Kenapa Kucing Suka Mendengkur di depan Majikannya?

AKURAT.CO Kucing merupakan hewan peliharaan yang menggemaskan dan manja.
Kucing memiliki kebiasaan unik mendengkur atau purring ketika berada di samping majikannya.
Kucing mendengkur melalui getaran otot-otot di laring atau kotak suara yang mengontrol aliran udara saat bernapas.
Ketika kucing menarik dan menghembuskan napas, otot ini bergetar secara ritmis sehingga menghasilkan suara khas dengkuran.
Suara ini biasanya terdengar lembut dan bisa berlangsung lama tergantung kondisi dan suasana hati kucing. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah mengapa kucing bisa mendengkur?
Baca Juga: 5 Alasan Umum Mengapa Kucing Tak Mau Makan dan Cara Mengatasinya
Alasan Kucing Mendengkur
Meskipun mendengkur pada kucing identik dengan tanda kebahagiaan, namun hal tersebut memiliki arti lain. Alasan lainnya sebagai berikut:
1. Tanda Kepuasan dan Rasa Nyaman
Alasan paling lumrah ketika kucing mendengkur adalah karena ia merasa senang, aman dan nyaman. Misal ketika ia dipeluk, dielus, atau berada di tempat hangat. Dengkuran seolah menjadi bahasa tubuh yang menggambarkan bahwa ia senang bersama pemiliknya.
2. Komunkasi dengan Induknya
Dengkuran juga terjadi pada anak kucing yang berumur beberapa hari. Suara tersebut bisa menjadi tanda dan sinyal kepada induknya bahwa mereka sehat, lapar atau puas setelah menyusu. Induk dapat memastikan kondisi anaknya lewat dengkuran.
Baca Juga: Kenali 10 Kucing Hutan Endemik Indonesia Paling Memikat
3. Mengurangi Stres dan Kecemasan
Mendengkur juga dapat muncul ketika kucing berada dalam situasi yang penuh tekanan. Misalnya saat berada di tempat baru, bertemu hewan asing, atau ketika merasa takut. Getaran lembut dari dengkurannya membantu menenangkan diri dan menurunkan tingkat kecemasan.
Dengan kata lain, mendengkur bisa dianggap sebagai mekanisme alami kucing untuk menjaga kestabilan emosinya.
4. Membantu Proses Penyembuhan
Selain berfungsi sebagai ekspresi emosional, mendengkur ternyata juga memiliki manfaat kesehatan. Penelitian menunjukkan bahwa frekuensi getaran dengkuran kucing, sekitar 25-150 Hz, dapat merangsang penyembuhan tulang dan jaringan serta mengurangi rasa sakit.
Itulah sebabnya, meskipun sedang sakit atau terluka, kucing tetap bisa mendengkur. Getaran ini bekerja layaknya terapi alami yang membantu mempercepat pemulihan tubuh.
5. Permintaan Perhatian
Mendengkur juga bisa menjadi "bahasa" kucing untuk berkomunikasi dengan pemiliknya. Tidak jarang mereka mendekat sambil mendengkur untuk meminta sesuatu, seperti makanan, kasih sayang atau sekadar ditemani.
Dalam kondisi ini, dengkuran bukan hanya tanda kenyamanan tetapi juga cara kucing menyampaikan kebutuhan atau keinginannya dengan lembut.
Baca Juga: 5 Kucing Terkecil di Dunia, Nomor 3 Bikin Gemas Banget!
Laporan: Bunga Adinda/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









