Akurat

PrismaLink–Darmawisata Indonesia Pacu Digitalisasi Pembayaran di Sektor Pariwisata

Herry Supriyatna | 4 Juli 2025, 19:21 WIB
PrismaLink–Darmawisata Indonesia Pacu Digitalisasi Pembayaran di Sektor Pariwisata

AKURAT.CO Perkembangan teknologi pembayaran yang pesat di negara maju maupun berkembang mendorong Bank Indonesia untuk terus menghadirkan inovasi transaksi digital yang mudah dan aman.

Menyambut tren tersebut, PrismaLink sebagai penyedia payment gateway berlisensi Bank Indonesia, terus memperluas kontribusinya dalam mendukung transformasi digital, khususnya di sektor pariwisata dan perhotelan.

Sejak tahun 2017, PrismaLink telah menjalin kemitraan strategis dengan Darmawisata Indonesia, online travel agent yang berbasis di Jawa Timur, guna memperkuat sistem pembayaran digital di industri perjalanan dan wisata.

“Sejak awal kami melihat Darmawisata Indonesia sebagai mitra dengan visi yang sejalan—yakni percepatan digitalisasi pembayaran. Dengan solusi virtual account dan sistem pencatatan otomatis yang kami sediakan, proses transaksi menjadi lebih cepat, aman, dan terintegrasi,” ujar CEO PrismaLink, Laksono, Jumat (4/7/2025).

Melalui layanan virtual account ini, seluruh transaksi yang dilakukan mitra Darmawisata Indonesia tercatat secara otomatis. Hal ini mempermudah proses monitoring, rekonsiliasi data, dan menekan risiko kesalahan pencatatan.

Menurut General Manager Darmawisata Indonesia, Muhammad, efisiensi teknis hanyalah salah satu manfaat dari kolaborasi ini.

Baca Juga: Status Penerima BSU Hilang di JMO? Jangan Panik, Ikuti Panduan Lengkap Ini!

Yang lebih penting, menurutnya, adalah peningkatan pengalaman pelanggan dan kelancaran operasional sehari-hari.

“Sebagai platform yang menangani ribuan transaksi setiap hari dari berbagai agen perjalanan, kami membutuhkan sistem yang stabil dan andal. PrismaLink memberi solusi pembayaran yang ringkas, termasuk fitur rekonsiliasi yang sangat membantu operasional harian kami,” jelasnya.

Saat ini, PrismaLink telah menggandeng lebih dari belasan mitra di industri tour and travel dan tengah memperluas jangkauan ke sektor perhotelan, transportasi, logistik, hingga destinasi wisata.

Masih banyak pelaku industri yang mengandalkan sistem pembayaran manual yang rawan kesalahan dan memakan waktu, menjadi perhatian utama PrismaLink dalam menyusun solusi berbasis teknologi.

“Tahun ini kami memperluas kemitraan ke berbagai sektor strategis. Fokus kami adalah memahami kebutuhan spesifik tiap industri, lalu menghadirkan sistem pembayaran digital yang efisien, aman, dan terintegrasi,” tutup Laksono.

Kolaborasi ini menjadi contoh nyata sinergi antara pelaku teknologi keuangan dan sektor pariwisata dalam mendorong transformasi digital nasional yang lebih merata dan berkelanjutan.

Baca Juga: Gunung Rinjani Dapat Perhatian, Saykoji Ternyata Punya Pengalaman Ini

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.