Rekomendasi Oleh-oleh Khas Prancis yang Murah, Bagus, dan Unik

AKURAT.CO Prancis tidak hanya terkenal dengan Menara Eiffel dan suasana romantisnya, tetapi juga dengan ragam oleh-oleh khas yang menarik untuk dibawa pulang. Saat berkunjung ke negeri mode ini, jangan lewatkan kesempatan untuk berburu souvenir khas Prancis yang berkualitas, unik, dan tentunya ramah di kantong.
Baca Juga: Prancis Terbuka: Alwi Farhan Tatap Perempat Final Tantang Kunlavut, Jonatan Terhenti
Berikut beberapa rekomendasi oleh-oleh khas Prancis yang murah, bagus, dan wajib kamu bawa pulang:
1. Miniatur Menara Eiffel
Tidak lengkap rasanya berkunjung ke Paris tanpa membawa pulang miniatur Menara Eiffel. Souvenir klasik ini tersedia dalam berbagai ukuran dan bahan, mulai dari logam hingga kristal, dan bisa ditemukan di hampir setiap toko souvenir di sekitar area wisata dengan harga terjangkau.
2. Macaron
Kue manis berwarna pastel ini jadi salah satu oleh-oleh paling populer dari Prancis. Rasanya yang lembut dan bentuknya yang cantik membuat macaron cocok dijadikan buah tangan untuk teman atau keluarga. Kamu bisa membelinya di toko kue ternama seperti Ladurée atau Pierre Hermé.
3. Cokelat Prancis
Prancis dikenal dengan cokelat berkualitas tinggi yang punya cita rasa khas. Pilihan mereknya pun beragam, dari cokelat artisan hingga cokelat kemasan yang bisa ditemukan di supermarket. Cokelat ini cocok untuk kamu yang mencari oleh-oleh enak tapi tetap elegan.
4. Sablé (Kue Kering Mentega)
Sablé merupakan kue kering khas Prancis yang renyah dan lembut di mulut. Kue ini mudah ditemukan di toko roti lokal dan bisa tahan lama, sehingga praktis dibawa pulang sebagai oleh-oleh.
5. Herbes de Provence
Rempah khas Prancis ini merupakan campuran dari thyme, rosemary, oregano, dan basil yang dikemas menarik. Herbes de Provence cocok dibawa pulang sebagai bumbu masakan untuk menambah cita rasa ala Eropa di rumahmu.
Baca Juga: Prancis Terbuka: Alwi Farhan Tatap Perempat Final Tantang Kunlavut, Jonatan Terhenti
Aksesori dan Pernak-pernik Khas Prancis
6. Baret
Baret menjadi simbol ikonik gaya Prancis. Topi ini mudah ditemukan di toko busana atau pasar lokal dengan berbagai pilihan warna dan bahan. Selain berguna, baret juga bisa menjadi oleh-oleh bergaya klasik yang timeless.
7. Pernak-pernik Paris
Untuk kamu yang ingin oleh-oleh praktis dan murah, magnet kulkas, gantungan kunci, atau kaos bergambar ikon Paris bisa jadi pilihan. Meski sederhana, barang-barang ini selalu berhasil mengingatkan pada suasana romantis Kota Paris.
8. Sabun Marseille
Sabun khas dari kota Marseille ini terkenal karena aromanya yang lembut dan bahan alaminya. Biasanya terbuat dari minyak zaitun dan tersedia dalam berbagai varian wangi. Kamu bisa menemukannya di toko kecantikan lokal atau supermarket dengan harga yang cukup terjangkau.
Pilihan Oleh-Oleh Antimainstream dari Prancis
Selain suvenir klasik di atas, ada juga beberapa oleh-oleh khas Prancis yang unik dan jarang dibawa wisatawan:
-
Produk berbahan lavender seperti lilin aromaterapi, madu lavender, atau gift set dengan aroma khas Provence.
-
Peralatan makan escargot, seperti penjepit dan garpu khusus siput yang bisa jadi buah tangan unik.
-
Nougat Montélimar, camilan manis dengan tekstur lembut dan rasa khas yang menggoda.
-
Kerajinan keramik Moustiers-Sainte-Marie, cocok untuk menambah koleksi alat makan di rumah.
-
Jas hujan kuning Le Petit Bateau, oleh-oleh praktis yang modis dan cocok digunakan di Indonesia.
-
Aneka garam gourmet Prancis, seperti fleur de sel atau garam laut aromatik, yang sulit ditemukan di tempat lain.
Prancis menawarkan berbagai pilihan oleh-oleh yang tidak hanya cantik dan lezat, tetapi juga memiliki nilai budaya tinggi.
Dari miniatur Menara Eiffel hingga produk lavender Provence, setiap barang membawa sedikit keindahan dan pesona khas Prancis ke rumahmu.
Jadi, sebelum pulang, pastikan kamu menyisihkan waktu untuk berburu oleh-oleh khas Prancis yang murah, bagus, dan tentu saja berkesan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









