5 Tanda Kucing Terkena Dampak Polusi Udara, Bisa Sebabkan Iritasi

AKURAT.CO, Meningkatnya polusi udara tak hanya menyerang kesehatan manusia, tetapi juga bisa menyerang kesehatan hewan seperti kucing. Sering kali, kita sebagai manusia abai terhadap kesehatan kucing peliharaan yang ternyata juga bisa mengalami gangguan kesehatan yang fatal jika dibiarkan terkena dampak negatifnya.
Kucing yang terkena dampak polusi udara memiliki gejala ataupun tanda yang bisa dikenali. Tak perlu khawatir, simak tanda kucing terkena dampak polusi udara berikut ini.
Dikutip dari beberapa sumber pada Rabu (5/9/2023), inilah tanda kucing terkena dampak polusi udara yang perlu kamu waspadai.
Baca Juga: 6 Penyebab Kucing Mati Mendadak
5 Tanda Kucing Terkena Dampak Polusi Udara
1. Sistem Imun Menurun
Salah satu tanda bahwa kucing mengalami efek negatif dari polusi udara adalah keadaan tubuhnya yang kurang aktif. Kondisi ini disebabkan oleh sistem imun yang menurun dan menyebabkan kucing tidak akan seaktif saat dalam keadaan sehat. Selain itu, kurangnya imun juga dapat membuat kucing lebih mudah terkena serangan penyakit lain.
2. Gangguan Pernapasan
Selain dapat membuat imun menurun, polusi udara juga dapat menyebabkan adanya gangguan pernapasan yang menjadi permasalahan kesehatan yang cukup fatal. Ciri kucing yang mengalami gangguan pernapasan dapat dilihat dari hal aneh yang dilakukan kucing seperti bukan kucing sehat pada semestinya. Contoh tanda adanya gangguan pernapasan pada kucing adalah batuk, muntah, mudah tersedak, bernapas secara cepat, juga mulut dalam keadaan selalu terbuka.
3. Sistem Reproduksi Terhambat
Selanjutnya, masalah atau tanda yang ditimbulkan polusi udara terhadap kucing adalah menghambat reproduksi kucing. Kualitas udara yang buruk dapat menyebabkan kemandulan pada kucing dan hewan mamalia lainnya. Kondisi ini disebabkan polutan-polutan berbahaya yang bisa merusak reproduksi tubuh kucing.
4. Stres
Mengenali dampak negatif polusi udara melalui tingkah laku kucing juga dapat ditandai dengan stres. Tingkah laku stres pada kucing sangat bisa dilihat dari kesehariannya. Kucing yang stres dapat menjadi lebih sering menyendiri, terlihat tidak bersemangat, selalu makan berlebihan, bersuara berlebihan, berdesis atau menggeram setiap waktu juga akan menjadi lebih agresif dibandingkan sebelumnya.
5. Alergi atau Iritasi
Terakhir, dampak polusi udara bagi kesehatan kucing adalah dapat menyebabkan kucing mengalami alergi atau iritasi. Debu atau zat kimia yang tergabung dalam udara dapat menimbulkan reaksi alergi dan iritasi. Saat mengalami kondisi ini, menimbulkan gejala ruam kemerahan pada kulit sekitar dagu, telapak kaki dan juga anus.
Kelima dampak polusi udara terhadap kucing tersebut disebabkan karena polutan-polutan jahat yang tidak selayaknya dihirup oleh hewan. Tetapi, terus-menerus masuk ke dalam tubuh sehingga menyebabkan banyaknya sistem jaringan kesehatan yang terganggu.
Untuk meminimalisir hal tersebut, kamu bisa mencegahnya dengan menutup tempat kucing atau jendela agar polusi tidak masuk ke dalam ruangan yang menjadi kediaman kucing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





