahan yang meluas atau pengalaman nyeri memiliki konsekuensi signifikan yang bisa menghasilkan kurangnya konsentrasi.”
Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, adalah salah satu yang bicara secara terbuka tentang efek pantulan di Azerbaijan. Juara dunia Formula One (F1) tujuh kali itu sempat mengatakan bahwa “punggungku bisa membunuh” kepada timnya melalui radio ketika balapan.
“Sebagai tambahannya, FIA mengkhawatirkan hubungan dengan dampak fisik secara langsung pada kesehatan para pembalap, beberapa dari mereka yang melaporkan nyeri punggung setelah beberapa perhelatan,” kata FIA.
Pun demikian, usulan ini tidak diterima begitu saja oleh seluruh tim. Pasalnya, tim yang tak mengalami masalah tersebut seperti Red Bull, menganggap bahwa FIA tak perlu melakukan perubahan aturan.
Saat ini, FIA sudah menetapkan desain mobil yang berlaku sampai 2025. Organisasi tersebut dikabarkan bakal melakukan pertemuan dengan sejumlah tim untuk membahas masalah tersebut demi mengantisipasi keluhan para pembalap untuk jangka panjang.
Yang terdekat, para pembalap bersiap turun ke Grand Prix Kanada 2022 di Sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal. akhir pekan ini. Para teknisi bakal berusaha untuk mengurangi “efek lumba-lumba” untuk balapan seri kesembilan di F1 2022 tersebut.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





