Akurat

Cara Cek Visa Online dan Panduan Lengkap Dokumen Perjalanan ke Luar Negeri untuk WNI

Naufal Lanten | 21 Desember 2025, 14:19 WIB
Cara Cek Visa Online dan Panduan Lengkap Dokumen Perjalanan ke Luar Negeri untuk WNI

AKURAT.CO Merencanakan liburan ke luar negeri memang menyenangkan. Mulai dari menyusun itinerary, mencari tiket murah, hingga membayangkan pengalaman baru di negara tujuan. Namun di balik semua itu, ada satu hal krusial yang sering dianggap sepele: memastikan status visa dan kelengkapan dokumen perjalanan. Padahal, tanpa visa atau dokumen yang sesuai aturan, rencana liburan bisa gagal bahkan sebelum pesawat lepas landas.

Mengutip dari situs resmi Imigrasi, salah satu persiapan yang tidak boleh dilupakan adalah memastikan status visa negara tujuan. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kebijakan visa terbaru sebelum memutuskan berlibur ke suatu negara.

Artikel ini akan membahas secara lengkap posisi paspor Indonesia di dunia, jenis-jenis visa yang perlu dipahami, hingga cara cek visa online yang praktis dan bisa dilakukan dari mana saja.


Kekuatan Paspor Indonesia di 2025: Bisa Masuk 92 Negara

Berdasarkan data dari Passport Index 2025, paspor Indonesia memiliki Mobility Score 92. Artinya, pemegang paspor Indonesia dapat mengakses 92 negara tanpa perlu visa reguler yang rumit, baik melalui skema bebas visa, visa saat kedatangan, maupun electronic travel authorization (eTA).

Dengan skor tersebut, paspor Indonesia berada di peringkat ke-54 dunia (passport power rank), sejajar dengan Belarusia. Sementara itu, world reach paspor Indonesia tercatat mencapai 46%, menunjukkan hampir setengah negara di dunia bisa dikunjungi WNI dengan kemudahan akses tertentu.

Dari total 92 negara tersebut, kemudahannya terbagi dalam beberapa skema. Sebanyak 42 negara memberikan fasilitas bebas visa bagi WNI. Lalu, 45 negara menerapkan visa saat kedatangan atau visa on arrival (VOA) yang bisa diurus setibanya di bandara. Sisanya, lima negara menggunakan sistem eTA yang wajib diurus secara online sebelum keberangkatan.

Meski begitu, perlu dicatat bahwa masih ada 106 negara yang mewajibkan WNI mengurus visa reguler sebelum berangkat. Inilah alasan mengapa pengecekan visa menjadi langkah penting sebelum membeli tiket atau memesan akomodasi.


Dokumen Perjalanan yang Wajib Dicek Sebelum Berangkat

Sebelum membahas cara cek visa online, ada beberapa dokumen perjalanan utama yang harus dipastikan keabsahannya agar tidak bermasalah di bandara.

Masa Berlaku Paspor Minimal 6 Bulan

Pastikan paspor masih berlaku setidaknya enam bulan dari tanggal rencana kembali ke Indonesia. Aturan ini diterapkan oleh banyak negara dan maskapai penerbangan. Paspor dengan masa berlaku kurang dari enam bulan berisiko membuat Anda ditolak saat check-in di Indonesia atau ditolak masuk oleh otoritas imigrasi negara tujuan.

Memahami Aturan Visa Negara Tujuan

Visa adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah negara tujuan sebagai izin masuk bagi warga negara asing. Setiap negara memiliki kebijakan berbeda, termasuk durasi tinggal, jenis visa, dan proses pengajuannya. Karena aturan ini bisa berubah sewaktu-waktu, selalu rujuk informasi terbaru dari situs resmi imigrasi atau kedutaan negara tujuan.


Jenis-Jenis Visa yang Perlu Diketahui WNI

Agar tidak salah mengurus dokumen, penting memahami beberapa jenis visa yang umum digunakan dalam perjalanan internasional.

