Panduan Lengkap Cara Mendapatkan Visa Kerja di Australia untuk Warga Indonesia

AKURAT.CO Bekerja di Australia kini menjadi impian banyak orang Indonesia, terutama karena negara ini menawarkan gaji tinggi, lingkungan kerja profesional, serta kesempatan untuk mengembangkan karier secara internasional.
Namun, sebelum melangkah lebih jauh, kamu perlu memahami dulu bagaimana cara mendapatkan visa kerja di Australia yang sah dan sesuai aturan.
Lantas, apa saja jenis visa yang bisa diajukan dan bagaimana prosesnya? Yuk, simak panduan lengkapnya di bawah ini!
Baca Juga: 10 Orang Tewas dalam Insiden Penembakan Massal di Pantai Bondi Australia
Pahami Jenis-jenis Visa Kerja di Australia
Australia memiliki beberapa jenis visa kerja yang disesuaikan dengan tujuan dan durasi tinggal seseorang. Berikut di antaranya:
1. Temporary Skill Shortage (TSS) Visa- Subclass 482
Visa 482 adalah jalur utama bagi perusahaan Australia yang membutuhkan tenaga profesional asing untuk mengisi posisi sementara ketika kandidat lokal (warga Australia atau pemegang visa permanen) tidak tersedia.
Intinya, perusahaan Australia mengajukan permintaan sponsor untuk mempekerjakan kamu dalam posisi tertentu.
Ada beberapa hal penting yang harus dilakukan pelamar visa ini:
-
Pelamar harus memiliki pengalaman kerja minimal 1 tahun di bidang terkait,
-
Hasil skill assessment (penilaian keterampilan) jika diperlukan,
-
Kemampuan bahasa Inggris (biasanya lewat IELTS atau TOEFL), dan
-
Sponsor resmi dari pemberi kerja di Australia.
2. Working Holiday Visa (WVH) — Subclass 462
Visa ini cocok bagi warga Indonesia berusia 18–30 tahun yang ingin bekerja sambil liburan di Australia. Beberapa syaratnya antara lain:
-
Minimal lulusan pendidikan tinggi atau telah menyelesaikan 2 tahun kuliah,
-
Memiliki kemampuan bahasa Inggris dasar,
-
Menyiapkan dana minimal sekitar AUD 5.000 untuk biaya hidup awal, dan
-
Pengajuan visa dilakukan dari Indonesia.
Visa ini berlaku selama 12 bulan dan memungkinkan pemegangnya bekerja paruh waktu atau berpindah tempat kerja untuk pengalaman berbeda.
3. Skilled Independent Visa - Subclass 189
Visa ini diperuntukkan bagi pekerja terampil yang tidak memiliki sponsor.
Pelamar harus memiliki profesi yang masuk dalam Skilled Occupation List (SOL) dan melewati sistem penilaian poin (points test) berdasarkan usia, pendidikan, pengalaman kerja, dan kemampuan bahasa Inggris.
Langkah-langkah Mengajukan Visa Kerja di Australia
-
Tentukan jenis visa yang sesuai dengan tujuan kamu (misalnya kerja sementara, kerja tetap, atau kerja sambil liburan).
-
Siapkan dokumen penting, seperti paspor, ijazah, hasil tes bahasa Inggris, dan sertifikat pengalaman kerja.
-
Dapatkan sponsor dari perusahaan Australia (jika jenis visanya mensyaratkan sponsor).
-
Lengkapi formulir dan unggah dokumen di situs resmi ImmiAccount milik Department of Home Affairs Australia.
-
Bayar biaya pengajuan visa, yang berkisar antara AUD 485 hingga AUD 4.640 tergantung jenis visa.
-
Tunggu hasil penilaian, yang biasanya memakan waktu 1–3 bulan, tergantung kategori dan dokumen yang diajukan.
Tips Agar Aplikasi Visa Kerja Disetujui
-
Pastikan semua dokumen diterjemahkan ke bahasa Inggris oleh penerjemah tersumpah.
-
Gunakan email resmi dan nomor kontak aktif untuk proses verifikasi.
-
Jangan pernah memberikan informasi palsu atau dokumen tidak sah, hal ini bisa membuat kamu dilarang masuk Australia selama 3 tahun.
-
Bila merasa bingung, kamu bisa meminta bantuan agen migrasi resmi (registered migration agent) yang terdaftar di Migration Agents Registration Authority (MARA).
Itulah panduan lengkap tentang cara mendapatkan visa kerja di Australia untuk warga Indonesia.
Dengan mempersiapkan dokumen yang benar, memahami jenis visa yang sesuai, serta memenuhi persyaratan bahasa dan pengalaman kerja, peluangmu untuk bekerja di Negeri Kanguru akan semakin besar.
Nadira Maia Arziki (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









