7 Aturan Makan Dan Minum Di Italia, Jangan Dilanggar!

AKURAT.CO Italia merupakan negara yang sangat dikenal dengan kulinernya yang unik dan lezat. Bukan hanya rasa, namun aturan makan dan minum di Italia juga menjadi hal serius yang perlu dipahami karena tidak boleh salah.
Salah satu makanan terpopuler di dunia dari Italia yang menjadi kesukaan semua orang adalah pizza. Bentuk makanannya sudah unik karena ciri khasnya yang bulat, kemudian dipotong segitiga.
Mengutip berbagai sumber, Jumat (15/9/2023), agar momen liburan ke Italia semakin spesial, maka kamu perlu tahu aturan makan dan minum di Italia yang tepat sehingga tidak salah sikap.
Aturan Makan dan Minum di Italia
1. Minum kopi tiap pagi
Orang Italia umumnya memiliki kebiasaan untuk minum cappuccino setiap pagi hari. Alasannya adalah cappucino dianggap sebagai minuman berat yang tidak pas diminum setelah makan atau saat kenyang.
Oleh sebab itu, mereka memiliki kopi hitam atau espresso untuk minum di pagi hari. Rasa yang kuat tersebut dianggap paling cocok untuk menghilangkan rasa kantuk.
Baca Juga: Kenapa Makanan Di Bandara Lebih Mahal? Ini Sebabnya
2. Hanya minum air atau wine pada saat makan
Berbeda dengan kebiasaan kita yang tiap malam di restoran akan memesan aneka minuman segar. Namun di Italia, hal tersebut ternyata pantang untuk dilakukan.
Mereka membiasakan diri untuk memesan air atau wine saja sebagai minuman pendamping saat makan. Sementara jenis minuman lain dianggap merusak cita rasa makanan, sehingga biasa diminum sebelum atau sesudah makan saja.
Baca Juga: Makanan Pedas Dapat Menyebabkan Kematian, Fakta Atau Mitos?
3. Jangan menaburkan keju di hidangan utama
Sejumlah makanan utama sangat dilarang untuk ditaburi keju di atasnya. Misalnya steak sapi, ayam, atau seafood karena bisa memengaruhi rasa asli dari makanan.
Biasanya keju hanya boleh digunakan sebagai taburan di atas makanan pasta dan risotto yang tidak mengandung seafood di dalamnya.
Baca Juga: Bahaya Mengonsumsi Makanan Pedas Yang Berlebihan, Nyawa Taruhannya
4. Salad merupakan makanan penutup
Salad sering dijadikan sebagai hidangan pembuka karena porsinya yang tidak terlalu banyak. Namun, di Italia ternyata salad hijau atau yang berisikan sayuran dimakan paling akhir setelah hidangan utama.
Salad tersebut dijadikan sebagai hidangan membersihkan mulut dan membantu proses pencernaan.
5. Jangan makan telur saat sarapan
Orang Italia biasanya jarang sekali memakan nasi, melainkan minum kopi di pagi hari. Termasuk jenis sereal, roti, atau telur yang sering dijadikan menu sarapan.
Apalagi untuk hidangan telur sangat pantang dimakan sebagai menu sarapan, karena biasanya telur dimakan pada malam hari.
Baca Juga: 8 Makanan Yang Tidak Boleh Dipanaskan Kembali, Dapat Membahayakan Tubuh
6. Dilarang membungkus makanan dari restoran
Aturan makan dan minum di Italia berikutnya yaitu tidak boleh membungkus makanan yang tidak habis saat makan di restoran. Sebenarnya, saat makan dan masih ada sisa memang hal yang merugikan dan sayang untuk dibuang.
Namun di Italia, sudah menerapkan bahwa makanan yang dipesan harus habis dan tidak ada yang tersisa.
7. Jangan memberikan uang tip secara berlebihan
Seseorang yang bekerja di Italia sebagai pelayan atau kasir di restoran memang cukup menjanjikan dan begitu dihargai. Berbeda dengan Indonesia, memberikan tip kepada pelayan di Italia bukanlah sebuah kebiasaan yang wajar.
Biasanya pelanggan yang memberikan tip hanya dalam jumlah kecil dan tidak terlalu besar. Jika seseorang yang memberi tip besar akan dilihat aneh dan tak wajar.
Itulah sejumlah informasi mengenai aturan makan dan minum di Italia yang harus diperhatikan agar mudah berbaur. Meskipun menjadi wisatawan, namun aturan di tiap negara harus dipatuhi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