Visa kunjungan reguler merupakan visa yang harus diajukan sebelum keberangkatan melalui kedutaan besar atau konsulat negara tujuan. Prosesnya biasanya memakan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu, tergantung kebijakan masing-masing negara.

Visa saat kedatangan atau visa on arrival memungkinkan WNI mengurus visa langsung di bandara atau pintu masuk perbatasan negara tujuan. Biasanya, pemohon perlu membayar biaya tertentu dan menunjukkan dokumen pendukung seperti tiket pulang dan bukti akomodasi.

Selain itu, ada e-Visa, yaitu visa digital yang diajukan secara online dan dikirim melalui email setelah disetujui. Terakhir, eTA atau electronic travel authorization merupakan izin perjalanan elektronik yang sifatnya lebih sederhana dibanding visa penuh, namun tetap wajib dimiliki sebelum keberangkatan ke negara tertentu.


Cara Cek Visa Online dengan Mudah dan Praktis

Di era digital, mengecek status visa tidak lagi merepotkan. Anda tidak perlu datang langsung ke kantor imigrasi atau kedutaan. Ada beberapa cara cek visa online yang bisa dilakukan hanya dengan perangkat HP atau laptop.

Cek Visa Online Melalui Situs Resmi Imigrasi

Salah satu cara paling cepat untuk mengetahui status visa adalah melalui situs resmi Visa Imigrasi. Langkah-langkahnya cukup sederhana.

Pertama, akses laman visa.imigrasi.go.id melalui browser di HP, komputer, atau laptop. Setelah halaman terbuka, masukkan nomor permohonan yang Anda peroleh saat mengajukan visa. Pastikan digit nomor dimasukkan dengan benar. Selanjutnya, klik tombol “Cari” dan tunggu beberapa saat hingga sistem memproses data. Jika nomor permohonan valid, status visa akan langsung ditampilkan di layar.

Mengecek Status Visa Melalui Email

Umumnya, visa online yang disetujui akan disertai email pemberitahuan dari pihak imigrasi atau kedutaan, lengkap dengan lampiran dokumen e-Visa. Namun, tidak menerima email bukan berarti permohonan visa otomatis ditolak.

Untuk memastikan statusnya, Anda bisa login ke akun di situs visa-online.imigrasi.go.id menggunakan username dan kata sandi saat registrasi. Setelah masuk, pilih menu “Buat Permohonan” dan periksa detail pengajuan visa. Di sana akan terlihat apakah visa masih diproses, disetujui, atau ditolak.

Dalam proses pengajuan, pemohon biasanya diminta memilih jenis visa sesuai tujuan perjalanan, mengisi data pribadi, mengunggah dokumen pendukung, lalu melakukan pembayaran secara online. Waktu pemrosesan umumnya berkisar antara dua hingga lima hari kerja, meski pada kondisi tertentu bisa lebih lama. Jika sudah ada keputusan, pemberitahuan resmi akan dikirimkan ke email terdaftar.


Kenapa Cek Visa Lebih Awal Itu Penting?

Mengurus dan mengecek visa sejak jauh hari membantu Anda menghindari risiko gagal berangkat. Visa yang ditolak atau belum selesai diproses bisa berdampak pada pembatalan tiket dan kerugian biaya. Selain itu, dengan memahami jenis visa dan aturan negara tujuan, perjalanan menjadi lebih tenang tanpa kekhawatiran masalah administratif di bandara.


Penutup

Memastikan status visa dan kelengkapan dokumen perjalanan adalah langkah dasar namun sangat penting sebelum bepergian ke luar negeri. Dengan posisi paspor Indonesia yang kini bisa mengakses 92 negara, peluang liburan ke mancanegara semakin terbuka. Namun, kemudahan tersebut tetap harus diimbangi dengan kesiapan administrasi, mulai dari paspor hingga visa.

Kalau kamu tertarik dengan informasi seputar perjalanan internasional, aturan imigrasi, dan tips liburan ke luar negeri, pantau terus update selanjutnya di AKURAT.CO agar tidak ketinggalan info penting sebelum berangkat.

