Apa Itu Emotional Sponge? Kenali Ciri Dan Cara Mengatasinya

AKURAT.CO Dalam kehidupan sehari-hari kita semua memiliki perasaan dan emosi yang bervariasi. Namun beberapa individu mungkin lebih peka terhadap emosi orang lain, bahkan hingga tingkat yang mengganggu. Fenomena ini dikenal sebagai emotional sponge atau spons emosional.
Berikut ini akan membahas konsep emotional sponge, mengidentifikasi ciri-cirinya dan memberikan strategi untuk mengatasi dampaknya, agar dapat hidup dengan lebih seimbang dan sehat secara emosional.
Apa Itu Emotional Sponge?
Emotional sponge merujuk pada seseorang yang cenderung menyerap dan merasakan emosi orang lain dengan sangat intens. Mereka tidak hanya merasa empati tetapi juga menyerap emosi tersebut ke dalam diri mereka sendiri. Seorang emotional sponge mungkin merasa terhubung secara emosional dengan perasaan orang lain hingga tingkat yang mengganggu, bahkan tanpa disadari.
Ciri-ciri Emotional Sponge
1. Empati yang mendalam
Emotional sponge memiliki tingkat empati yang tinggi. Mereka bisa merasakan dan memahami emosi orang lain dengan sangat baik.
2. Tidak nyaman dengan emosi negatif
Ketika mereka berada di sekitar seseorang yang sedang merasakan emosi negatif seperti sedih atau marah, mereka mungkin merasa tidak nyaman atau cemas.
3. Perubahan mood yang cepat
Spons emosional cenderung mengalami perubahan mood yang cepat dan drastis, sering kali karena emosi yang mereka serap dari orang lain.
4. Merasa lelah secara emosional
Karena mereka menyerap emosi dari lingkungan sekitar, emotional sponge bisa merasa lelah secara emosional bahkan setelah berada di situasi sosial yang singkat.
5. Sulit membedakan emosi sendiri dan orang lain
Mereka mungkin kesulitan membedakan apakah emosi yang mereka rasakan adalah milik mereka sendiri atau berasal dari orang lain.
6. Penekanan emosi pribadi
Kadang-kadang, emotional sponge dapat menekan atau mengabaikan emosi mereka sendiri karena mereka terlalu fokus pada emosi orang lain.
Cara Mengatasi Emotional Sponge
1. Kenali diri sendiri
Langkah pertama adalah mengenali bahwa Anda adalah seorang emotional sponge. Kesadaran akan ciri-ciri ini bisa membantu Anda mengelola emosi dengan lebih baik.
2. Pentingkan self-care
Prioritaskan kesejahteraan Anda sendiri. Jangan ragu untuk memberi diri Anda waktu untuk merasa sendiri dan mengisi ulang energi emosional Anda.
3. Batasi paparan emosi negatif
Cobalah untuk menghindari atau membatasi paparan terhadap situasi atau orang-orang yang menyebabkan emosi negatif.
4. Praktikkan batasan emosional
Pelajari cara untuk menjaga batasan emosional dengan orang lain. Belajar untuk mendengarkan dan mendukung, tetapi juga belajar kapan harus melindungi diri sendiri.
5. Latih teknik relaksasi
Teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam-dalam, dan yoga dapat membantu Anda mengatasi perubahan mood yang cepat dan menjaga ketenangan.
6. Kembangkan keterampilan empati sehat
Pelajari keterampilan empati yang sehat, di mana Anda dapat merasakan dan memahami emosi orang lain tanpa menyerapnya sepenuhnya.
7. Ekspresikan emosi sendiri
Jangan lupakan emosi dan perasaan Anda sendiri. Ekspresikan apa yang Anda rasakan melalui berbicara, menulis atau kegiatan kreatif lainnya.
8. Konsultasi profesional
Jika Anda merasa kesulitan mengatasi dampak dari emotional sponge, pertimbangkan untuk berbicara dengan seorang profesional seperti psikolog atau konselor.
Meskipun memiliki kelebihan seperti kemampuan empati yang mendalam, emotional sponge juga bisa memiliki dampak negatif pada kesejahteraan emosional individu tersebut. Dengan mengenali ciri-ciri emotional sponge dan menerapkan strategi yang tepat, individu dapat mengatasi efek negatifnya dan hidup dengan lebih seimbang secara emosional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





