Akurat

5 Negara Aman untuk Perempuan Melakukan Solo Traveling

Iwan Gunawan | 4 Maret 2024, 18:15 WIB
5 Negara Aman untuk Perempuan Melakukan Solo Traveling

AKURAT.CO Terdapat sejumlah negara yang menduduki peringkat atas dalam hal keselamatan dan kesetaraan untuk perempuan.

Diketahui, perempuan masih mengalami banyak tantangan saat melakukan bepergian ke luar negeri sendirian atau solo traveling.

Minat melakukan solo traveling terus meningkat di seluruh dunia, terutama di kalangan perempuan.

Penelitian yang dilakukan Norwegia Cruise Line menemukan bahwa satu dari tiga wisatawan lebih memilih untuk solo traveling dan khususnya perempuan berumur yang mendorong tren tersebut.

Menurut penelitian internal yang dilakukan kumpulan perjalanan Virtuoso, peningkatan terbesar dalam solo traveling terjadi pada tahun 2022, berasal dari wanita berusia 65 tahun ke atas.

Meskipun hanya berjumlah 4 persen dari total traveler pada 2019, namun mereka mencakup 18 persen dari total traveler di tahun 2022.

Baca Juga: 5 Tips Solo Traveling Agar Perjalananmu Tetap Aman dan Seru

Tren solo traveling di kalangan perempuan terus mengalami peningkatan dan mereka masih harus berhadapan dengan berbagai rintangan ketika bepergian sendirian.

Sudah seharusnya seluruh tempat di dunia aman untuk perempuan, namun faktanya mereka kerap mengalami diskriminasi dan masalah keamanan.

Oleh karena itu, diperlukan berbagai upaya bersama untuk meningkatkan keselamatan bagi perempuan dan menjaga sikap penduduk terhadap perempuan di berbagai negara.

Dikutip dari BBC, Senin (4/3/2024), berikut daftar negara yang aman untuk perempuan solo traveling:

1. Slovenia

Slovenia berada di peringkat teratas indeks Women's Peace And Security (WPS) untuk Eropa Tengah dan Timur.

Slovenia telah membuat kemajuan besar dalam segi keselamatan perempuan dalam beberapa tahun terakhir. Menurut indeks, sebesar 85 persen perempuan merasa aman di negara ini.

Negara ini dikenal sangat nyaman untuk dilalui dengan berjalan kaki dan transportasi umum di seleruh negeri dapat diandalkan dan luas.

"Ini mungkin merupakan pengalaman yang tidak pasti di tempat lain, namun dalam kasus ini sungguh menyenangkan," kata Ramsdell, konsultan petualangan Wildland Trekking dan aktif di blog perjalanan The Detour Effect.

"Tidak ada seorang pun yang pernah mengganggu saya sama sekali selama saya berada di negara ini dan saya tidak mengalami masalah dengan navigasi, kendala bahasa atau hal lain yang terkadang tampak menakutkan untuk diketahui saat Anda sedang sendirian," tambahnya.

2. Rwanda

Negara ini memiliki 55 persen anggota parlemen dari perwakilan perempuan. Menurut WPS, negara ini menduduki peringkat nomor satu di dunia dalam hal kesetaraan gender di parlemen.

Selain itu juga menempati peringkat tinggi dalam persepsi indeks mengenai keselamatan masyarakat dan berada di posisi keenam di dunia dalam indeks Global Gender Gap.

Diketahui, Rwanda menjadi negara aman bagi perempuan yang ingin solo traveling, sebab polisi bertugas di hampir semua lokasi sepanjang waktu siang dan malam.

Sehingga apabila terjadi kejadian yang tidak diinginkan, korban dapat langsung melaporkan kepada polisi setempat.

Adapun, warga Rwanda dikenal tidak mengganggu wisatawan yang berkunjung. Mereka juga senang membantu wisatawan yang tidak pandai berbahasa Inggris dan menunjukan arah apabila tersesat.

Baca Juga: Solo Traveling Perempuan Meningkat, Spanyol Bangun Hotel yang Ramah Perempuan

3. Uni Emirat Arab

Mendapatkan skor WPS tertinggi di Timur Tengah dan Afrika Utara untuk pendidikan perempuan dan inklusi keuangan. UEA terus menjadi pemimpin dalam kesetaraan gender di wilayah tersebut.

Negara ini juga menempati peringkat tertinggi di antara semua negara dalam indeks kategori komunitas dengan 98,5 persen perempuan berusia 15 tahun ke atas melaporkan bahwa mereka merasa aman berada di UEA. Khususnya Dubai yang ada di peringkat kota teraman bagi perempuan solo traveling.

Influencer Sandy Aouad, yang membagi waktunya tinggal antara Paris dan Dubai, mengatakan, dirinya selalu merasa aman di kota bahkan di wilayah pinggiran.

"Suatu kali ban saya kempes, saya meninggalkan mobil saya di tengah gurun, tidak terkunci dan kuncinya ada di dalam," katanya.

"Saya tahu betul bahwa saya percaya taksi akan datang menjemput saya dan saya yakin mobilnya akan aman," tambah Sandy.

4. Jepang

Masuk dalam 10 negara teraman di dunia menurut Global Peace Index karena tingkat kejahatan dan kekerasan sangat rendah, serta jumlah konflik eksternal atau internal juga rendah.

Negara ini memiliki budaya gerbong kereta bawah tanah khusus perempuan pada waktu dan rute tertentu.

Negara yang dikenal dengan bunga sakura ini juga memiliki akomodasi khusus perempuan, sehingga membuat mereka merasa lebih aman saat berbergian sendirian.

Selain itu, makan dan melakukan aktivitas sendirian merupakan norma budaya di Jepang dibandingkan dengan tempat lain.

5. Norwegia

Berada di peringkat pertama dalam WPS sebab memiliki nilai tertinggi dalam hal inklusi keuangan perempuan, tidak adanya diskriminasi hukum dan keamanan komunitas perempuan.

Negara ini juga konsisten masuk dalam peringkat 10 negara adil gender dan paling bahagia di dunia. Hal ini terbukti bahwa Norwegia cocok untuk semua jenis wisatawan, termasuk solo traveling.

Penduduk Oslo yang juga pendiri Up Norwegia, Torunn Tronsvang, mencatat bahwa budayanya bersifat toleran dan saling percaya secara sosial, sehingga menjadikannya tempat yang ideal untuk perempuan yang sendirian.

Untuk mendapatkan pengalaman kujungan yang tidak terlupakan, pengunjung perlu menganut konsep Norwegia tentang friluftsliv, sebuah filososfi menjalani hidup di alam bebas.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

I
Reporter
Iwan Gunawan
W
Editor
Wahyu SK