7 Cara Menjaga Hubungan Pertemanan Di Usia Dewasa, Dijamin Awet Sampai Tua

AKURAT.CO, Semakin bertambahnya usia, kita mungkin akan merasa semakin banyak kehilangan. Dari kehilangan waktu, hingga kebersamaan dengan teman-teman yang dulu selalu ada saat susah maupun senang.
Banyak orang yang berteman dengan baik ketika muda, lalu menghilang ketika dewasa. Bukan karena lupa, melainkan sibuk mengurusi kehidupan masing-masing. Mengadu nasib untuk dirinya sendiri.
Menurut laman Youthfirstinc, pertemanan pada usia dewasa sangat bermanfaat bagi kesehatan, lho.
Memiliki teman akan membantu kamu mengurangi stres dan rasa cemas. Memiliki teman juga akan membantumu untuk menghadapi situasi hidup, baik di saat susah maupun senang. Dan seseorang yang memiliki hubungan pertemanan yang kuat di hari kemudian, akan merasa hidupnya lebih terpenuhi dan lebih memuaskan.
Lantas, bagaimana cara menjaga hubungan pertemanan di usia dewasa? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Baca Juga: Mau Kerja Remote Working? Wajib Kuasai 5 Skill Ini
Cara menjaga hubungan pertemanan di usia dewasa
1. Menyambung komunikasi
Kini, media komunikasi sudah semakin beragam. Hal itu harus kita manfaatkan untuk menyambung silaturahmi dengan teman.
Walaupun sekadar saling mengikuti di media sosial, menyukai postingan, atau sekadar menjadi pemantau status yang paling setia, tak mengapa. Yang penting, masih muncul dan membuat teman tidak saling melupakan. Sesekali tidak mengapa untuk mengirim pesan kepada teman atau sekadar basa-basi dengan status yang diunggahnya.
Meskipun tidak setiap hari memberi kabar karena fokusnya sudah berbeda, tapi sempatkan waktumu untuk sekedar bertanya kabar atau say hi. Jika komunikasi kalian tetap terjaga baik, hubungan pertemanan di usia dewasa pun akan tetap langgeng.
Baca Juga: Ini 3 Circle Pertemanan Yang Harus Kamu Punya
2. Menyempatkan waktu untuk bertemu
Cara kedua menjaga hubungan pertemanan di usia dewasa adalah dengan menyempatkan waktu untuk bertemu. Tidak bisa dielak, semakin bertambahnya umur, prioritasmu pun akan berbeda. Ada yang sibuk dengan pekerjaan, bisnis yang dibangun, keluarga masing-masing, dan sebagainya.
Hal inilah yang kadang membuat hubungan pertemanan jadi renggang. Namun, untuk mengatasi hal tersebut kalian bisa sama-sama menyempatkan waktu untuk bertemu. Sempatkan untuk bertemu 2 bulan sekali atau mengadakan family gathering.
Jika sudah bersama, fokuslah membangun quality time tanpa sibuk dengan gadget masing-masing. Sebab, saat itu adalah waktunya kalian untuk berbagi cerita maupun bernostalgia ke masa-masa saat masih kecil dulu.
3. Menjadi seorang yang murah hati
Selain dua poin di atas cara menjaga pertemanan di usia dewasa haruslah dengan menjadi seseorang yang bisa bersikap murah hati. Murah hati disini maksudnya adalah, jika teman sedang berulang tahun kamu bisa memberinya ucapan selamat, jika teman sedang merayakan wisuda atau melangsungkan kamu bisa datang dan memberi hadiah yang tulus.
Cara ini sebagai bukti kalau kamu orang yang perhatian pada sahabat sendiri. Ya, mungkin apa yang kamu beri adalah sesuatu yang sederhana, tapi percaya deh, hal tersebut lebih dari cukup dan dia merasa beruntung punya sahabat sepertimu.
4. Memberikan bantuan
Hubungan pertemanan bisa dijaga dengan saling membantu satu sama lain. Apalagi mengingat setiap orang bertambah dewasa, maka banyak hal baru yang terjadi. Semuanya tidak mudah untuk dijalani. Bantuan dari orang-orang terdekat sangat diperlukan.
Jadi, kamu harus berusaha untuk menjadi teman yang peduli dan berusaha untuk membantu temanmu ketika sedang membutuhkan bantuan. Percayalah, ketika suatu saat nanti kamu membutuhkan bantuan, akan selalu ada tangan yang mengulurkan tangannya kepadamu.
5. Selalu ada untuk teman
Cara selanjutnya adalah dengan berusaha selalu ada untuknya. Saat sahabat tengah kesusahan, jangan sungkan membantu.
Jika teman sedang ada masalah, berikan support dan jangan malah meninggalkan. Jika dia sedang curhat, berusahalah jadi pendengar yang baik.
Pun jika sedang tidak dapat meluangkan waktu secara langsung, kamu bisa memberi dukungan dari jauh. Ya, memang hal tersebut sangat membutuhkan effort, tapi jangan sampai mengorbankan diri sendiri ya. Jika belum bisa membantu, setidaknya kamu bisa memberi dukungan kepadanya.
6. Saling menjaga privasi
Keterbukaan membuat kita kadang lupa bahwa kita dan sahabat mempunyai privasi yang harus dijaga. Kita enggak boleh membocorkan apapun yang terjadi terkait privasi sahabat kita ke orang lain dan sebaliknya. Jangan sampai karena kalian sudah dekat, hal itu membuat kamu jadi seenaknya membicarakan apapun ke orang lain kehidupan tentang temanmu.
7. Selipkan humor di pertemanan
Cara terakhir adalah dengan menyelipkan humor di lingkungan pertemanan kalian. Biar tidak terkesan kaku dan hidup lebih berwarna, kadang kamu perlu menyelipkan rasa humor dalam pertemanan.
Jika bertemu, jangan lupa saling melempar canda satu sama lain, ceritakan hal-hal konyol dalam hidup, mengirim video lucu yang mengundang tawa, hingga berbalas meme tanpa saling baper. Menyelipkan humor bisa menjadi obat setelah penat dari pekerjaan dan dari masalah hidup.
Ingat, meski menyelipkan humor jangan sampai melebihi batas wajar ya. Bercanda ya bercanda saja, tapi jangan berlebihan hingga bisa menyakiti perasaan. Mengingat kalau sudah begini jatuhnya malah tidak baik dan bisa merusak pertemanan.
Walaupun menjaga hubungan pertemanan di usia dewasa memang lebih terasa menantang dibandingkan dengan usia kanak-kanak, tapi kamu tetap bisa melakukannya kok. Semoga artikel ini bermanfaat ya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









