5 Fakta Menarik Gunung Semeru, Nomer 3 Jarang Diketahui!

AKURAT.CO Gunung Semeru yang menjulang gagah di Jawa Timur, bukan hanya sekadar puncak tertinggi di Pulau Jawa, tapi juga menyimpan segudang fakta menarik yang tak banyak diketahui orang.
Bagi para pendaki dan penikmat alam, Semeru menawarkan pesona yang tak ada duanya, sekaligus menyimpan misteri dan keunikan yang membuatnya istimewa.
Mari selami lebih dalam lima fakta menarik tentang Mahameru ini.
Baca Juga: Gunung Semeru Erupsi Empat Kali di Akhir Pekan
1. Puncak Tertinggi di Pulau Jawa: Mahameru
Fakta pertama yang paling dikenal adalah statusnya sebagai puncak tertinggi di Pulau Jawa, dengan ketinggian mencapai 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Puncak Semeru dinamakan Mahameru, yang secara harfiah berarti "Gunung Agung" atau "Gunung Para Dewa".
2. Memiliki Kawah Aktif Bernama Jonggring Saloko
Meski dikenal dengan keindahannya, Semeru adalah gunung berapi aktif yang selalu menunjukkan aktivitas vulkaniknya.
Salah satu ciri khasnya adalah kawah Jonggring Saloko. Dari kawah ini, letupan gas belerang, abu, dan bebatuan pijar kerap terlihat.
Fenomena ini biasanya terjadi setiap 20-30 menit sekali, menciptakan pemandangan yang spektakuler namun juga mengingatkan kita akan kekuatan alam yang luar biasa.
3. Memiliki Sabana Ungu
Inilah fakta yang mungkin jarang diketahui banyak orang: Gunung Semeru memiliki pesona Sabana Ungu di Lembah Oro-oro Ombo
Meski sekilas tampak seperti bunga lavender, bunga-bunga ungu yang tumbuh subur di sini sebenarnya berasal dari spesies Verbena brasiliensis vell, sejenis tanaman invasif yang mudah menyebar.
Keberadaannya sangat bergantung pada musim. Saat kemarau tiba, tanaman ini layu atau tampak mati di permukaan, meski akarnya tetap bertahan di dalam tanah.
Karena itu, sabana ungu hanya akan tampak memikat hingga sekitar Agustus atau September, sebelum akhirnya berubah menjadi lanskap coklat kering yang berdebu di musim kemarau.
4. Habitat Berbagai Flora dan Fauna Endemik
Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, tempat Semeru berada, adalah rumah bagi beragam flora dan fauna endemik.
Ekosistemnya yang unik mendukung kehidupan berbagai spesies, mulai dari edelweiss Jawa yang ikonik, pinus, cemara gunung, hingga satwa liar seperti macan tutul Jawa, lutung Jawa, dan berbagai jenis burung.
Keanekaragaman hayati ini menjadi daya tarik bagi peneliti dan pecinta alam, sekaligus menunjukkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di sekitar gunung berapi ini.
5. Legenda dan Mitos yang Menyelubungi Mahameru
Seperti gunung-gunung besar lainnya di Indonesia, Semeru juga diselimuti oleh berbagai legenda dan mitos.
Salah satu yang paling terkenal adalah kepercayaan masyarakat Jawa bahwa Semeru adalah paku bumi yang ditancapkan oleh para dewa untuk menstabilkan Pulau Jawa.
Ada pula mitos mengenai arwah leluhur yang bersemayam di puncaknya, menjadikan Semeru sebagai gunung yang sangat dihormati dan dianggap sakral.
Kehadiran mitos-mitos ini tidak hanya menambah dimensi spiritual Semeru, tetapi juga merefleksikan kedekatan budaya masyarakat lokal dengan alam.
Gunung Semeru lebih dari sekadar objek wisata alam; ia adalah mahakarya alam yang menyimpan keindahan, tantangan, dan cerita. Semoga fakta-fakta ini menambah wawasan Anda tentang keagungan Mahameru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









