Fakta Gunung Everest, Puncak Tertinggi Dunia yang Menantang

AKURAT.CO Gunung Everest, yang berada di perbatasan Nepal dan Tibet, merupakan gunung tertinggi di dunia dengan ketinggian puncaknya mencapai sekitar 8.848,86 meter di atas permukaan laut.
Secara geografis, Everest merupakan bagian dari Pegunungan Himalaya yang berada di subrange Mahalangur Himal.
Di Nepal, Everest disebut Sagarmatha yang berarti “Kepala Langit” dalam bahasa Sanskerta. Sedangkan, di Tibet, Everest dikenal sebagai Cholungma atau Qomolangma yang artinya “Ibu Dewi Alam Semesta.”
Nama Everest diambil dari Sir George Everest, seorang surveyor Inggris yang berperan dalam pengukuran Himalaya.
Baca Juga: Virus Corona Berhasil Menembus Gunung Everest, Puncak Tertinggi Kedua di Dunia
Secara resmi, Gunung Everest diakui sebagai puncak tertinggi di dunia pada pertengahan abad ke-19 setelah pengukuran trigonometri yang dilakukan oleh matematikawan India, Radhanath Sikdar. Berikut ini adalah sejumlah fakta unik dan menarik seputar Gunung Everest :
-
Everest termasuk salah satu dari tunjuk puncak tertinggi di tiap-tiap benua yang menjadi tantangan bergengsi para pendaki dunia atau yang biasa disebut Seven Summits.
-
Terbentuknya Everest diakibatkan oleh tabrakan lempeng tektonik India dan Eurasia. Proses ini membuatnya masih terus mendorong gunung ini naik seperempat inci setiap tahun.
-
Everest diperkirakan berusia 50 - 60 juta tahun yang masih dianggap muda untuk ukuran gunung dalam ilmu geologi.
-
Memiliki 17 rute pendakian dengan dua jalur terkenal, yaitu Southeast Ridge (Nepal) dan North Ridge (Tibet).
-
Dikenal memiliki suhu ekstrim, di puncaknya, suhu musim dingin bisa mencapai -60c dan musim panas sekitar -20c.
-
Orang pertama yang tercatat berhasil mendaki dan mencapai puncaknya adalah Sir Edmund Hillary yang berasal dari Selandia Baru dan Tenzing Norgay yang berasal dari Sherpa Nepal pada tahun 1953.
-
Everest juga terkenal dengan cuaca yang sangat cepat berubah, area kekurangan oksigen yang disebut zona kematian, serta bahaya longsoran salju dan badai mematikan. Ribuan pendaki sudah mencoba menaklukkan gunung ini, tapi sayangnya ratusan di antaranya kehilangan nyawa dalam prosesnya.
-
Di puncak Everest, ditemukan fosil kerang laut yang berusia ratusan juta tahun yang menandakan bahwa wilayah tersebut dulunya adalah dasar laut jauh sebelum terbentuknya pegunungan ini.
Baca Juga: Gunung Everest Dibersihkan, Targetkan 100 Ton Sampah
Meski menyandang gelar puncak tertinggi di dunia, Gunung Everest menyimpan berbagai tantangan berat.
Kondisi cuaca yang sulit diprediksi dan risiko yang tinggi menjadikannya sorotan utama para pendaki dan peneliti, sekaligus simbol ketangguhan serta semangat manusia dalam menghadapi kerasnya alam.
Aqila Shafiqa Aryaputri (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








