Alumni Vokasi UI Apresiasi Capaian Menteri Pariwisata Semester I 2026

AKURAT.CO Alumni Vokasi Universitas Indonesia (UI) mengapresiasi kinerja Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, atas pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus) pada semester I 2026.
Alumni Vokasi UI, Rury, menilai, peningkatan aktivitas pariwisata menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisman pada semester I 2026 mencapai 7,45 juta, naik dibandingkan 7,05 juta kunjungan pada periode yang sama 2025.
Menurut Rury, peningkatan kunjungan wisman menunjukkan kepercayaan wisatawan asing terhadap destinasi pariwisata Indonesia.
Sementara pertumbuhan perjalanan wisnus mencerminkan masih kuatnya aktivitas ekonomi domestik di tengah tekanan ekonomi global.
“Kita harus memberikan apresiasi terhadap Ibu Menteri Pariwisata atas capaiannya. Naiknya wisman menandakan kepercayaan dunia terhadap objek wisata Indonesia yang nyaman dan aman. Sementara naiknya wisnus menandakan ekonomi Indonesia masih bisa bertahan di tengah-tengah gempuran ekonomi global,” kata Rury, Senin (10/8/2026).
Rury yang juga Founder Food Shelter Indonesia mengatakan belanja wisatawan memberikan dampak langsung terhadap perekonomian di daerah tujuan wisata.
Baca Juga: Kemenpar: Tren Positif Pariwisata Semester I 2026 Jadi Modal Kuat Ekonomi Nasional
Ia menyebut rata-rata pengeluaran wisman mencapai sekitar 1.313 dolar AS selama melakukan perjalanan wisata di Indonesia.
Menurut dia, perputaran uang dari aktivitas pariwisata dapat dirasakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penyedia transportasi, usaha kuliner, hingga pemilik penginapan.
“Dari uang yang dibelanjakan oleh wisman maupun wisnus langsung bisa dirasakan oleh UMKM, pengusaha rental transportasi, pengusaha kuliner dan pemilik penginapan,” ujarnya.
Selain mendorong aktivitas ekonomi, Rury menilai sektor pariwisata memiliki potensi besar dalam menyerap tenaga kerja apabila dikelola secara optimal.
Penyerapan tenaga kerja tersebut mencakup sektor formal, seperti perhotelan, maupun sektor informal, termasuk UMKM yang bergerak di bidang kuliner dan kerajinan tangan.
Ia menilai perkembangan sektor pariwisata perlu terus didorong agar memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