Baca Juga: Panduan Lengkap Cara Mendapatkan Visa Kerja di Australia untuk Warga Indonesia

Baca Juga: Tempat Wisata Gratis di Seoul, Korea Selatan, Wajib Dikunjungi

FAQ

1. Apa itu visa dan mengapa visa penting untuk perjalanan ke luar negeri?

Visa adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah negara tujuan sebagai izin masuk bagi warga negara asing. Tanpa visa yang sesuai, seseorang tidak diperbolehkan memasuki wilayah negara tersebut meskipun telah memiliki paspor yang masih berlaku.

2. Berapa kekuatan paspor Indonesia berdasarkan Passport Index 2025?

Berdasarkan Passport Index 2025, paspor Indonesia memiliki Mobility Score 92. Artinya, pemegang paspor Indonesia dapat mengakses 92 negara melalui skema bebas visa, visa saat kedatangan (VOA), dan electronic travel authorization (eTA).

3. Berapa peringkat paspor Indonesia di dunia saat ini?

Paspor Indonesia berada di peringkat ke-54 dunia secara global (passport power rank) dan memiliki jangkauan dunia (world reach) sebesar 46%.

4. Berapa jumlah negara yang memberikan bebas visa bagi WNI?

Sebanyak 42 negara memberikan fasilitas bebas visa bagi Warga Negara Indonesia (WNI), sehingga tidak perlu mengurus visa sebelum keberangkatan.

5. Apa itu visa on arrival (VOA)?

Visa on arrival adalah jenis visa yang dapat diperoleh setibanya di bandara atau pintu masuk perbatasan negara tujuan. Pemohon biasanya perlu membayar biaya visa dan menunjukkan dokumen pendukung seperti tiket pulang dan bukti akomodasi.

6. Apa perbedaan e-Visa dan eTA?

E-Visa adalah visa digital yang diajukan secara online dan dikirim melalui email setelah disetujui. Sementara eTA merupakan izin perjalanan elektronik yang sifatnya lebih sederhana dan bukan visa penuh, namun tetap wajib dimiliki sebelum keberangkatan ke negara tertentu.

7. Bagaimana cara cek status visa online melalui situs Imigrasi?

Status visa dapat dicek secara online dengan mengakses situs visa.imigrasi.go.id, lalu memasukkan nomor permohonan visa sesuai data saat pengajuan. Jika data valid, status visa akan langsung ditampilkan oleh sistem.

8. Apakah tidak menerima email berarti visa ditolak?

Tidak selalu. Tidak adanya email pemberitahuan belum tentu menandakan visa ditolak. Pemohon disarankan untuk login ke akun di situs visa-online.imigrasi.go.id untuk memastikan status permohonan visa secara langsung.

9. Berapa lama proses pengajuan visa online biasanya?

Proses pengajuan visa online umumnya memakan waktu sekitar dua hingga lima hari kerja. Namun, dalam kondisi tertentu, proses bisa berlangsung lebih lama tergantung kebijakan dan verifikasi dokumen.

10. Mengapa masa berlaku paspor minimal enam bulan sangat penting?

Banyak negara dan maskapai penerbangan mewajibkan paspor memiliki masa berlaku minimal enam bulan dari tanggal rencana kepulangan. Paspor dengan masa berlaku kurang dari enam bulan berisiko menyebabkan penolakan saat check-in atau saat tiba di negara tujuan.

11. Apakah kebijakan visa suatu negara bisa berubah?

Ya, kebijakan visa dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah negara tujuan. Oleh karena itu, WNI disarankan selalu memeriksa informasi terbaru melalui situs resmi imigrasi atau kedutaan besar negara tujuan.

12. Mengapa cek visa lebih awal sangat disarankan sebelum bepergian?

Mengecek visa lebih awal membantu menghindari risiko gagal berangkat akibat visa belum disetujui atau ditolak. Selain itu, langkah ini juga membantu perencanaan perjalanan menjadi lebih matang dan bebas dari kendala administratif.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.