Akurat

Ups! Ternyata Tester Make-up Penyebab Munculnya Bakteri Pada Kulit Wajah Lho!

Eko Krisyanto | 11 September 2023, 16:00 WIB
Ups! Ternyata Tester Make-up Penyebab Munculnya Bakteri Pada Kulit Wajah Lho!

AKURAT.CO, Make-up menjadi sebuah peralatan kecantikan yang wajib dimiliki oleh hampir semua perempuan, hal ini membuat perempuan mencari berbagai produk kecantikan dengan merek yang berbeda, mulai dari bedak, foundation, lipstik, hingga skincare untuk menjaga kulit wajah agar tetap bersih dan cerah.

Banyak sekali merk make-up yang dijual di toko-tokp, dan untuk mengetahui kecocokan make-up dengan wajah, para perempuan akan melakukan tester make-up untuk melihat meek make-up atau skincare apa yang cocok dengan kulit wajahnya.

Tester make-up merupakan produk pajangan yang bisa dicoba guna mencari kecocokan foundation bedak sampai dengan lipstik yang sesuai dengan warna kulit. Akan ada banyak orang yang melakukan tester dengan bermacam-macam merk yang sama di suatu tokoh, hal inilah yang menyebabkan timbulnya bakteri pada kulit wajah.

Baca Juga: Ini Rekomendasi Produk Make Up Tahan Lama

Bakteri dari Feses Bisa Ada di Make-up?

Melakukan tester make-up di suatu tokoh make-up dapat menimbulkan berbagai kontaminasi. Yang mana make-up tester itu bukan hanya dicoba oleh satu orang saja, akan tetapi juga dicoba oleh dua orang bahkan lebih banyak lagi, seperti dicoba di mata, wajah, tangan, bibir dan lainnya.

Dikutip dari penjelasan dr. Ayman Alatas di akun tiktoknya pada Senin (11/9/2023) terdapat banyak penelitian yang menjelaskan bahwa banyak sekali kontaminasi dari tester make-up, sehingga menyebabkan terjadinya kontaminasi atau perpindahan mikroorganisme dan bakteri.

Bahkan terdapat penelitian yang mengatakan bahwa banyak berbagai macam bakteri, seperti staphylococcus, keloid dan juga bakteri lainnya.

Kenapa bisa ada ekolitannya? Jawabannya sebab bisa saja terjadi karena setelah bab dan tidak mencuci tangan dengan bersih, kemudian memegang make-up dan dipakai ke muka, make-up yang dipakai tadi dicoba juga sama orang lain.

Dari sanalah munculnya bakteri yang dapat menyebabkan risiko terjadinya percobaan make-up yang tidak bersih dan terdapat mikroorganisme, bisa saja terjadi infeksi, iritasi pada mata, bibir, muka dan lainnya.

Hal ini bisa sangat berbahaya bagi wajah, sebab pada saat melakukan tester itu tidak akan diketahui siapa saja yang sudah pernah mencobanya, dan mungkin saja tester make-up tersebut sudah terkontaminasi oleh mikroorganisme atau bakteri.

Kontaminasi Tungau/Parasit pada Wajah

Dari riset yang dilakukan oleh Alesksandra Sedzikowska dkk, dalam jurnal yang berjudul Shared Makeup Cosmetics a Route of Demodex Folliculorum Infection. Kontaminasi yang disebabkan oleh tungau yang sudah ada pada kulit, yang akhirnya bisa menyebar ke kulit orang lain. Sehingga dapat menyebabkan infeksi dan iritasi.

Parasitnya bernama demodex folliculorum merupakan parasit atau tungau yang hidup secara alami dalam kulit, dan berada di rambut juga. Jika jumlahnya terlalu banyak, maka bisa menyebabkan masalah dan ternyata demodex bisa mengakibatkan iritasi pada orang tertentu dan juga mentriger masalah yang sudah ada pada kulit.

Contohnya adalah orang-orang seperti nosasea, orang yang berjerawat parah bisa dicetuskan akibat dari keberadaan demodex. Salah satu akibatnya ialah penggunaan scincare yang telah terkontaminasi .

Oleh sebab itu berhati-hatilah dalam menggunakan tester make-up, usahakan pada saat melakukan tester bedak, foundation ataupun lipstik yang akan dicoba itu dilakukan testernya pada tangan saja.

Kemudian setelah itu jangan lupa untuk mencuci tangan yang menjadi tempat pengaplikasian make-up guna menghindari terjadinya kontaminasi mikroorganisme atau bakteri pada kulit. (Raodatuljanah)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.