ASG Ajak Mahasiswa IPB Telusuri Pengelolaan Lanskap Kawasan Pesisir

AKURAT.CO Agung Sedayu Group (ASG) melalui Divisi Landscape Management membuka ruang pembelajaran bagi mahasiswa Program Studi Arsitektur Lanskap Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui kegiatan Jelajah Karir, Selasa (11/11).
Kegiatan ini diawali dengan sesi talk show interaktif di mezanin Agung Sedayu Group Tower Pantai Indah Kapuk dan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan di kawasan PIK2.
Pada sesi diskusi, mahasiswa semester lima berkesempatan mempelajari proyek lanskap yang tengah dikembangkan ASG, termasuk jenis tanaman, teknik pengelolaan, hingga pendekatan arsitektur lanskap yang diterapkan di kawasan pesisir tersebut.
Kesempatan berdialog langsung dengan para profesional membuat proses belajar berlangsung lebih mendalam dan aplikatif.
Menurut Landscape Management Director ASG Ade Yusuf, kegiatan ini menjadi bagian dari kolaborasi berkelanjutan antara ASG dan sejumlah institusi pendidikan, termasuk IPB.
“Kami sudah lama bekerja sama dengan IPB, mulai dari pengetahuan tanah sampai tanaman. Program internship juga terus berjalan dan jumlahnya sudah lebih dari 20 orang,” ujar dia.
Ade menjelaskan, mahasiswa juga diperkenalkan pada teknologi lanskap seperti i-Tree, perangkat lunak yang digunakan ASG untuk menghitung potensi karbon dan oksigen dari ruang terbuka hijau.
“Sampling kami sekitar 1,5 kilometer di area greenbelt. Ini cara kami memahami perkembangan lanskap dan mengadopsi pendekatan ekologis yang relevan di Indonesia,” jelas dia.
Ia menambahkan, PIK2 merupakan kawasan berskala kota yang memerlukan pendekatan lanskap kompleks.
“Tim kami yang hari ini menjelaskan juga terlibat dalam penyusunan masterplan PIK2. Banyak expertise lain dari universitas dan asosiasi profesi yang juga turut meninjau perkembangan kawasan ini,” terang Ade.
Antusiasme mahasiswa terlihat dalam sesi tanya jawab dan peninjauan lapangan. Rizki Rifaldi, salah satu mahasiswa peserta, mengatakan kegiatan tersebut membuat wawasan mereka semakin terbuka.
“Terjun langsung seperti ini membuat bayangan tentang dunia kerja lanskap jadi lebih jelas. Ketika kita hanya tertarik tapi belum melihat, itu seringnya cuma jadi bayangan,” ujar dia.
Sementara itu, mahasiswi bernama Khaira menyampaikan ketertarikannya pada manajemen taman dan ekosistem penyiraman di kawasan tersebut.
“Saya baru pertama kali melihat manajemen taman yang benar-benar terstruktur, mulai dari metode penyiraman sampai pemanfaatan kembali aliran sungai untuk irigasi. Nurserynya juga lengkap dan perbanyakan tanaman dipikirkan matang,” kata dia.
Selain mempelajari manajemen lanskap, peserta juga mengenali berbagai jenis tanaman, termasuk Ixora atau bunga Asoka, yang sering ditemui di ruang publik dan diperbanyak dengan teknik stek.
ASG menyatakan terbuka bagi perguruan tinggi yang ingin belajar langsung tentang pengelolaan lanskap skala kota.
“Kami welcome untuk universitas lain yang ingin berkunjung ke ASG. Semoga ke depan kita bisa membangun bersama untuk Indonesia,” tutur Ade.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 420 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 5Real Madrid vs PSG: Jose Mourinho Senang dengan Wasit yang Pimpin Laga Malam Ini
- 630 Kata-Kata untuk Poster Hari Santri 2026 yang Singkat dan Penuh Makna
- 7Link Download PDF Hari Santri 2026 dari Kemenag, Ada Teks Doa dan Pedoman Upacara
- 850 Contoh Ucapan Hari Santri 2026 Terbaru, Singkat dan Penuh Makna
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot









